Pemilu 2019 Sudah di Depan Mata! Yuk Berhitung, Berapa Banyak Janji Jokowi yang Terpenuhi?

27 April 2018
|Ojik
1SHARES

Pemilihan umum 2019 memang masih satu tahun lagi. Namun hingar bingar mengenai pesta akbar demokrasi milik rakyat Indonesia ini sudah mulai terasa saat ini. Setidaknya sudah ada 2 calon yang sudah menyuarakan diri akan mencalonkan diri untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia pada tahun 2019. Dialah Joko Widodo yang juga sekarang masih menjabat sebagai Presiden Indonesia. Sementara untuk lawannya, pada saat ini Prabowo Subianto sudah mendeklarasikan diri untuk bertarung dengan Jokowi pada 2019. Prabowo sendiri sebenarnya juga lawan dari Jokowi pada tahun 2014.

Tagar #GantiPresiden2019 pun kemudian mulai digaungkan. Pihak oposisi mulai menyuarakan semua kritik yang ingin mereka sampaikan terhadap Jokowi selaku presiden dengan maksud untuk menggantikan Jokowi pada tahun 2019 sebagai orang nomor satu di Indonesia. Sementara itu, pihak Jokowi juga sudah mulai menggaungkan tentang keberhasilan apa saja yang mereka raih selama Jokowi menjabat menjadi presiden.

Sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 sudah seharusnya kita menilai Jokowi lewat janji-janji kampanye yang telah dijanjikan pada tahun 2014 dulu. Setidaknya ada 63 janji Jokowi yang masih diingat telah diutarakan, dan juga sering ditagih oleh pihak oposisi. Nah biar kamu ga bingung, mending simak data yang berhasil Yukepo rangkum di bawah ini!

1. Memperkuat KPK

Ketika kampanye PEMILU 2014 Jokowi pernah berjanji untuk memperkuat KPK. Nyatanya janji tersebut sudah Jokowi realisasikan jika dilihat dari sisi anggaran. Terlihat KPK diberi anggaran yang lebih tinggi ketimbang POLRI. Bahkan gaji seorang penyidik KPK bisa mencapai 400% lebih tinggi dibanding penyidik POLRI. Hanya saja jika dilihat kasus kebelakang, seperti penyerangan terhadap Novel Baswedan yang sampai sekarang belum terungkap kasusnya, maka janji Jokowi terkait penguatan KPK agak dipertanyakan.

2. Menyusun kabinet yang ramping

Jokowi pernah berjanji untuk menyusun kabinet yang ramping dan diisi oleh kalangan profesional. Hanya saja pada akhirnya janji ini tidak dapat direalisasi. Hal ini disebabkan oleh pecahnya koalisi Merah Putih yang mendukung Prabowo - Hatta Rajasa dan beralih untuk mendukung Jokowi. Ini membuat mau tidak mau Jokowi turut memberikan ‘jatah’ bagi partai pendukung.

3. Dana Rp 1,4 Miliar per desa setiap tahun

Janji Jokowi terhadap pembangunan desa sempat menjadi harapan dan termasuk janji kampanye Jokowi yang utama. Nyatanya memang sejak menjabat sebagai Presiden Indonesia, Jokowi sudah menggelontorkan uang triliunan sebagai dana desa yang dapat dimanfaatkan langsung. Bahkan dana tersebut dari tahun ke tahun terus meningkat.

4. Pertumbuhan 7% ekonomi Indonesia

Joko Widodo mencanangkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh sebanyak 7%. Namun pertumbuhan ekonomi ini belum mampu terpenuhi. Hal ini terlihat dari kuartal II tahun 2017 saja pertumbuhan ekonomi Indonesia baru tumbuh sebanyak 5,01 persen.

5. Menghapus Ujian Nasional

Sebenarnya janji Jokowi yang satu ini sangat didukung oleh siswa-siswa di seluruh Indonesia. Namun sayangnya janji ini tak bisa direalisasi. Menteri Pendidikan dan Kebudayan Muhadjir Effendy sebenarnya sudah sempat melakukan moratorium terhadap UN. Sayangnya usulan ini ditolak oleh Jusuf Kalla yang menilai UN tetap dibutuhkan sebagai penentu daya saing dan agar semangat siswa tidak kendor saat belajar.

Itulah beberapa janji Jokowi yang berhasil Yukepo telaah. Sebenarnya ada banyak janji Jokowi yang sudah direalisasikan dan ada juga janji Jokowi yang belum direalisasikan, atau digantikan. Selayaknya manusia, Jokowi tetaplah tidak sempurna dengan semua keputusannya.

Sekarang, tinggal kita yang menyikapi ketidak sempurnaan tersebut. Apakah masih ingin meneruskan estafet kepemimpinan Indonesia kepada Jokowi, atau memilih sosok lain untuk menggantikan Jokowi. Terlepas dari itu, sudah menjadi tugas dari kita semua untuk bertanggung jawab secara pribadi untuk terus berkontribusi kepada negara kita tercinta ini dengan menggunakan hak suara kita dengan baik. Jangan sampai golput, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ojik
"masa muda masa yang berapiapi."
1SHARES