Tak Banyak Berubah, Berikut Perbandingan Kehidupan Suku Dayak Kalimantan Dulu dan Sekarang

www.boombastis.com

Siapa sih yang gak pernah mendengar tentang salah satu suku terbesar di Indonesia ini? Suku yang mendiami pulau Kalimantan (termasuk Brunei dan Malaysia) ini memiliki jumlah populasi sekitar 6,9 juta penduduk berdasarkan sensus pada tahun 2010. Populasi tersebut menyebar ke seluruh Kalimantan dan negara tetangga yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam.

Suku Dayak Kalimantan memang terkenal dengan keunikan budayanya yang masih terjaga hingga kini begitu pula dengan daya magisnya yang kuat sehingga terkenal ke mancanegara. Suku Dayak Kalimantan diperkirakan berasal dari ras Mongoloid. Sekitar 2000 tahun SM, benua Asia dan Kalimantan masih bersatu dan membentuk sebuah daratan. Pada saat itu ras Mongoloid mengalami kekalahan perang dan mengembara ke Selatan seperti Malaya, Serawak hingga tibalah mereka di Kalimantan. Nah, di Kalimantan inilah akhirnya mereka menetap dan membangun peradaban tersendiri seperti yang kita kenal sekarang dengan Suku Dayak Kalimantan.

Suku Dayak Kalimantan sejak dahulu memang sudah mengenal sistem kerajaan. Mereka pernah membentuk sebuah kerajaan yang diberi nama Kerajaan Dayak Nansarunai. Sayangnya kerajaan itu gak berlangsung lama karena digempur oleh Kerajaan Majapahit demi melakukan ekspansi wilayah.

Eits, jangan kamu kira Suku Dayak Kalimantan itu hanya terdiri dari satu rumpun yang sama. Terhitung ada 6 rumpun yang membagi suku Dayak sekarang. Rumpun-rumpun itu terdiri dari Rumpun Klemantan, Rumpun Apokayam, Rumpun Murut, Rumpun Iban, Rumpun Punan dan Rumpun Ot Danum-Ngaju yang tersebar ke seluruh Pulau Kalimantan.

Suku Dayak Kalimantan juga termasuk Suku yang masih cukup kuat walaupun hidup di tengah-tengah himpitan modernisasi. Walaupun memang ada sedikit pergeseran budaya yang dialami oleh Suku Dayak sekarang namun tidak bisa dikatakan hilang begitu saja. Penampilan boleh saja berubah, tapi soal hukum adat dan tradisi tetap harus dipegang teguh.

Sama seperti kali ini. YuKepo mau kasih bukti ke kamu mengenai perbedaan foto Suku Dayak zaman dulu dengan sekarang. Mungkin sekilas bakal susah membedakannya, bukan cuma karena persoalan warna fotonya, mending kita perhatiin aja yuk di bawah ini!

1. Para pria Suku Dayak Kalimantan emang gagah banget apalagi saat memegang senjata

www.boombastis.com

2. Kemanapun mereka pergi selalu membawa senjata, selain menjadi tolak ukur kegagahan juga untuk berjaga kalau ada serangan

www.boombastis.com

3. Aksesoris kepala memang selalu digunakan dari dulu maupun sekarang

www.boombastis.com

4. Ini nih perbedaan bocah kecil Suku Dayak zaman dulu dengan sekarang

www.boombastis.com

5. Para gadis Dayak sudah jarang yang melakukan Telingaan Aruu, udah ada aksesoris yang bikin mirip kok, cantik ya

www.boombastis.com

6. Cowok Dayak dari dulu sampe sekarang emang cakep-cakep ya, jadi pengen ke Kalimantan nih

www.boombastis.com

7. Walaupun sudah lebih modern, masih ada kok orang yang memiliki tato tradisional dan daun telinga yang panjang, keren abis

www.boombastis.com

8. Perisai atau tameng ini bernama Taliwang, gak boleh ketinggalan kalau perang, wajib hukumnya

www.boombastis.com

9. Peralatan berburunya masih sama kok, masih menggunakan tradisi lama ya rupanya

www.boombastis.com

10. Alat musik khas yang diberi nama Sampe ini masih sering dimainkan oleh muda-mudi Dayak hingga kini, eksotis banget instrumennya

www.boombastis.com

11. Di foto ini baru deh kentara banget perbedaannya ya, soal tato dan telinganya

www.boombastis.com

12. Tradisi yang masih dijaga sampe sekarang menjadikan Dayak sebagai Suku Tradisional yang semakin kuat

www.boombastis.com

Nah, sudah kelihatan kan perbedaannya. Suku Dayak Kalimantan zaman dulu lebih primitif dengan tidak menggunakan busana yang semestinya karena memang pakaian adat. Kalau sekarang, pakaian adatnya lebih sedikit dimodifikasi supaya tetap sesuai dengan norma susila di Indonesia.

Begitu pula dengan tradisi Telingaan Aruu atau tradisi memanjangkan telinga. Sudah disediakan aksesoris menyerupai daun telinga yang panjang supaya gak perlu lagi memanjangkan telinga secara permanen.  

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Manfaat Daun Sirsak untuk Obat, dan Khasiatnya untuk Wanita | Keepo.me

Manfaat Daun Sirsak untuk Obat, dan Khasiatnya untuk Wanita | Keepo.me

Kehebatan Soekarno Sudah Dimilikinya Sejak Kecil Hingga Maut Menjemput

Kehebatan Soekarno Sudah Dimilikinya Sejak Kecil Hingga Maut Menjemput

19 Arti Mimpi yang Paling Sering Dialami Oleh Orang. Ternyata Punya Makna Tersendiri | Keepo.me

19 Arti Mimpi yang Paling Sering Dialami Oleh Orang. Ternyata Punya Makna Tersendiri | Keepo.me

Jelajah Pasar Apung Indonesia, Dari yang Tradisional Sampai yang Kekinian

Jelajah Pasar Apung Indonesia, Dari yang Tradisional Sampai yang Kekinian

Mengenal Berbagai Jenis Ucapan Belasungkawa dalam Berbagai Agama dan Bahasa | Keepo.me

Mengenal Berbagai Jenis Ucapan Belasungkawa dalam Berbagai Agama dan Bahasa | Keepo.me

5 Kuliner Kaki Lima Semarang ini Bakal Bikin Lidah Ketagihan!

5 Kuliner Kaki Lima Semarang ini Bakal Bikin Lidah Ketagihan!

loading