Mengungkap Kebenaran di Balik Simpang-Siur Supersemar. Dokumen Penting yang Mengubah Sejarah Indonesia!

news.okezone.com

Surat Perintah Sebelas Maret atau yang dikenal dengan Supersemar menjadi salah satu tonggak berdirinya rezim orde baru. Berkat surat tersebut, Soeharto berhasil menggulingkan kekuasaan dari Soekarno. Meski telah terjadi berpuluh-puluh tahun lamanya, namun surat ‘wasiat’ ini masih menjadi misteri lantaran isinya yang masih simpang siur. Selain itu, masih banyak lagi misteri yang menyelimuti surat perintah yang satu ini. Apa saja itu? Langsung saja kita kepoin bareng YuKepo.

1. Beda versi

news.okezone.com

Setidaknya saat ini arsip negara memiliki tiga versi dari Supersemar. Pertama berasal dari Sekretariat Negara, kedua dari Pusat Penerangan TNI Angkatan Darat, dan ketiga berupa salinan tanpa kop surat kenegaraan. Meski begitu, ketiga versi tersebut dinyatakan palsu oleh sebagian besar sejarawan. Hingga saat ini, keberadaan Supersemar yang asli pun masih menjadi misteri.

2. Utusan Soeharto

republika.co.id

Setelah Soekarno memimpin rapat Kabinet 100 Menteri pada 11 Maret 1966, beliau kemudian hijrah ke Bogor dengan menggunakan helikopter setelah mengetahui jika area sidang tengah dikepung oleh ‘pasukan liar’ yang diketahui merupakan pasukan Kostrad. Sesampainya di Bogor, Soekarno kemudian didatangi oleh tiga orang perwira tinggi Angkatan Darat yang tidak lain merupakan utusan Soeharto. Mereka adalah Brigadir Jendral M. Jusuf, Brigadir Jendral Amir Machmud serta Brigadir Jendral Basuki Rahmat. 

3. Ditodong pistol

suarajihadislam.blogspot.com

Setelah tiga utusan Soeharto sampai di Istana Bogor, mereka kemudian bertemu dengan Soekarno. Tidak jelas perihal yang dirundingkan oleh keempat orang tersebut. Namun yang jelas, sesampainya di Jakarta, ketiga utusan Soeharto telah mengantongi Supersemar tersebut. Seorang pengawal presiden bernama Sukardjo Wilardjito menyatakan jika Soekarno telah ditodong pistol oleh salah seorang jenderal utusan Soeharto. Catatan lain mengatakan jika pada saat itu, Istana Bogor telah dikepung oleh tank-tank TNI dan ribuan massa yang tengah berunjuk rasa.

4. Bukan surat penyerahan kekuasaan
nasional.kompas.com

Banyak sejarawan yang meyakini jika isi dari Supersemar bukanlah sebuah penyerahan kekuasaan seperti apa yang dipropagandakan oleh TNI. Dalam pidatonya pada tanggal 17 Agustus 1966, Soekarno mengecam pihak-pihak yang telah mengkhianati perintahnya.

“Jangan jegal perintah saya! Jangan saya dikentuti!” seru Soekarno dalam pidatonya. Soekarno pun menegaskan kembali jika Supersemar bukanlah transfer of authority, melainkan hanya sekadar surat perintah.

5. Siapa ketik Supersemar?
penasoekarno.wordpress.com

Banyak orang yang mengaku jika dirinya yang mengetik Surat Perintah Sebelas Maret tersebut. Salah satunya adalah salah seorang perwira Cakrabirawa, Letkol (Purn) Ali Ebram. Ia mengaku telah mengetik Supersemar dengan didampingi oleh Soekarno secara langsung. Namun, sejarawan asal Irlandia, Bennedict Anderson memiliki kesaksian dari perwira lain yang mengatakan jika Supersemar ditulis di atas secarik kertas berkop Markas Besar Angkatan Darat yang artinya naskah Supersemar tidak disusun secara langsung oleh Soekarno.

