Seperti Lukisan, Para Petani Jepang Ini Membuat Sawah Mereka Terlihat Menakjubkan

05 Oktober 2017
|Idham Nur Indrajaya
Kreatif
0SHARES

Sebagai bagian dari usaha untuk merevitalisasi desa mereka yang sudah dimulai sejak awal 90-an, para warga—khususnya petani—Desa Inakadate, Jepang, mencetuskan ide yang menarik untuk meningkatkan kedatangan turis ke desa mereka. Ide yang mereka prakarsai memang terbilang cukup menarik, yakni membuat sebuah karya seni berukuran raksasa dari padi-padi yang berjejer di sawah mereka. Dengan menggunakan 7 jenis beras yang berbeda-beda, para petani di desa tersebut berhasil merancang pola-pola tertentu yang pada gilirannya dapat membuat sawah mereka terlihat seperti lukisan jika dilihat dari atas.

Hebatnya, tidak hanya para petani saja yang membantu proses penanaman yang tentunya akan lebih rumit ketimbang proses penanaman padi pada umumnya ini. Setiap tahunnya, ribuan warga lokal menjadi sukarelawan yang membantu para petani untuk memperindah aset desa mereka itu. Seiring dengan waktu, gambar yang terpampang pada sawah di desa tersebut semakin berkembang kompleksitasnya dan setiap tahunnya sawah ini menjadi daya tarik para turis untuk mengunjungi Desa Inakadate.

Berhubung setiap tahunnya gambar di sawah tersebut akan selalu diganti, setiap bulan April selalu diadakan konferensi untuk menentukan desain yang akan dipakai untuk jangka waktu setahun ke depan. Setelah tema ditentukan, para desainer yang telah ditunjuk akan membuat sketsa dalam bentuk digital, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai referensi untuk pembuatan gambar. Selanjutnya, patok-patok akan digunakan sebagai penanda di setiap titik-titik tertentu yang berada di sawah untuk memetakan pola warna yang akan digunakan. Proses persiapan untuk pembuatan gambar itu saja bisa memakan waktu hingga tiga bulan.

Biasanya, lukisan sawah yang berukuran 15.000 meter kubik ini akan menampilkan gambar-gambar yang mewakilkan kearifan lokal dari cerita-cerita rakyat. Contohnya, pada tahun ini saja sawah di Desa Inakadate itu menggambarkan pertarungan antara Yamata no Orochi (Siluman Ular Berekor Delapan) melawan Susanno sang Dewa Badai dan Laut dalam kepercayaan Sinto. Tidak hanya itu, mereka pun terkadang membuat desain yang menggambarkan kearifan budaya populer dunia seperti karakter-karakter dalam Star Wars.

Apa yang diinovasikan oleh warga Desa Inakadate itu dapat menjadi bukti bahwa hal-hal yang sekilas terlihat sederhana pun dapat menjadi daya tarik yang luar biasa untuk menjadi aset pariwisata. Hanya dari sekadar sawah, para warga desa di Jepang itu mampu menciptakan sebuah karya seni raksasa yang memikat banyak orang.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES