Sampai Memprotes Museum Asia Afrika, Begini Kekaguman Nelson Mandela Terhadap Bung Karno!

28 Februari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
1.7 KSHARES

Bung Karno menjadi salah satu pelopor kemerdekaan bangsa Indonesia. Melaui berbagai ucapan yang bergelora, beliau berhasil membuat masyarakat Indonesia bersatu. Alhasil, Indonesia pun merdeka hingga kini. Cerita tentang kehebatan Soekarno nyatanya tidak hanya santer di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Sebut saja Pakistan, Maroko, ataupun Mesir. Di sana, nama Soekarno akan terus ada dan hidup. Bahkan, Soekarno membuat banyak kepala negara segan dan hormat atas sikap dan perjuangannya. Salah satunya adalah mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

Nelson Mandela merupakan mantan Presiden Afrika Selatan pertama dari golongan kulit hitam. Tokoh yang memiliki sebutan klan Xhosanya, Madiba, itu pernah mengunjungi Indonesia pada awal 21 Oktober 1990. Kala itu, Mandela mengunjungi Museum Asia Afrika yang berada di Bandung.

Bagi Mandela, Museum Asia Afrika memiliki makna yang sangat mendalam. Di sanalah terjadi Konferensi Tingkat Tinggi antara negara-negara di kawasan Asia Afrika. Mandela merasa sangat terinspirasi dan terbakar semangatnya oleh Presiden Soekarno ketika beliau menyampaikan pidatonya di Konferensi Asia Afrika 1955. Pidato itu pulalah yang membuat Mandela terus memperjuangkan rakyat Afrika Selatan.

Namun, ketika mengunjungi Gedung Asia-Afrika, betapa kagetnya Mandela mengetahui bahwa tak ada satu pun foto Soekarno terpampang di sana. Sidarto, mantan Kapolda Jawa Barat periode 1988-1991 bersama beberapa pejabat lainnya pun tak mampu menjawab ketika Mandela melontarkan pertanyaan tentang foto Soekarno.

"Where is the picture of Soekarno? Every leaders came to Bandung because of Soekarno!” ucap Sidarto menirukan Mandela.

Menurut Sidarto, Mandela sangat mengagumi Soekarno. Ia terkesan karena Asia Afrika merupakan konferensi pertama yang membangun dan memperjuangkan bangsa-bangsa di Asia Afrika untuk terlepas dari belenggu penjajahan. Soekarno menjadi salah satu figur yang membuat bangsa Asia-Afrika, terutama di Afrika terbakar semangatnya untuk berjuang melawan penjajah. 

Nelson Mandela sendiri telah meninggal di usianya yang ke-95 tahun, tepatnya pada 5 Desember 2013 lalu di Kota Johannesburg, Afrika Selatan. Mandela menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan pada periode 1994-1999 melalui pemilihan umum multiras. Tapi tidak hanya Soekarno yang dikagumi, sosok Mandela pun telah menginspirasi banyak orang. Hmm, semoga keduanya tenang dan dapat berjumpa kembali di alam sana, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
1.7 KSHARES