6. Geliat Soeharto

www.dw.com

Hanya berselang 24 jam dari terbitnya surat ‘sakti’ tersebut, Soeharto dengan segera langsung membubarkan barisan PKI, menangkapi anggota kabinet serta orang-orang terdekat Soekarno. Padahal, menurut kesaksian adik Soeharto, Proboditedjo, surat tersebut tidak secara eksplisit memerintahkan pembubaran PKI. Akibat kejadian tersebut, Soekarno pun kemudian menerbitkan Surat Perintah Tiga Belas Maret atau Supertasmar untuk mengklarifikasi isi dari Supersemar sebelumnya. Namun, hingga kini surat tersebut hilang tanpa bekas.

7. Pengasingan Soekarno

kumparan.com

Setelah kekuasaannya dilucuti oleh Soeharto, Soekarno pun kemudian diasingkan dari perpolitikan Indonesia. Beliau dilarang membaca koran ataupun sekadar mendengar radio. Bahkan, kunjungan keluarga serta layanan kesehatannya pun dibatasi. Di sisi lain, Soeharto mulai membangun kekuasaannya dengan membentuk kabinet serta membujuk parlemen untuk segera mengesahkan Supersemar dalam TAP MPRS No. IX/MPRS/1966.

8. Bunyi Supersemar

nasional.kompas.com

Berikut ini merupakan bunyi dari Supersemar versi Markas Besar Angkatan Darat yang dilansir dari laman learnsejarah.com, Senin (12/3/2018).

SURAT PERINTAH

I. Mengingat:

11. Tingkatan Revolusi kini ini, dan kondisi politik baik nasional ataupun Internasional

12. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi terhadap tanggal 8 Maret 1966

II. Menimbang:

21. butuh adanja ketenangan serta kestabilan Pemerintahan serta djalannja Revolusi 22. butuh adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI serta Rakjat buat memelihara kepemimpinan serta kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi dan segala adjaran-adjarannja

III. Memutuskan/Memerintahkan:

Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT

Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi:

1. Mengambil segala perlakuan jang dikata perlu, buat terdjaminnja keamanan serta ketenangan dan kestabilan djalannja Pemerintahan serta djalannja Revolusi, dan mendjamin keselamatan pribadi serta kewibawaan leader Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris MPRS. demi buat keutuhan Bangsa serta Negara Republik Indonesia, serta melakukan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja3. agar menyiarkan segala sebuah jang bersangkuta-paut dalam tugas serta tanggung-djawabnja layaknya tersebut diatas

IV. Selesai

Djakarta, 11 Maret 1966.

Pada akhirnya, Supersemar dijadikan oleh Soeharto sebagai senjata untuk melahirkan orde baru. Hingga saat ini, bunyi dari Supersemar dan Supertasmar yang asli pun tidak diketahui. Semuanya tenggelam bersama kepergian para saksi kunci peristiwa tersebut. Entah bagaimana kebenarannya, tapi kita sebagai warga negara Indonesia sudah sepatutnya untuk lebih peduli pada dinamika politik dalam negeri. Bukan hanya mengecam, namun juga memberi suara dan dukungan agar politik Indonesia dapat lebih baik, dan lebih bersih dari praktik KKN.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Selamat! Kapal Pinisi Kini Sudah Diakui Sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO!

Selamat! Kapal Pinisi Kini Sudah Diakui Sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO!

Begini 7 Potret Ekspresi Lucu Jokowi yang Tertangkap Kamera. Presiden Juga Manusia, Bung!

Begini 7 Potret Ekspresi Lucu Jokowi yang Tertangkap Kamera. Presiden Juga Manusia, Bung!

Begini Kisah Soekarno yang Dikawal Oleh Kelompok Yakuza Saat Kunjungan Ke Jepang. Kece!

Begini Kisah Soekarno yang Dikawal Oleh Kelompok Yakuza Saat Kunjungan Ke Jepang. Kece!

Fakta Kemewahan Pengacara Hotman Paris Hutapea yang Bisa Bikin Ngerasa Miskin Mendadak!

Fakta Kemewahan Pengacara Hotman Paris Hutapea yang Bisa Bikin Ngerasa Miskin Mendadak!

Data Pribadi Kita di Kominfo Dikabarkan Bocor, Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Ponsel?

Data Pribadi Kita di Kominfo Dikabarkan Bocor, Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Ponsel?

Misteri Suku Lingon di Pedalaman Indonesia yang Bermata Biru Seperti Orang Bule

Misteri Suku Lingon di Pedalaman Indonesia yang Bermata Biru Seperti Orang Bule

loading