Tahukah kamu? 7 Nama Jalan Ini Diambil dari Nama Pahlawan Nasional Lho

26 Maret 2017
|Fatwah Diniaty
13SHARES

Kemerdekaan Indonesia tentunya tidak lepas dari nama-nama pahlawan yang ikut serta dalam membantu merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Jasa-jasa pahlawan pantas untuk kita kenang dan kita abadikan, contohnya bisa abadikan dalam bentuk patung, nama tempat, nama kapal, ataupun nama jalan. Nama-nama jalan yang berasal dari nama pahlawan ini mungkin pernah kamu dengar. Tapi tahukah kamu latar belakang dari nama-nama jalan tersebut? Berikut ulasan mengenai 7 nama jalan yang diambil dari nama pahlawan nasional.

1. Pahlawan Nasional, Daan Mogot

Daan Mogot adalah nama jalan di daerah Jakarta Barat yang diambil dari nama seorang pahlawan nasional yang memiliki nama lengkap Elias Daniel Mogot. Daan Mogot adalah seorang perwira militer berpangkat mayor yang lahir pada tanggal 28 Desember 1928 di Manado. Ia adalah pejuang kemerdekaan yang pernah menjadi anggota serta pelatih PETA di Bali dan Jakarta pada tahun 1942-1945. Berbekal pengalamannya sebagai pelatih PETA di Bali, Daan Mogot bersama rekan-rekannya sesama perwira menggagas pendirian akademi militer untuk melatih calon-calon perwira Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Dan pada tanggal 25 Januari 1946 Daan Mogot gugur dalam pertempuran di area markas pasukan tentara Jepang di kawasan Lengkong, Tangerang.

2. Margonda

Margonda adalah nama jalan utama di kota Depok. Tapi tahukah kamu bahwa Margonda diambil dari nama seorang pahlawan? Ya, pria yang namanya dijadikan sebagai nama jalan tersebut adalah seorang pejuang kemerdekaan yang lahir di Bogor, Jawa Barat. Pada tahun 1945, Margonda aktif dalam gerakan kepemudaan, dan ia berhasil mendirikan Angkatan Muda Republik Indonesia (AMRI) dengan tujuan untuk merebut kembali Depok dari tangan penjajah (NICA). Namun, ia gugur dalam pertempuran tersebut pada 16 November 1945 di Kali Bata, Depok. Dan namanya pun akhirnya diabadikan sebagai nama jalan utama di kota Depok. 

3. Rasuna Said

Rasuna Said adalah salah satu nama jalan utama di kawasan Kuningan, Jakarta. Mungkin sebagian orang tau bahwa itu adalah nama seorang pahlawan, tapi banyak dari orang-orang tersebut tidak mengetahui latar belakang perjuangan pahlawan nasional tersebut. Pahlawan wanita yang memiliki nama lengkap Hajjah Rangkayo Rasuna Said ini lahir di Minanjau, Sumatera Barat, pada tanggal 14 September 1910. Seperti Kartini, ia juga memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita. Rasuna Said sangat memperhatikan kemajuan dan pendidikan kaum wanita. Awal perjuangan politik Rasuna Said dimulai sebagai sekretaris cabang di Sarekat Rakyat. Dan ia pun merupakan sosok wanita yang berani berpidato menentang Belanda.

4. R.P. Soeroso

R.P. Soeroso merupakan nama jalan yang terletak di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Nama jalan  ini diambil dari nama pahlawan yang memiliki lengkap Raden Pandji Soeroso. Perannya dalam kemerdekaan Indonesia cukup penting, yaitu sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Ia juga dikenal sebagai pendiri Koperasi Pegawai Negeri, sehingga ia mendapat julukan sebagai Bapak Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia. Pemerintah mengangkat Raden Pandji Soeroso sebagai salah seorang pahlawan nasional Indonesia, melalui Surat Keputusan Presiden No. 81/TK/1986. Pria kelahiran 3 November 1893 ini wafat pada usia 87 tahun, yaitu pada tanggal 16 Mei 1981.

5. T.B. Simatupang

T.B. Simatupang adalah nama jalan yang terletak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Nama jalan ini diambil dari nama  Letnan Jenderal TNI, Tahi Bonar Simatupang yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP) di era Presiden Soekarno tahun 1950. Kemudian tahun 1954, T.B. Simatupang diangkat menjadi penasihat militer di Departemen Pertahanan RI. Pada tanggal 8 November 2013, Presiden SBY memberikan gelar pahlawan nasional kepada TB Simatupang. Saat ini namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan besar di kawasan Cilandak.

6. Wolter Monginsidi

Jika kamu mengetik “Jalan Wolter Monginsidi” di mesin pencarian google, maka kamu akan menemukan nama jalan terseebut di berbagai kota seperti Jakarta, Jogja, dan Jember. Sebenarnya siapa sih Wolter Mongonsidi tersebut? Dia adalah seorang pahlawan nasional yang lahir di Manado tanggal 14 Februari 1925. Ia terlibat dalam perjuangan melawan NICA di Makassar. Mongisidi membentuk Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) yang bertujuan untuk melecehkan dan menyerang posisi Belanda. Kemudian ia pun tertangkap oleh Belanda dan dieksekusi mati pada 5 September 1949. Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya, namanya pun diabadikan sebagai nama jalan, nama bandara, dan nama kapal Angkatan Darat Indonesia.

7. M.T. Haryono

Jalan Letnan Jenderal M.T. Haryono atau Jalan M.T. Haryono adalah nama salah satu jalan utama Jakarta. Nama jalan ini diambil dari nama seorang pahlawan revolusi Indonesia yaitu Letnan Jendral TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono. Jalan ini membentang sepanjang 3.5 km dari Cawang, Jakarta Timur sampai patung Pancoran, Jakarta Selatan. Haryono yang terkenal dengan kesederhanaan dan jago berbahasa Belanda, Inggris, dan Jerman merupakan salah seorang pahlawan revolusi yang terbunuh dalam peristiwa G30S.

Bagaimana? Apa kamu sekarang sudah tahu mengenai latar belakang dari nama-nama jalan yang diambil dari nama pahlawan nasional di atas? Sungguh besar kan jasa para pahlawan tersebut demi memerdekakan Indonesia. Pantas saja jika nama-nama tersebut diabadikan sebagai bentuk dari penghargaan atas jasa-jasanya yang tak terhigga selama ini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
13SHARES