Menolak Lupa, Inilah Korban Kasus Penculikan Aktivis 98 yang Masih Menjadi Misteri

www.kaskus.co.id

Indonesia memang memiliki beberapa catatan buruk di masa lalunya. Bukan hanya kasus korupsi dan kemiskinan yang pernah dan masih terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah misteri penculikan aktivis 98 yang terjadi menjelang kejadian Reformasi pada tahun 1998. Peristiwa tersebut memang sampai sekarang masih belum menemui titik hitam dan putihnya, masih menjadi tanda tanya.

Penculikan aktivis 98 ini memang terjadi di detik-detik akhir masa pemerintahan Presiden Soeharto dan di bawah kepemimpinan Jenderal tertinggi ABRI pada saat itu yaitu Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Pelaku para penculik aktivis 98 itu memang sampai kini masih menjadi misteri yang cukup pelik. Semua pihak yang dianggap terkait seolah saling melempar batu sembunyi tangan. Tanpa ada yang pernah dengan berani mengakui tindakan pelanggaran HAM tersebut.

Dilansir dari Rappler.com, menurut Komisi Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat, kegiatan penculikan para aktivis tersebut adalah di bawah tanggung jawab Tim Mawar. Tim Mawar merupakan tim khusus yang dibentuk dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang diperintah langsung dan tertulis oleh Danjen Kopassus pada saat itu yaitu Mayjen TNI Prabowo Subianto. Sedangkan kebenaran secara pastinya memang masih menjadi misteri hingga kini.

Dari total 23 orang yang menjadi korban penculikan, 9 aktivis dilepaskan, 1 orang ditemukan meninggal dengan luka tembak di kepala, dan sisanya yaitu 13 orang masih menjadi misteri. Berikut ini beberapa korban yang masih hilang dari penculikan aktivis 98 yang sudah berhasil dirangkum oleh YuKepo dari berbagai sumber.

1. Yadin Muhidin

ariyurino.wordpress.com

Yadin Muhidin yang lahir di Jakarta pada tanggal 11 September 1976. Beliau merupakan salah satu alumnus sekolah pelayaran. Yadin bukanlah orang yang aktif dalam dunia politik, ia lebih senang berkumpul bersama teman-temannya di kawasan tempat ia tinggal. Yadin terakhir kali terlihat di daerah Sunter, Jakarta Pusat, pada tanggal 14 Mei 1998  saat kerusuhan mengepung daerah itu. Ada keterangan dari kepolisian bahwa Yadin sempat ditahan di Mapolres Jakarta Utara selama dua hari. Setelah dilepas, keberadaannya tidak diketahui hingga kini.

2. Ucok Munandar Siahaan

www.dianparamita.com

Ucok Munandar Siahaan lahir di Jakarta pada 17 Mei 1976. Ucok yang berdomisili di daerah Depok, Jawa Barat ini diketahui sebagai salah satu mahasiswa Universitas Perbanas. Tidak ada catatan yang menyebutkan bahwa Ucok termasuk aktif dalam kegiatan politik. Dua hari sebelum ia menghilang, ia sempat berkata pada ibunya bahwa penguasa otoriter itu (Soeharto) akan jatuh. Dugaannya, Ucok diculik saat kerusuhan pada tanggal 14 Mei 1998 di Jakarta. 

3. Suyat

jateng.tribunnews.com

Suyat yang merupakan sosok pria kelahiran 1 Oktober 1975 di Jawa Tengah ini memang diculik pada usia yang sangat muda, yaitu 23 tahun. Aktivitas politik Suyat memang cukup tinggi dan mungkin membuat resah pemerintahan pada saat itu. Ia tercatat aktif di organisasi politik seperti Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD). Ia diculik pada 12 Februari 1998 pada saat sedang berada di rumah temannya, ia dijemput oleh 10 orang dan mengajaknya pergi dengan mengendarai mobil Kijang. 

4. Petrus Bima Anugrah

jurnal-airlangga.blogspot.co.id

Petrus Bima Anugrah atau yang lebih sering disapa Bimo petrus ini merupakan salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Setelah lulus dengan gelar sarjana Ilmu Komunikasi, Bimo kemudian meneruskan studinya sebagai mahasiswa di Sekolah Tinggi Filsafat Drikarya, Jakarta. Bimo yang memang aktif dalam berbagai organisasi politik seperti PRD dan SMID ini tidak lagi diketahui keberadaannya pada minggu ketiga bulan Maret 1998. Padahal sebelum hilang, ia sempat mengirimi surat pada orang tuanya yang berada di Malang. Ia mengatakan bahwa ia akan pulang pada saat paskah di tahun yang sama. 

5. Herman Hendrawan

jurnal-airlangga.blogspot.co.id

Herman Hendrawan yang memang salah satu aktivis yang paling vokal dalam menentang pemerintahan Soeharto ini memang aktif dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD). Herman yang merupakan pria kelahiran Pangkal Pinang pada 29 Mei 1971 ini memang sangat aktif dalam kegiatan berpolitik. Selain tergabung di PRD, ia juga tercatat aktif di beberapa organisasi politik yaitu HMI, UKM, FKMS, PPBI, SMID dan KBM/KSM. Herman menghilang setelah menghadiri konferensi pers Komite Nasional Penyelamat Demokrasi yang dilaksanakan di Jakarta pada 12 Maret 1998. 

6. Wiji Thukul

www.thejakartapost.com

Penyair yang terkenal ini lahir di Solo pada 3 November 1967. Wiji Thukul memang terkenal sebagai penyair dan aktivitasnya di Jaker (Jaringan Kerja Kesenian Rakyat). Sebagai penyair yang beraliran kiri, banyak puisi-puisinya yang berisi kritikan tajam untuk rezim Soeharto. Sebelum hilang pada tanggal 10 Januari 1998, Thukul sering berpindah-pindah kota demi menghindari kejaran aparat yang ingin menangkapnya sejak Juni 1996. Karya-karya Thukul saat rezim Soeharto memang banyak yang dilarang, namun sekarang karyanya tetap abadi.

Nasib keenam korban penculikan aktivis 98 itu memang masih menjadi misteri. Keberadaan mengenai hidup dan matinya mereka memang hanya Tuhan yang tau. Peristiwa HAM Berat ini memang hingga kini masih menjadi polemik yang tak kunjung usai. Semoga saja akan muncul titik temu mengenai nasib mereka, entah hidup atau mati. Setelah itu, hukum para pelaku dan dalang di balik peristiwa ini. Supaya menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Sehingga ungkapan “Indonesia adalah negara hukum” tidak menjadi isapan jempol belaka. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Persiapan Sudah 50 Persen, Denny Sumargo dan Dita Batal Nikah. Ada Isu Perselingkuhan Hingga Penghinaan! - Keepodotme

Persiapan Sudah 50 Persen, Denny Sumargo dan Dita Batal Nikah. Ada Isu Perselingkuhan Hingga Penghinaan! - Keepodotme

Inilah Foto Perbandingan Pos Perbatasan di Indonesia yang Dulu dan Sekarang

Inilah Foto Perbandingan Pos Perbatasan di Indonesia yang Dulu dan Sekarang

Sekelumit Kehidupan Gelap Kaum Nudis di Indonesia, Kelompok Marjinal yang Pilih Hidup Telanjang! - Keepodotme

Sekelumit Kehidupan Gelap Kaum Nudis di Indonesia, Kelompok Marjinal yang Pilih Hidup Telanjang! - Keepodotme

Indonesia Emang Unik, Ternyata Ada Kampung Korea di Sulawesi Tenggara

Indonesia Emang Unik, Ternyata Ada Kampung Korea di Sulawesi Tenggara

Dinyatakan Sah Nikahi Pasangannya, Pria Ini Melompat Kegirangan Mirip Selebrasi Pemain Bola - Keepodotme

Dinyatakan Sah Nikahi Pasangannya, Pria Ini Melompat Kegirangan Mirip Selebrasi Pemain Bola - Keepodotme

Ada Gak Sih Wilayah di Indonesia yang Tidak Pernah Dijajah Belanda? Ini Jawabannya!

Ada Gak Sih Wilayah di Indonesia yang Tidak Pernah Dijajah Belanda? Ini Jawabannya!

loading