Nggak Cuma Batik Yogyakarta dan Solo, Batik Betawi Kampung Terogong Juga Menawan Hati!

12 Januari 2018
|Lulu Lukyani
26SHARES

Masyarakat Betawi dan budayanya selalu menarik untuk  dibahas. Budayanya yang merupakan hasil percampuran dari budaya suku asli Betawi dengan budaya para pendatang menghasilkan suatu kebudayaan yang beragam nan unik. Peraturan Gubernur nomor 11 tahun 2017 sudah menetapkan 8 ikon budaya Betawi. Yakni ondel-ondel, kembang kelapa, ornamen gigi balang, baju sadariah, baju kebaya kerancang, batik betawi, kerak telor, dan bir pletok.

Setiap ikon mempunyai makna yang melambangkan karakter dan harapan masyarakat Betawi. Kalau ondel-ondel dan kerak telor sudah banyak dikenal dan mudah ditemui, tapi ada ikon budaya Betawi yang masih jarang dikenal orang, lho. Yup! Batik Betawi. Kalau biasanya kita mengenal batik Solo, batik Cirebon, batik Yogyakarta, sekarang kita kenalan sama batik dari Betawi. Daripada lama-lama, mending langsung kita liat yuk seperti apa sih kain batik Betawi ini! 

Kampung Terogong adalah rumah bagi batik Betawi. Kampung yang terletak di jalan Terogong III, Cilandak, Jakarta Selatan ini adalah tempat Siti Laela mengembangkan komunitas batik Betawi Terogong. Sejak tahun 2012, Siti Laela menggagas komunitas batik Betawi yang sampai saat ini sudah banyak memroduksi kain batik dengan berbagai pola khas Betawi. Gak hanya itu, komunitas batik Betawi Terogong juga banyak mengadakan program yang salah satunya dihadiri oleh Miss Universe 2015, Helene Christensen ketika berkunjung ke Indonesia.

Batik Betawi ini bisa dibilang masih kalah populer dibandingkan batik-batik yang diproduksi di Yogyakarta, Solo, Cirebon, dan lain-lain. Padahal, batik Betawi sudah menjadi industri besar sejak zaman VOC lho. Jadi bisa dibilang kegiatan membatik masyarakat Betawi ini sudah berlangsung sangat lama. Tahun 1960-an adalah masa kejayaan untuk industri batik Betawi. Namun, industri batik ini mengalami penurunan sejak tahun 1970an. Omset yang menurun dan relatif kecil membuat para pengrajin batik Betawi beralih ke profesi yang lebih menjanjikan.

Batik Betawi Terogong punya corak yang khas banget Betawi. Seperti corak tugu monas, ondel-ondel, masjid krukut, buah mengkudu, tanjidor, sampe corak patung pancoran juga ada. Oh iya, batik Betawi sebagai salah satu dari delapan ikon budaya Betawi ini punya makna yang penting lho untuk masyarakat Betawi, yakni keselarasan alam untuk memenuhi kehidupan yang sejahtera dan berkah.

Selain punya corak yang khas Betawi, batik Betawi Terogong ini juga punya warna-warna yang cerah. Warna cerah pada kain batik ini terpengaruh oleh budaya Tiongkok yanng menjadi salah satu elemen dari budaya Betawi. Kain batik Betawi ini dijual dengan kisaran harga Rp. 150.000-Rp. 500.000 bergantung dengan tingkat kesulitan saat proses pembuatan. Bisa dibeli secara online atau datang langsung ke kampung Terogong. Enaknya sih datang langsung ya, biar sekalian mengenal budaya Betawi dan belajar membatik deh.

 

Kampung Terogong ini memproduksi dua jenis batik, yakni batik cap dan batik tulis. Batik tulis mempunyai harga yang lebih mahal karena prosesnya yang lebih rumit dan lebih lama. Gak hanya memproduksi dan menjual kain batik Betawi, di Kampung Terogong ini kalian bisa juga belajar membatik secara langsung lho. Gak jarang turis-turis dari luar negeri pun mampir ke kampung Terogong untuk mempelajari batik khas yang satu ini.

Ternyata Betawi juga punya kain batik yang cantik-cantik banget ya. Gak hanya cantik, kain batik Betawi ini juga punya makna yang begitu penting bagi masyarakat Betawi, yakni pengharapan untuk memenuhi hidup dengan sejahtera dan berkah. Semoga harapan tersebut selalu tercapai dan kain batik ini tetap lestari dan terjaga sampai generasi-generasi setelah kita nanti ya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Lulu Lukyani
Gak Punya Quote Nih!
26SHARES