Ternyata Praktik Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Budaya Lama dari Masa Kerajaan Kuno

www.expontt.com

Sebutkan salah satu hal yang paling terkenal di Indonesia? Pasti Korupsi di Indonesia ya? Kalau denger kata korupsi kayaknya selalu aja bikin hati panas ya. Soalnya salah satu penyebab negara kita ini gak maju-maju ya karena tindak korupsinya ini yang semakin merajalela. Pasalnya, uang yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan negara eh malah ditelan sendiri. Gimana gak makin susah hidup di Indonesia?

Mungkin banyak yang belum tau mengenai sejarah praktik korupsi di Indonesia ini. Bagi sebagian orang pasti mengira perilaku super gak menyenangkan ini baru muncul di kehidupan modern seperti sekarang ya? Ternyata salah lho. Praktik korupsi di Indonesia sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu kala. Sudah ada beberapa catatan yang membuktikan bahwa kasus korupsi pada masa itu juga terbilang banyak.

Nah, YuKepo mau buktiin ke kalian nih mengenai kebenaran praktik korupsi yang udah ada dari zaman kerajaan dahulu kala. Karena ini sudah dilakukan selama ratusan atau ribuan tahun lamanya, semoga gak jadi budaya di Indonesia ya. Kasihan, kapan majunya kalau korupsi terus?

1. Masa Balitung, Mataram Kuno (820 – 832 Saka)

andrikyawarman.wordpress.com

Praktik korupsi memang udah dilakukan sejak dahulu kala. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sebuah prasasti bernama Kinewu di daerah Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan tulisan yang ditulis di prasasti ini, tindakan korupsi dilakukan oleh para petugas pajak yang diberi tugas untuk mengumpulkan pundi-pundi uang dari rakyat. Cara yang dilakukan oleh petugas-petugas tersebut adalah dengan melakukan kesalahan sehingga mereka bisa mengambil keuntungan. 

2. Masa Majapahit (Abad ke-15)

id.wikipedia.org

Paska berpulangnya Patih Gajah Mada pada awal abad ke-15, Kerajaan Majapahit terpecah menjadi dua kubu. Nah, dari sinilah praktik korupsi mulai marak dilakukan. Dua kubu yang terpecah ini berlomba-lomba untuk melakukan suap ke Dinasti Ming demi diakui kedaulatannya. Akibat kubu yang terpecah ini dan berlomba secara tidak sehat, perang saudara antar sesama Majapahit terjadi (Perang Paregreg). Akibat perang tersebut Majapahit pun runtuh dan daerah kekuasaan Majapahit banyak dikuasai kerajaan lain.

3. Masa Mataram Islam (Abad ke-16 hingga 17)

antoksoesanto.blogspot.co.id

Memasuki abad ke-16 Belanda sudah mulai menduduki Nusantara. Korupsi pun kembali merajalela di mana terdapat banyak pemimpin yang mengambil uang rakyat. Para bangsawan pun kerap menimbun uang dan menaikkan harga pajak serta menipu kerajaan besar-besaran. Tidak hanya praktik korupsi yang merajalela. Praktik nepotisme pun menjadi marak di zaman ini, budaya “titip” saudara atau rekan di lingkungan kerajaan.

Parahnya, praktik korupsi sampai bisa menjamur di kalangan bawah. Pihak kerajaan juga selalu berupaya menyuap Belanda agar tidak diserang. Kedekatan kerajaan dengan Belanda menjadi mudah di adu domba sehingga pecah menjadi kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta.

4. Masa Orde Lama

archive.kaskus.co.id

Paska kemerdekaan Presiden Soekarno membentuk Badan Pemberantasan Korupsi – Paran, tapi sayangnya seperti dilakukan setengah hati. Salah satu tugas badan tersebut adalah meminta setiap pejabat pemerintah untuk mengisi formulir daftar kekayaan. Sayangnya perintah itu mendapat kecaman keras dari para pejabat. Mereka tidak mau melaporkan kekayaan mereka melalui Paran, melainkan langsung pada presiden.

Pada tahun 1963 dibentuklah badan pemberantas korupsi yang diberi nama Operasi Budhi. Sasarannya bukan pemerintah melainkan perusahaan-perusahaan. Operasi ini menuai keberhasilan, dalam waktu 3 bulan keuangan negara dapat diselamatkan sebesar Rp 11 Miliar. 

5. Masa Orde Baru

id.wikipedia.org

Soeharto juga ikut membuat Tim Pemberantasan Korupsi (TPK) yang diketuai Jaksa Agung. Pada tahun 1970 mahasiswa dan pelajar memprotes keberadaan TPK. Mereka menganggap perusahaan-perusahaan negara seperti Pertamina, Bulog, Departemen Kehutanan sebagai sarang korupsi. Respon Soeharto dalam protes tersebut adalah dengan membentuk Komite Empat yang beranggotakan tokoh-tokoh tua yang dianggap bersih. Tugas Komite Empat adalah “membersihkan” Bulog, Departemen Agama, Telkom, PT Mantrust dan Pertamina.

Nah, ternyata bener ya kalau praktik korupsi di Indonesia itu sudah ada dari zaman kerajaan dahulu kala. Kalau ditelusuri ternyata memang korupsi ini sendiri sudah nyaris jadi budaya. Tergantung dari kita juga sih mau berjuang melawan korupsi atau malah ikutan jadi pelaku? Coba bayangin deh berapa banyak uang yang udah dihamburkan oleh para koruptor? Kalau tidak dikorupsi dan digunakan untuk pembangunan negara, udah jadi apa ya negara kita ini? 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Alasan Orang Asing Kulit Putih Mendapat Panggilan Bule di Indonesia Akhirnya Terungkap!

Alasan Orang Asing Kulit Putih Mendapat Panggilan Bule di Indonesia Akhirnya Terungkap!

Harus Bangga! Sumber Daya Alam Indonesia Memiliki Predikat Terbaik di Dunia

Harus Bangga! Sumber Daya Alam Indonesia Memiliki Predikat Terbaik di Dunia

Sensasi Nonton Layar Tancep, Dari Gerimis Langsung Bubar Hingga Duduk Beralaskan Koran Bekas

Sensasi Nonton Layar Tancep, Dari Gerimis Langsung Bubar Hingga Duduk Beralaskan Koran Bekas

Sudah Lama di Indonesia, Berita Hoax Zaman Soekarno Hingga Jokowi Ini Bikin Repot

Sudah Lama di Indonesia, Berita Hoax Zaman Soekarno Hingga Jokowi Ini Bikin Repot

Sudah Koleksi Uang Baru Indonesia? Simak Dulu Latar Belakang Pahlawan di Uang Baru

Sudah Koleksi Uang Baru Indonesia? Simak Dulu Latar Belakang Pahlawan di Uang Baru

Beberapa Bela Diri Indonesia ini Bisa Bikin Kamu Sekeren Iko Uwais

Beberapa Bela Diri Indonesia ini Bisa Bikin Kamu Sekeren Iko Uwais

loading