Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

4.bp.blogspot.com

Masih ingatkah kalian dengan ucapan. “Sarimin pergi ke pasar”? Ucapan tersebut menjadi begitu identik dengan sebuah pertunjukan yang sewaktu kecil sering kita nikmati. Pertunjukan tersebut adalah topeng monyet. Dengan saweran murah meriah kita bisa melihat si Sarimin atau si monyet melakukan berbagai atraksi yang menarik. Mulai dari atraksi naik motor hingga atraksi pergi ke pasar lengkap dengan payung dan tas belanjanya.

Sayangnya, pemandangan tersebut sudah tidak lagi kita lihat di Jakarta, mungkin di kota-kota lain juga sama keadaannya. Hal tersebut disebabkan oleh kritik para pecinta hewan mengenai atraksi tersebut. Para aktivis hewan menganggap bahwa atraksi topeng monyet merupakan suatu bentuk kekerasan pada hewan. Sementara itu, di Jakarta sendiri, praktik topeng monyet tersebut dilarang oleh Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai gubernur. Namun, bila dirunut ke belakang, bagaimanakah sejarah topeng moyet di Indonesia?

4.bp.blogspot.com

Dilansir dari laman kompas.com, atraksi yang melibatkan hewan ini sudah termasuk ke dalam unsur budaya Indonesia. Pasalnya, pertunjukan ini sudah ada sejak awal tahun 1890-an yang terkenal di daerah Jawa Barat dan Jawa tengah. Karena sudah berlangsung sekian lama, tentu saja bukan perkara mudah untuk menghilangkan atraksi budaya yang satu ini.

jakartakita.com

Ada seorang fotografer asal Belanda yang berhasil mendokumentasikan kemeriahan pertunjukan topeng monyet dahulu kala. Ia adalah Charles Breijer. Koleksi foto mengenai topeng monyet tersebut kini disimpan di Tropenmuseum Amsterdam, Belanda. Ia mendokumentasikan atraksi topeng monyet beserta kehidupannya dari tahun 1947 hingga tahun 1953.

assets.kompasiana.com

Merujuk pada laman merdeka.com, dalam buku "The Komedia Stamboel: Popular Theater ini Colonial Indonesia, 1891 – 1903" karya Matthew Isaac Cohen menjelaskan bahwa pertunjukan monyet dan anjing memang terkait dengan perkembangan seni pertunjukan komersial di kawasan Hindia Belanda pada akhir abad ke-19. Buku itu juga dikutip oleh Peter J. M. Nas dalam bukunya: The Indonesian Town Revisited yang menjelaskan bahwa pertunjukan monyet dan anjing tumbuh subur di Indonesia. Sebutan “topeng monyet” hanya ada di Jakarta, berbeda dengan di Jawa yang menyebut pertunjukan ini sebagai “ledhek kethek”. Peter juga menambahkan bahwa pertunjukan topeng monyet tersebut menjadi hiburan mengamen paling umum yang bisa dijumpai di jalan-jalan pedesaan, pasar, hingga perkotaan di Indonesia bagian barat. 

www.merdeka.com

Pertunjukan akrobatik yang melibatkan hewan ini memang menjadi terkenal sejak tahun 1890-an, cocok dengan foto dokumentasi karya Charles Breijer. Topeng monyet pada saat itu menjadi hiburan yang disukai oleh anak-anak dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan pribumi hingga kalangan Belanda atau Eropa. 

i.imgur.com

Setelah Indonesia merdeka hingga kaburnya orang Belanda dan Eropa dari bangsa ini, pertunjukan topeng monyet tetap dicintai oleh anak-anak. Atraksi ini menjadi sangat terkenal di dekade 1970-an dan 1980-an. Saking dicintainya, pertunjukan ini bisa dipertontonkan beberapa kali dalam sehari. 

Kini, kemunculan pertunjukan topeng monyet hampir mustahil ditemui di Jakarta dan kota-kota lainnya. Hak kehidupan memang bukan hanya harus dimiliki oleh manusia, begitu pun hewan. Walaupun monyet tersebut terlihat senang-senang saja, namun kisah di baliknya lebih menyedihkan dari manusia. Contohnya, mereka harus dibuat lapar dulu supaya mematuhi perintah pawangnya. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Hati-hati! Sederet Masalah Kesehatan Ini Mengintai Perempuan di Usia 30an - Keepodotme

Hati-hati! Sederet Masalah Kesehatan Ini Mengintai Perempuan di Usia 30an - Keepodotme

Kehidupan Perempuan Zaman Dulu Ini Bikin Kamu Bersyukur Hidup di Zaman Sekarang

Kehidupan Perempuan Zaman Dulu Ini Bikin Kamu Bersyukur Hidup di Zaman Sekarang

Luar Biasa! Cuma Seniman Berbakat yang Bisa Ngegambar dengan Hasil Keren Begini! - Keepodotme

Luar Biasa! Cuma Seniman Berbakat yang Bisa Ngegambar dengan Hasil Keren Begini! - Keepodotme

Inilah Sejarah Ojek yang Peredarannya Pernah Dilarang oleh Gubernur Ali Sadikin

Inilah Sejarah Ojek yang Peredarannya Pernah Dilarang oleh Gubernur Ali Sadikin

Style Meggemaskan dari Lesty Kejora buat Referensi OOTD - Keepodotme

Style Meggemaskan dari Lesty Kejora buat Referensi OOTD - Keepodotme

9 Foto Polisi Zaman Dulu yang Terlihat Sangat Sederhana, Tapi Tetap Terlihat Gagah

9 Foto Polisi Zaman Dulu yang Terlihat Sangat Sederhana, Tapi Tetap Terlihat Gagah

loading