Remaja Indonesia Suka Bikin Video Porno di Kos dan 5 Fakta Ini Bikin Miris!

18 April 2018
|Chandra W.
0SHARES

Pernahkah kamu menonton video porno? Sebagian dari kamu mungkin akan cepat-cepat menggeleng, sebagian lagi tersenyum, sisanya tengok kanan kiri sebelum akhirnya mengangguk dalam diam. Di tengah upaya gencar pemerintah menjauhkan generasi muda dari konten pornografi salah satunya dengan cara memblokir situs-situs yang memuat konten pornografi, kenyataan di lapangan ternyata masih menimbulkan rasa ingin mengelus dada. Dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta yang berhasil dikumpulkan YuKepo.

1. Penyebaran konten berbau pornografi telah sampai ke anak sekolah dasar

Hasil penelitian Yayasan Kita dan Buah Hati menyebutkan sejak 2008 hingga 2010, sebanyak 67 persen dari 2.818 siswa sekolah dasar (SD) kelas 4, 5, dan 6 di wilayah Jabodetabek mengaku pernah mengakses informasi pornografi. Sekitar 24% mengaku melihat pornografi melalui media komik. Selain itu, sekitar 22% melihat pornografi dari situs internet, 17% dari games, 12% melalui film di televisi, dan 6% lewat telepon genggam.

2. 25 ribu remaja mengakses video porno setiap hari

Pada tahun 2016, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengungkapkan fakta mengejutkan. Dua puluh lima ribu remaja mengakses video porno setiap hari. Jumlah ini barangkali telah bertambah berlipat-lipat hingga tahun 2018. Sayangnya, Yohana tidak menyebutkan dari mana data ini diperoleh, hanya menyebut dari rekan asal Thailand melalui satelit atau media telekomunikasi yang canggih.

3. 90 persen pelaku perkosaan massal atau gang rape adalah remaja

Masih ingat kasus Yuyun, remaja SMP yang diperkosa 14 laki-laki saat pulang sekolah? Dilansir dari Tempo, penyebab utama dari kasus semacam ini adalah konsumsi video porno di kalangan remaja. Kasus Yuyun hanyalah puncak gunung es yang menutupi banyak kasus pemerkosaan tak terungkap lainnya dan ada kemungkinan untuk terulang di kemudian hari jika tak ada penanganan serius terkait konsumsi pornografi di kalangan remaja.

4. Remaja Indonesia merupakan pelaku aktif video porno amatir

Telah belasan video porno remaja beredar sejak beberapa tahun yang lalu. Itu hanya yang viral. Yang ada di situs-situs yang lolos dari pemeriksaan Kominfo? Dilansir dari situs UGM, remaja pelaku video amatir merekam ‘aksi’ mereka di ruangan tertutup seperti kamar hotel dan kamar kost. Durasinya sekitar 9-10 menit, di mana pelakunya melakukan berbagai kegiatan seksual mulai dari berciuman, foreplay, hingga intercourse.

5. 97 persen remaja Indonesia pernah mengakses pornografi

Data Komisi Nasional Perlindungan Anak mengungkapkan dari 4.500 remaja di 12 kota di Indonesia, 97 persennya pernah melihat pornografi, begitu juga di kalangan siswa. Dari 2.818 siswa, 60 persennya pernah melihat tayangan tidak senonoh.

 

Selain fakta-fakta tersebut, ditemukan juga banyak anak di bawah umur yang terlibat sebagai pelaku prostitusi di lokalisasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Video porno remaja yang juga beredar di kalangan remaja membawa berbagai dampak buruk, mulai dari kerusakan sel otak hingga memicu penontonnya untuk melakukan berbagai tindak kekerasan termasuk kekerasan seksual. Makanya, kalau kamu sudah pernah menonton video porno, jangan diteruskan ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES