Tole Madna dan Mima Saina, Dua Orang Indonesia yang Dianggap Pahlawan di Israel

www.wusa9.com

Banyak orang Indonesia yang namanya telah harum di kancah dunia. Bahkan, ada beberapa negara yang mengabadikan nama orang Indonesia di negaranya. Seperti halnya nama Kartini yang menjadi nama jalan di Belanda dan nama Soekarno yang menjadi nama masjid di Rusia. Kedua sosok tersebut diabadikan di luar negeri karena dianggap berpengaruh untuk dunia.

Selain itu, ada juga nama orang Indonesia yang tercatat sebagai nama pahlawan di luar negeri. Siapa ya mereka? Kok bisa jadi pahlawan?

www.ushmm.org

Mereka adalah Mima Saina dan Tole Madna. Tole Madna adalah orang Indonesia yang beragama Katolik yang menetap di Belanda, sedangkan Mima Saina adalah muslim dari Indonesia yang bekerja pada Tole Madna. Nama keduanya terukir di monumen di kawasan kebun Righteous Among the Nations, Israel. Kawasan tersebut merupakan tempat yang diperuntukkan bagi kalangan non-Yahudi yang telah berjasa bagi kaum Yahudi dalam peristiwa Holocaust, atau pembantaian besar-besaran yang dilakukan oleh Nazi terhadap kaum Yahudi.

Tole dan Mima dianggap sebagai pahlawan karena telah menyelamatkan seorang bayi Yahudi. Cerita bermula pada tahun 1941 saat Jerman menginvasi Belanda. Pada saat itulah, Nazi secara kejam membantai kaum Yahudi yang ada di Belanda. Salah satu keluarga Yahudi, keluarga Simcha dan Gisele Munzer, pun merasa terhantui. Untuk itu, mereka menitipkan anak-anak mereka. Dua anak perempuan mereka, Eva dan Leah Munzer, dititipkan kepada tetangga, sedangkan anak laki-lakinya, Alfred Munzer, dititipkan kepada Annie Madna. Namun, karena Annie tinggal di sebelah simpatisan Nazi, ia kemudian menitipkan Alfred kepada mantan suaminya, Tole Madna.

keepo.me

Saat terjadi perburuan kaum Yahudi, Alfred yang masih bayi disembunyikan di rumah Tole. Di rumah tersebut, ia dirawat oleh Mima, pembantu Tole Madna. Saat rumah Tole digeledah, Alfred disembunyikan oleh Mima. Mima menyanyikan lagu Nina Bobo agar si kecil Alfred pulas sehingga tidak diketahui jika sedang bersembunyi. Tak hanya itu, Mima bahkan rela berjalan bermil-mil hanya untuk mendapatkan susu bagi Bobby, panggilan Alfred dari keluarga Tole. Alfred diasuh keluarga Tole sejak sembilan bulan hingga sekitar usia tiga setengah tahun.

www.jba.af.mil

Alfred yang kini berusia 76 tahun masih mengenang sosok ibu angkatnya tersebut. Mima baginya adalah seorang wanita berhati emas. Lantunan lagu Nina Bobo membuat pensiunan dokter ini selalu terharu dan teringat dengan Mima Saina. Saat ini, Alfred tinggal di Washington DC, Amerika Serikat.

www.timesofisrael.com

Berkat jasa keduanya, pada tahun 2003, Congregation Adas Israel di Washington DC beserta Senator California, Henry A. Waxman, mengusulkan nama Tole Madna dan Mima Saina sebagai pahlawan. Tak hanya itu, kisah keduanya juga diabadikan dalam film yang berjudul "Nina Bobo untuk Bobby". Film karya Monique Rijkers ini diluncurkan pada 16 November 2017 pada peringatan hari Toleransi Internasional. Di Indonesia, film tersebut juga telah diputar di beberapa sekolah.

Tuh, orang Indonesia memang baik dan toleran kan. Nggak pilih-pilih dalam menolong orang, dari negara manapun maupun dari agama apapun. Sebagai orang Indonesia, kita patut mencontoh kebaikan Tole Madna dan Mima Saina nih. Terlepas dari identitas yang dibawa, mereka melihat semuanya sebagai manusia yang patut ditolong dari penindasan. Yuk kita terapkan kebaikan ini di tanah air kita!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Sebagai Bentuk Perlawanan Hingga Menutupi Luka, Inilah 5 Fakta Unik Peci Hitam Soekarno!

Sebagai Bentuk Perlawanan Hingga Menutupi Luka, Inilah 5 Fakta Unik Peci Hitam Soekarno!

Yuk Kenalan Sama Gun Jack, Preman Yogyakarta yang Berwajah Gahar, Berhati Malaikat!

Yuk Kenalan Sama Gun Jack, Preman Yogyakarta yang Berwajah Gahar, Berhati Malaikat!

Imbas Orde Baru, Berbagai Bahasa Daerah Berada di Ambang Kepunahan. Duh, Bikin Pilu!

Imbas Orde Baru, Berbagai Bahasa Daerah Berada di Ambang Kepunahan. Duh, Bikin Pilu!

Jadi Saksi Bisu Sejarah Perjuangan Rakyat, Inilah 10 Benteng di Maluku yang Heroik!

Jadi Saksi Bisu Sejarah Perjuangan Rakyat, Inilah 10 Benteng di Maluku yang Heroik!

Anggun dan Gagah, Begini Penampakan Lokomotif Tertua di Blora. Dibuat Pada Tahun 1928!

Anggun dan Gagah, Begini Penampakan Lokomotif Tertua di Blora. Dibuat Pada Tahun 1928!

Menarik Minat Pemuda Menjadi Pengusaha dalam Acara Ide & Entrepreneurs Annual Meeting 2018

Menarik Minat Pemuda Menjadi Pengusaha dalam Acara Ide & Entrepreneurs Annual Meeting 2018

loading