Mengenal Oshibana, Seni Bunga Kering dari Jepang

13 Juni 2017
|Faizah Pratama

Jepang merupakan negara yang terkenal dengan bunga sakuranya. Saat bunga sakura bermekaran, banyak wisatawan yang akan berkunjung ke sana. Selain bunga sakura, ada salah satu kerajinan yang terbuat dari bunga kering yang terkenal di Jepang, yakni Oshibana. Kata Oshibana sendiri dalam bahasa Indonesia berarti bunga press atau bunga tekan. Kata tersebut merujuk pada proses pembuatannya, yakni bunganya di-press, lalu dibiarkan hingga kering dengan sendirinya.

Bunga dalam Oshibana dikeringkan tanpa bahan kimia apa pun. Ada beberapa cara untuk mengeringkan bunga, misalnya dengan menggunakan kertas, kardus bekas, koran bekas, atau dengan cara di-oven. Inti dari pengeringan ini adalah menghilangkan kadar air dengan tujuan bunga menjadi lebih awet.

Bunga-bunga yang akan dikeringkan sebaiknya berbentuk tipis karena semakin tebal bunga, maka semakin lama pula proses pengeringannya. Bunga-bunga ditata di kertas, kemudian ditutup dengan kertas. Kertas yang digunakan haruslah kertas yang mudah menyerap air. Untuk hal itu, biasanya digunakan kertas khusus dari Jepang. Namun, jika tidak tersedia dapat menggunakan koran bekas. Kemudian, bunga yang sudah ditata itu diletakkan di tengah papan kayu dan ditutup pula dengan papan kayu. Kedua papan itu ditekan dan disegel hingga beberapa hari.

Sebenarnya ada cara yang paling mudah. cara ini biasanya secara iseng sering kita lakukan, yakni dengan meletakkan bunganya di bagian tengah buku tebal dan membiarkannya hingga beberapa lama. Sebelum meletakkannya di dalam buku, sebaiknya kelopak bunga dilapisi dengan kertas terlebih dahulu agar buku kita tidak rusak karena terkena rembesan air dari bunga.

Bunga-bunga yang telah dikeringkan tersebut dapat digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan. Umumnya jenis kerajinan yang dibuat berbentuk lukisan. Bunga kering ditempel di kertas atau kain dengan menggunakan lem. Bunga-bunga kering tersebut pun dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk lukisan yang indah.

Selain itu, bunga kering juga dapat dijadikan sebagai pernak-pernik. Caranya adalah dengan dibekukan menggunakan resin. Kerajinan Oshibana dalam resin biasanya berbentuk perhiasan, seperti liontin, anting, maupun cincin.

Selain itu, ada juga pembatas buku yang terbuat dari bunga warna-warni yang cantik. 

Itulah seni Oshibana dari Jepang. Bunga-bunga di negara kita juga tidak kalah cantik dan berwarna-warn kok. Mungkin teknik dari seni yang satu ini bisa juga diterapkan untuk mengawetkan bunga-bunga asli Indonesia. Asal jangan bunga bangkai sih. Kegedean, hehe.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
SHARES