Pastor Ini Membagikan Kamera Gratis Kepada 100 Tunawisma! Wah, Untuk Apa Ya?

03 Oktober 2017
|Idham Nur Indrajaya

Tidak hanya di Indonesia saja, keberadaan tunawisma adalah suatu hal yang memang tidak dapat dipungkiri lagi di berbagai negara. Kondisi mereka yang tidak memiliki tempat tinggal permanen, seringkali menjadi hal yang memprihatinkan sekaligus meresahkan. Masalahnya, kita tidak bisa benar-benar tahu apakah tunawisma yang berdiam di berbagai lokasi yang tersebar di kota itu memiliki maksud yang kurang baik atau tidak. Selain itu, keberadaan tunawisma dapat membuat lingkungan terasa lebih kumuh. Namun, bukan dalam artian yang negatif. Pasalnya, mereka pun tentunya tidak ingin hidup seperti itu.

Diberitakan oleh guff.com, seorang pastor bernama Jason Williamson mencetuskan ide yang unik untuk menarik simpati masyarakat terhadap tunawisma. Berhubung dia memiliki hobi di bidang fotografi, dia pun mengangkat kehidupan para tunawisma dengan menggunakan foto sebagai medianya. Uniknya, Williamson tidak menjadikan para tunawisma sebagai objek dari foto, melainkan menjadi subjek yang mengambil gambar dari kehidupan mereka sendiri. Dengan membagikan 100 kamera gratis bertipe quicksnap (kamera yang hanya bisa dipakai untuk satu kali pemotretan) kepada para tunawisma yang ada di kota Spartanburg, Karolina Selatan, Amerika Serikat, Williamson menamakan proyek uniknya ini dengan judul “Through Our Eyes”

Setelah kamera gratis itu dibagikan, para tunawisma diberi waktu lima hari untuk mengambil satu gambar dengan tema yang dibebaskan. Setelah itu, mereka diberi instruksi untuk mengembalikan kamera gratis tersebut kepada Williamson, dan mereka akan menerima makanan dan berbagai suvenir dari para sukarelawan yang melibatkan diri dalam proyek. Selanjutnya, foto-foto dari kamera gratis pemberian Williamson tersebut dikurasi oleh para juri, dan foto yang terpilih akan dipajang di galeri setempat selama jangka waktu satu bulan. Di bawah ini, kamu bisa lihat foto-foto terbaik yang diambil oleh para tunawisma dalam rangka proyek “Through Our Eyes” dengan judul-judul foto yang tertera di atasnya dan dibuat oleh para tunawisma itu sendiri.

1. “Para Pencari” karya Trisha McMillan

2. “Istirahatkan Tulangmu” karya Candice Fowler

3. “Antara Truk dan Tempat yang Keras” karya Teressa Blanton

4. “Kebahagiaan” karya T. Jones
5. “Bebas Rasa Sakit” karya Donald Edwards

6. “Melewati Badai” karya Melissa Basden

7. “Berharap untuk Hari yang Lebih Cerah” karya Sha’Quilla Ellis

8. “Bersama Anjing di Musim Panas” karya Rodrick Miller

10. “Menjijikan” karya Steven Dailey

11. “Kembalian untuk Donat” karya Debra Heanu

12. “Berjalan di Atas Sepatu Kita” karya Tonya Lee

14. “Kau Harus Memulai dari Suatu Tempat” karya Marvin Landrum

Itulah beberapa karya para finalis yang beruntung di ajang Through Our Eyes. Kira-kira, kalau di Indonesia bisa dipraktekkan nggak ya metode pameran seperti ini?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
SHARES