Misteri Suku Lingon di Pedalaman Indonesia yang Bermata Biru Seperti Orang Bule

www.anehdidunia.com

Indonesia memang kaya banget dengan keragaman budaya yang ada di dalamnya. Saking banyaknya suku-suku yang ada di Indonesia kita sampai gak bisa hapal semua. Jangankan suku yang sering kita temui, suku-suku pedalamannya juga luar biasa banyak.

Sebelumnya kita pasti sudah lebih familiar dengan suku pedalaman seperti Suku Baduy, Suku Sasak dan juga Suku Asmat. Ketiga suku itu bisa dibilang sebagai suku pedalaman yang sudah banyak orang ketahui keberadaannya. Lagipula mereka sudah tinggal menetap alias gak nomaden. Sistem sosial merekapun sudah jelas dengan adanya kepala suku dan perangkat sukunya. Walaupun secara penampilan dan sistem kemasyarakatannya yang memang masih jauh dari kata modern.

Ada satu suku pedalaman yang belum banyak orang ketahui ceritanya. Keberadaannya pun masih menjadi misteri karena suku ini diketahui masih suka berpindah tempat atau sudah mengenal sistem bertani dan bermukim. Belum banyak orang yang pernah bertemu dengan suku pedalaman ini. Karena hal itu, rasa penasaran begitu sering mencuat tentang suku ini untuk ditelisik lebih dalam. Suku ini adalah suku lingon yang memiliki mata berwarna biru.

www.boombastis.com

Suku Lingon, begitulah sebutannya. Suku misterius pedalaman Halmahera ini memang masih menimbulkan banyak tanda tanya.  Suku ini mendiami hutan pedalaman Halmahera Timur  yang berada di Provinsi Maluku Utara. Mungkin kedengarannya hampir sama dengan keberadaan suku-suku pedalaman lain yang tinggal di hutan dan masih jauh dari kata modern.

Salah satu ciri yang membedakan Suku Lingon dengan suku lainnya adalah ciri-ciri fisiknya yang sama sekali berbeda dengan ciri-ciri fisik orang Asia Tenggara seperti kebanyakan orang Indonesia. Suku Lingon lebih mirip dengan perawakan orang Eropa dengan ras Kaukasoid. Masyarakat Suku Lingon memiliki ciri fisik seperti orang bule yaitu tubuhnya tinggi, kulit putih, rambut pirang dan mata yang berwarna biru.

Misteri ciri fisik masyarakat Suku Lingon itulah yang menjadi banyak perbincangan dan penelitian lebih lanjut. Hal yang membuat Suku Lingon menjadi begitu tertutup adalah anggapan dari suku-suku lain bahwa Suku Lingon memiliki ilmu sihir yang lumayan mumpuni, hal itu juga yang membuat mereka disegani.

www.boombastis.com

Menurut berbagai sumber, Suku Lingon berasal dari sisa-sisa Bangsa Portugis yang bersembunyi ke dalam hutan jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Namun sumber lain juga mengatakan bahwa Suku Lingon adalah para korban kapal yang karam di sekitar Halmahera 300 tahun yang lalu. Sebenarnya lebih masuk akal asal-usul kedua ya, karena memang ada bukti sejarahnya bahwa ada kapal karam di dekat situ ratusan tahun lalu.

Menurut cerita, suku Lingon sama sekali bukan merupakan suku yang ramah dan bisa beradaptasi dengan orang luar. Mereka cenderung agresif dan responsif. Hal itu mungkin dikarenakan ciri fisik mereka yang berbeda sehingga mereka harus diperlakukan secara tidak adil dengan suku lain setempat. Bahkan para wanita Suku Lingon sering diculik untuk diperistri atau dijadikan budak.

Mungkin karena mereka selalu bersikap defensif kepada orang luar dan selalu mencari cara agar kehidupannya tidak terusik, mereka jarang diketahui oleh banyak orang. Mungkin juga belum banyak orang yang pernah bertemu langsung dengan mereka. Bukan mustahil bahwa kedepannya masyarakat Suku Lingon bisa bermasyarakat dengan suku lain. Sudah barang tentu hal itu dibutuhkan sosialisasi yang gak sehari dua hari. Kalau sudah bisa bersosialisasi dengan orang luar, bisa jadi kita bisa mengetahui secara pasti dari mana mereka berasal.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Guruku Sayang,Guruku Malang. Begini Nasib Tenaga Honorer Guru di Tahun 2018. Miris!

Guruku Sayang,Guruku Malang. Begini Nasib Tenaga Honorer Guru di Tahun 2018. Miris!

Masih Ditulis Tangan Langsung, Inilah Koran Pertama yang Terbit Sekaligus Dibredel di Indonesia

Masih Ditulis Tangan Langsung, Inilah Koran Pertama yang Terbit Sekaligus Dibredel di Indonesia

Masyarakat Bugis Ternyata Punya Kitab Kamasutranya Sendiri Lho, Namanya Assikalaibineng. Sudah Baca?

Masyarakat Bugis Ternyata Punya Kitab Kamasutranya Sendiri Lho, Namanya Assikalaibineng. Sudah Baca?

Ada Lebih dari 10 Panggung, Beginilah Suasana Kemeriahan Java Jazz Festival 2018, Pecah!

Ada Lebih dari 10 Panggung, Beginilah Suasana Kemeriahan Java Jazz Festival 2018, Pecah!

Dari Alun-alun Sampai Perangko, Nama Soekarno Diabadikan di 5 Negara Ini. Keren!

Dari Alun-alun Sampai Perangko, Nama Soekarno Diabadikan di 5 Negara Ini. Keren!

5 Sepatu Edisi Khusus yang Diburu di Jakarta Sneakers Day, Harganya Bikin Meriang!

5 Sepatu Edisi Khusus yang Diburu di Jakarta Sneakers Day, Harganya Bikin Meriang!

loading