Masih Jomblo? Coba Deh Ikutan Tradisi Cari Jodoh di Berbagai Daerah Indonesia Ini

diahgosalini.blogspot.co.id

Hari gini masih jomblo? Udah gak zaman kali. Memiliki pasangan hidup baik itu pacar maupun suami memang seneng rasanya. Ada seseorang yang dijadikan tempat untuk berbagi apapun, baik suka maupun duka. Kadang suka iri kalau ngeliat temen pada bawa pasangan sedangkan kita masih melajang aja gitu. Pedih banget rasanya di hati.

Tapi tenang aja, kali ini YuKepo udah nyiapin buat kamu berbagai tradisi di Indonesia khusus para jomblowan-jomblowati nih. Tradisi ini memang dilakukan sebagai tradisi cari jodoh. Kan kasihan kalau kamu jomblo terus sampai lumutan. Penasaran kayak gimana? Yuk langsung aja kepoin!

1. Omed-omedan – Bali

www.boombastis.com

Kita memang udah gak asing lagi mendengar daerah ini. Pulau Dewata yang menyajikan beragam keindahan pantainya ternyata juga memiliki salah satu tradisi cari jodoh yang unik lho. Tradisi ini bernama “omed-omedan” yang berarti “tarik-tarikan”. Tradisi yang hanya ada di Bali ini memang hanya diikuti oleh para remaja pria dan wanita usia 17-30 tahun yang masih melajang lho ya. Tradisi ini memang memungkinkan para pria dan wanita untuk berpelukan dan berciuman. Tapi jangan dikira hal ini dilakukan untuk mengumbar nafsu, melainkan untuk merasakan hal kebersamaan dan kekeluargaan.

2. Ngarot – Indramayu

www.tosupedia.com

Tradisi ngarot sebenarnya merupakan rasa ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh para petani dalam menyambut masa panen. Tradisi ini hanya diikuti oleh para pemuda dan pemudi yang masih melajang. Dalam prosesinya, para pemuda-pemudi tersebut diarak mengelilingi desa. Bedanya, para pemudi yang mengikuti pawai ini, kepalanya akan menggunakan hiasan bunga. Mitosnya, apabila hiasan bunga di kepala peserta wanita tersebut layu, itu artinya perempuan itu sudah tidak perawan lagi sehingga akan sulit untuk dipilih oleh peserta prianya.

3. Jaringan – Indramayu

www.inovasee.com

Kalau biasanya di daerah lain ada pasar yang menjajakan bahan-bahan pokok atau hewan, di Indramayu ada Pasar Jodoh. Seperti namanya, pasar ini memang sebagai pusat pencarian Jodoh yang ada di Kecaamatan Kandang Haur, Kabupaten Indraayu, Jawa Barat. Tradisinya, para pria yang mau mencari jodoh di sini harus menggunakan sarung. Selama acara di pasar jodoh ini mereka akan berbaur, pria dan wanita. Mulai dari sang pria mengajak wanitanya jalan-jalan dan makan, hingga langsung melamarnya. Mantab!

4. Gredoan – Banyuwangi

www.inovasee.com

Tradisi Gredoan ini memang dilaksanakan setiap malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dipertahankan secara turun-temurun. Gredoan artinya menggoda dalam Bahasa Banyuwangi. Bedanya dengan tradisi Omed-omedan di Bali, tradisi ini masih dilakukan sesuai adat yang berlaku. Prosesnya, si Pria datang langsung ke rumah wanita incarannya untuk menggodanya, syukur-syukur kalau langsung lamaran ya. Ada yang mau digoda gak nih?

5. Barempuk – Sumbawa

www.inovasee.com

Seperti di film-film, cara mendapatkan atensi dari wanita idaman ini memang sedikit menggunakan kekerasan. Tradisi Barempuk ini dilakukan oleh beberapa orang pria yang bertarung adu pukul selama 3 ronde. Yang menang ialah yang mendapatkan wanita idamannya. Pastinya semua wanita mau dong punya pasangan yang perkasa?

6. Kabuenga – Wakatobi

www.hipwee.com

Tradisi cari jodoh yang biasanya dilakukan setelah Idul Fitri ini memang cukup unik lho. Para wanita lajang akan mulai berkumpul di sebuah tanah lapang dan menjajakan makanan dan minuman bagi pria lajang. Makanan dan minuman tersebut tidak diberikan gratis, melainkan dijual. Para pria yang medatangi lapangan tersebut boleh membeli lebih dari satu penjual. Dimulai dari perdagangan makanan dan minuman ini diharapkan mereka bisa memulai hubungan. 

7. Kamomose – Buton

www.hipwee.com

Beda di Wakatobi, beda juga dengan di Buton. Tradisi yang dinamakan dengan Kamomose ini dilakukan dengan cara membariskan para perempuan lajang yang sudah cantik berdandan sambil memegang sebuah wadah. Nah, setiap pria lajang yang hadir bisa memasukkan kacang goreng ke wadah yang dipegang perempuan tadi sebagai tanda tertarik. Kalau sudah sama-sama tertarik, bisa langsung dilanjutkan ke hadapan keluarga kalau begitu.

Nah, jadi kamu tertarik ikutan dengan tradisi cari jodoh yang mana? Tradisi-tadisi di atas jangan kamu pandang sebagai tradisi pelampiasan nafsu semata ya. Kalau kamu ikutan, pastikan niatmu memang baik untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Semoga langgeng ya. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dikira Sebagai Lagu Pemanggil Kuntilanak, Inilah Makna Lagu Lingsir Wengi Sebenarnya

Dikira Sebagai Lagu Pemanggil Kuntilanak, Inilah Makna Lagu Lingsir Wengi Sebenarnya

Belgia Menyajikan Miniatur Indonesia dengan Nama "The Kingdom of Ganesha", Tengok Yuk!

Belgia Menyajikan Miniatur Indonesia dengan Nama "The Kingdom of Ganesha", Tengok Yuk!

Sate Bukan Sekedar Tusuk Menusuk Daging, Inilah Asal-usul Sate yang Jarang Diketahui

Sate Bukan Sekedar Tusuk Menusuk Daging, Inilah Asal-usul Sate yang Jarang Diketahui

Jalan Trans Papua Sebagai Titik Cerah Bagi Masyarakat Papua, Bagaimana Wujudnya?

Jalan Trans Papua Sebagai Titik Cerah Bagi Masyarakat Papua, Bagaimana Wujudnya?

Dinilai Sudah Tidak Relevan, Beberapa Kebiasaan Orang Indonesia ini Perlahan Mulai Ditinggalkan

Dinilai Sudah Tidak Relevan, Beberapa Kebiasaan Orang Indonesia ini Perlahan Mulai Ditinggalkan

7 Kampung Adat di Tanah Sunda ini Masih Bertahan Walau Bukan di Pedalaman

7 Kampung Adat di Tanah Sunda ini Masih Bertahan Walau Bukan di Pedalaman

loading