Masa Kecilmu Pasti Bahagia Kalau Pernah Baca 7 Cerita Rakyat Indonesia Ini

15 Juni 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Ingat gak sewaktu kecil kita sering banget dibelikan buku cerita? Biasanya sih buku-buku tersebut menceritakan tentang legenda atau mitos yang ada di Indonesia. Kadang baca sendiri, kadang juga dibacain sama orang tua sebelum tidur. Kali ini YuKepo mau ajak kamu nostalgia ke masa kecil. Kira-kira cerita rakyat Indonesia apa aja sih yang sudah kamu baca?

1. Roro Jonggrang

Cerita rakyat Indonesia mengenai Roro Jonggrang ini pasti udah ribuan kali kamu baca. Masih ingat gak gimana jalan ceritanya? Cerita mengenai Roro Jonggrang merupakan seorang putri yang ingin dipersunting oleh laki-laki yang tidak dicintainya. LakI-laki tersebut adalah Bandung Bondowoso. Roro Jonggrang tidak mau menikahi Bandung Bondowoso karena telah membunuh ayahnya yaitu Prabu Baka. Namun karena terus memaksa, Roro Jonggrang memberikan syarat yang mustahil terwujud yaitu membangun seribu candi dalam waktu semalam.

Namun upaya Bandung Bondowoso hampir berhasil, ia sudah membuat 999 candi. Roro Jonggrang membuat Bandung Bondowoso tertipu bahwa pagi sudah datang. Mengetahui bahwa tertipu, Bandung Bondowoso murka dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu. Patung Roro Jonggrang tersebutlah yang melengkapi seribu candi tersebut. Diketahui kompleks candi tersebut adalah kompleks candi prambanan.

2. Timun Mas

Timun Mas bercerita tentang sepasang suami istri yang tak juga kunjung dikaruniai seorang anak. Karena terus berdoa, pasangan tersebut diberi sebuah biji mentimun. Ditanamlah biji tersebut hingga tumbuh mentimun. Saat berbuah, ternyata di dalam buah mentimun tersebut terdapat seorang bayi yang kemudian diangkat anak. Sesuai kesepakatan, saat Timun Mas berusia 17 tahun Timun Mas harus kembali ke pelukan raksasa. Namun berkat doa kedua orang tuanya, Timun Mas bisa lolos dari kejaran raksasa tersebut.

3. Malin Kundang

Cerita legenda yang satu ini memang paling populer berasal Sumatera Barat. Malin Kundang bercerita tentang seorang laki-laki yang durhaka karena tidak mau mengakui ibunya sendiri. Laki-laki ini malu memiliki ibu dari kalangan miskin. Karena sakit hati, sang ibu mengutuk laki-laki ini menjadi batu. Di Sumatera Barat memang terdapat sebuah batu yang berbentuk manusia sedang bersujud, mitosnya ini adalah manusia batu atau Malin Kundang tersebut.

4. Lutung Kasarung

Purbasari adalah seorang putri kerajaan yang sedang diasingkan di dalam hutan. Seekor kera atau lutung datang menghiburnya. Hingga pada suatu hari sang kakak, Purbasarang mengunjungi Purbasari di dalam hutan. Maksud kedatangannya adalah untuk membandingkan tunangan mereka. Purbasari kemudian menunjuk si Lutung Kasarung menjadi tunangannya. Karena diejek terus menerus, Lutung Kasarung berubah menjadi pemuda yang sangat tampan kemudian memperistri Purbasari.

5. Sangkuriang

Cerita sangkuriang ini ada hubungannya dengan legenda Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat. Sangkuriang adalah seorang anak putri raja yang bernama Dayang Sumbi. Sangkuriang sewaktu kecil diusir karena melakukan kesalahan fatal. Saat sudah dewasa, Sangkuriang bertemu lagi dengan Dayang Sumbi yaitu ibunya yang semakin cantik. Sangkuriang memang ingin memperistri Dayang Sumbi. Sadar karena itu anaknya, Dayang Sumbi melakukan berbagai cara untuk mencegahnya. Syarat membuat bendungan dan perahu dilontarkan untuk Sangkuriang. Karena kesal karena kehabisan waktu, perahu tersebut ditendangnya dan berubah menjadi gunung.

6. Keong Mas

Keong Mas bercerita tentang seorang gadis yang dibuang oleh ibunya sendiri agar tidak dibunuh ayahnya. Gadis tersebut bernama Jambean. Gadis tersebut kemudian berubah menjadi keong berwarna emas. Di tangan janda, Jambean diselamatkan dan diubah menjadi manusia. Jambean yang pandai menenun mampu memikat hati raja hingga diperistri.

7. Bawang Merah, Bawang Putih

Kisah mengenai Bawang Merah dan Bawang Putih ini menjadi yang paling populer karena pernah diangkat menjadi sinetron. Cerita ini mengenai seorang anak yang harus terima ayahnya menikah lagi setelah sang ibu meninggal. Sayangnya, ibu dan adik tirinya jahat. Bawang Putih selalu disiksa oleh ibu dan adik tirinya saat sang ayah tidak ada. Karena keserakahan dan kejahatan Bawang Merah dan ibunya, mereka mendapatkan ganjaran yang setimpal.

Nah, itulah tadi beberapa cerita rakyat Indonesia yang kerap mewarnai hari-harimu di masa kecil. Cerita-cerita di atas memang kaya akan nilai dan makna kehidupan. Makanya banyak diperkenalkan oleh anak kecil supaya bisa mengambil nilai positif dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Cerita rakyat favoritmu yang mana?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES