Sebagai Lokalisasi Terbesar se-Asia Tenggara, Inilah 7 Fakta Menarik tentang Gang Dolly

20 Juni 2017
|Atik Kencana S.
88SHARES

Masih ingat tentang keberadaan lokalisasi pelacuran di Surabaya ini? Kawasan lokalisasi ini terletak di daerah Jarak, Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur. Keberadaan Gang Dolly memang sudah berlangsung dari generasi ke generasi. Namun, kini keberadaannya telah ditutup oleh Pemkot Surabaya pada tahun 2014. Kali ini, YuKepo mau bahas mengenai fakta menarik Gang Dolly yang mungkin belum kamu tau. Penasaran? Yuk langsung kepoin bareng YuKepo!

1. Asal nama Gang Dolly

Lokalisasi Gang Dolly memang tidak pernah diketahui secara pasti mengenai waktu berdirinya. Namun, ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa Gang Dolly berdiri sejak tahun 1960. Sebenarnya, lokalisasi ini sudah berdiri sejak zaman kolonialisme Belanda. Pendirinya bernama Dolly van der Mart. Diketahui, masih banyak keturunan Dolly yang berada di Surabaya. Akan tetapi, sudah tidak ada yang mengurusi bisnis prostitusi ini.

2. Jumlah total PSK

Sebenarnya, memang tidak ada jumlah pasti mengenai keberadaan PSK di tempat ini. Namun, disinyalir terdapat kurang lebih 3.000 PSK di lokalisasi ini. Dengan jumlah tersebut, tentu ada banyak varian PSK yang tersedia. Tentu juga sudah tidak terhitung lagi berapa orang yang datang dan pergi di tempat ini. 

3. Penghasilan Gang Dolly

Sebenarnya, banyak sekali orang yang menggantungkan hidupnya dari Gang Dolly. Tidak hanya para PSK, bahkan para pedagang dan tukang parkir juga kecipratan rezekinya. Dengan hal tersebut, jelas dong bahwa perputaran uang di sini sangat cepat. Pemkot Surabaya pernah mencatat penghasilan lokalisasi tersebut mencapai angka Rp 34 miliar.

4. Lokalisasi terbesar

Siapa yang sangka ternyata lokalisasi Gang Dolly ini memang yang terbesar se-Asia Tenggara. Terbesar lho ya bukan berarti terbagus. Gang Dolly mengalahkan lokalisasi Phatpong di Bangkok, Thailand dan lokalisasi Geylang di Singapura. Makanya, lokalisasi Sarkem dan Kramat Tunggak gak ada apa-apanya dibandingkan Gang Dolly.

5. Tarif dasar Gang Dolly

Tarif yang paling murah di Gang Dolly adalah sekitar Rp 80.000 untuk PSK dari usia 27 hingga 30 tahun. Semakin muda dan semakin cantik PSK, udah pasti harganya pun akan lebih mahal. Maklum deh, total PSK yang hingga 3.000 ini menyebabkan persaingan makin ketat. Gak heran akan ada banyak diskon tambahan di sini. 

6. Panjang Gang Dolly

Sebenarnya, panjang Gang Dolly ini hanya 200 meter. Tapi, siapa sangka, ternyata gang sepanjang 200 meter ini menyimpan puluhan mucikari dan ribuan pelacur. Mereka berusaha memuaskan hasrat para pelanggannya. 

7. Gang Dolly ditutup

Lokalisasi paling legendaris di Surabaya ini resmi ditutup pada tahun 2014. Padahal, kawasan ini sudah direncanakan untuk ditutup sejak tahun-tahun sebelumnya. Tempat ini diketahui sebagai sarang penyakit HIV/AIDS. Untungnya, gang ini sudah berubah menjadi lebih baik.

Keberadaan Gang Dolly, selain mendatangkan rezeki bagi segelintir kalangan, nyatanya memang lebih banyak mendatangkan kerugian. Namun, beruntunglah sekarang ini karena Gang Dolly sudah menjelma menjadi kawasan wisata yang sehat demi keberlangsungan moral yang sehat pula.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
88SHARES