10 Pekerjaan yang Cocok Buat Generasi Millennial. Adakah Kamu Salah Satunya?

09 November 2017
|Chandra W.
0SHARES

Karakteristik generasi millenial yang (katanya) malas dan nggak mau terikat dengan suatu pekerjaan dalam jangka waktu panjang menjadikannya generasi yang paling sulit menemukan kepuasan batin saat mencari pekerjaan. Biar bagaimanapun juga, lapangan pekerjaan yang banyak tersedia sekarang adalah peninggalan dari generasi sebelumnya yang rata-rata bekerja kantoran dengan seragam, jam kerja 08.00-16.00 ditambah lembur di akhir bulan dan akhir tahun, libur hari Minggu, udah.

Sementara itu, millenial menginginkan work-life balance, pekerjaan yang tidak melulu di kantor, dan eksplorasi ide yang lebih banyak serta dunia yang lebih kreatif dan dinamis. Tenang, sekarang udah ada kok pekerjaan yang bisa memenuhi setidaknya > 60% dari kriteria-kriteria tersebut. Apakah salah satunya adalah pekerjaanmu?

1. Social Media Strategist

Setiap hari tangan kita nggak bisa lepas dari gawai: smartphone, tablet, laptop. Semua informasi diperoleh dari sumber daring. Oleh karena itu, seorang social media strategist dibutuhkan untuk memantau apa yang sedang dicari banyak orang dari media sosial, optimisasi bagaimana mendapatkan lebih banyak customer dari promosi dan campaign, perilaku pasar, dan seterusnya. Pekerjaan ini cocok banget buat millenial karena dekat dengan kehidupan rata-rata millenial sehari-hari: nggak jauh dari media sosial dan gawai. 

2. Travel and Food Blogger

Sebenarnya kalau ini sebelum millenial juga ada, hanya berbeda dari segi jumlah. Kalau kamu hobi traveling, daripada nggak berbuah suatu apapun, tuliskan cerita perjalananmu di blog pribadi atau kirimkan ke website yang memang menerima tulisan perjalanan. Kalau kamu suka kuliner, bisa juga asah kemampuan fotografi makanan dan jadi blogger kuliner. Dari tulisan yang awalnya Cuma iseng-iseng, kamu bisa mendapatkan tawaran dari restoran, hotel dan tempat-tempat menarik untuk diulas. Seru banget kan jalan-jalan gratis, nginep di hotel gratis, makan gratis, atau bahkan dibayar untuk hal-hal semenyenangkan itu.

3. Selebgram

Coba deh kamu tanya beberapa anak di SD dekat tempat tinggalmu, cita-citanya mau jadi apa. Nggak seperti zaman kita kecil yang cita-citanya berputar di dokter dan guru, mereka udah banyak yang kepingin jadi selebgram, ya kayak Abel Cantika gitu. Kamu bisa menjadi selebgram dengan bermodalkan smartphone dan kemampuan berbicara yang bagus. Asik kan bisa review kosmetik, gadget, sampai dekorasi rumah lalu dibayar. Asik dong. 

4. Youtuber

Sebenarnya ini hampir sama dengan blogger, hanya saja kalau blogger lebih banyak menulis, Youtuber kita sebut juga vlogger atau video blogger. Ada juga sih vlogger yang mengunggah videonya hanya di Instagram. Tapi lebih banyak yang punya channel Youtube sendiri. Orang-orang seperti Raditya Dika, Ernest Prakasa, dan Pandji Pragiwaksono adalah contoh vlogger yang sukses.

5. Content Writer / Content Creator

Merasa cukup kreatif dan punya ide-ide yang out of the box? Kamu bisa jadi seorang content creator yang tugasnya membuat konten dari sebuah brand atau perusahaan semenarik mungkin. Biasanya sih kemampuan desain dan menulis penting di sini. Kalau kamu suka menulis saja, lembaga pemerintahan dan perusahaan apapun juga sekarang membutuhkan content writer kok.

6. Online Driver

Dengan berdirinya perusahaan-perusahaan transportasi berbasis aplikasi daring, peluang untukmu untuk cari uang dengan motor atau mobil sendiri. Jangan salah, meski masih disebut ‘ojek’, penghasilannya lumayan lho, apalagi dengan skema bonus yang lumayan besar di beberapa perusahaan. Untuk millenial, menjadi seorang online driver bisa dijadikan pekerjaan paruh waktu pas kuliah udah nggak padat jadwalnya.

7. Videografer

Tren konten media sosial telah berubah dari yang sebelumnya hanya tulisan (dibuktikan dengan betapa banyak postingan tulisan panjang-panjang di Facebook kira-kira lima tahun yang lalu) menjadi foto dengan narasi dan berganti lagi menjadi video. Orang-orang lebih menikmati konten dengan durasi pendek yang tidak butuh waktu banyak untuk memahaminya. Untuk membuat video yang menyenangkan untuk ditonton, dibutuhkan jasa videografer. Kata siapa videografer hanya dibutuhkan untuk merekam acara pernikahan?

8. Desainer Grafis

Visual speaks louder. Orang nggak akan tertarik melihat iklan atau poster yang isinya Cuma tulisan (kecuali di wilayah yang macet kayak Kuningan-Mampang di mana orang akhirnya membaca iklan salah satu perusahaan transportasi online terkemuka di Indonesia itu). Makanya tangan-tangan penuh daya yang bisa menghidupkan tulisan dalam bentuk gambar dibutuhkan banget di era ini. 

9. Fashion or Food Stylist

Penata gaya busana nggak hanya dibutuhkan untuk pemotretan majalah gaya hidup lho. Dengan semakin berkembangnya industri fashion dan bertambahnya penjual pakaian online, fashion stylist dibutuhkan untuk memotret model supaya foto produknya semakin menambah nilai jual. Selain fashion stylist, ada juga food stylist yang tugasnya menata makanan biar bagus pas difoto dan bisa dipakai untuk promosi dengan target yang lebih banyak tercapai. 

10. Sociopreneur

Millenial itu generasi yang ingin punya dampak besar terhadap lingkungan baik alam maupun sosial, setuju? Karena itu sociopreneur alias social entrepreneur adalah pekerjaan yang sangat cocok untuk millenial. Seorang sociopreneur berangkat dari keresahan atas apa yang terjadi di sekitarnya, lalu membangun gagasan yang ketika dieksekusi dapat menjawab dan menjadi solusi atas masalah tersebut. Contohnya Go-Jek yang menjawab keresahan ojek konvensional yang tarifnya suka nggak ramah sama penumpang, Dreamdelion yang memberdayakan perempuan untuk menghasilkan tenun berkualitas, dan Kerjabilitas yang memberi kesempatan pada para difabel agar bisa tetap bekerja dalam kondisi fisik yang terbatas.

Jadi, kamu yang mana nih? Nggak usah cemas kalau belum dapat pekerjaan tetap atau dimarahin orang tua gara-gara nggak lolos CPNS atau nggak lolos tes perusahaan BUMN. Kamu millenial kok. Masih banyak pekerjaan yang baik untukmu di luar sana. Semangat!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES