Kisah Pilu Fientje de Feniks, Gadis Penghibur Zaman Penjajahan yang Jadi Korban Pembunuhan

www.yukepo.com

Indonesia pernah dihebohkan dengan mencuatnya isu prostitusi online yang kabarnya melibatkan para artis ternama. Dalam sebuah laman di internet muncul daftar nama-nama artis beserta tarif sewanya. Baru-baru ini, kabar penutupan Hotel Alexis juga menjadi sorotan karena diduga adanya praktik prostitusi di dalamnya. Isu tentang penjaja seks di Indonesia memang menjadi hal yang selalu menarik untuk dibahas. Karena isu tersebut terbilang masih tabu di negeri kita tercinta ini.

www.indonesia-investments.com

Namun ternyata, prostitusi sudah ada di negeri ini sejak lama bahkan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Salah satu kupu-kupu malam yang paling populer di zaman kolonial Belanda adalah Fientje de Feniks. Fientje de Feniks dianggap sebagai gadis penghihur kelas atas karena melayani kalangan atas bahkan para meneer Belanda.

www.boombastis.com

Fientje de Feniks memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Ia berparas cantik dengan mata yang bulat, hidung mancung, bibir sensual, dan rambut hitam panjang. Ia juga merupakan gadis campuran Indonesia-Eropa. Saat itu, gadis berwajah campuran sangatlah jarang sehingga pantaslah ia menjadi primadona saat itu.

www.boombastis.com

Selain karena kecantikannya, kisah tragis nan pilu yang menimpa Fientje de Feniks juga tak lepas dari sorotan. Ia ditemukan tewas mengapung di dalam karung beras. Parahnya, ia juga tersangkut di pintu air dengan tangan terikat. Sontak penemuan mayatnya pada Jumat, 17 Mei 1912 itu mampu menggegerkan Kota Batavia. Kematiannya menjadi kasus pembunuhan pertama yang disertai bumbu-bumbu kekerasan dan seks di zaman itu.

news.okezone.com

Pembunuh pelacur cantik itu diduga adalah seorang Belanda yang juga menjadi pelanggan setianya, Willem Frederick Gemser Brinkman. Tuduhan itu muncul karena Gemser Brinkman diketahui sebagai orang terakhir bersama Fientje. Awalnya, Brinkman menyangkal tuduhan itu dengan tegas. Ia pun berkata sombong bahwa dirinya akan lepas dari hukuman dan tuduhan karena ia termasuk kaum elite yang tergabung dalam Societeit Corcondia. Societeit Corcondia merupakan sebuah organisasi yang anggotanya adalah sosok-sosok yanh berpengaruh dalam pemerintahan.

Namun, semua bukti dan saksi mengarah kepada Brinkman. Raonah, pelacur pribumi, memberikan keterangan bahwa dirinya melihat Brinkman dan Fientje bertengkar. Bahkan katanya, ia melihat Brinkman mencekik Fientje di sela-sela bilik bambu. Ada versi lain terkait pembunuhan Fientje. Dikatakan bahwa Brinkman telah menyewa tiga orang pria untuk menghabisi si gadis penghibur ini. Salah satu pria itu bernama Silun. Silun mencekik Fientje hingga tewas dan membuang mayatnya di Kalibaru, Batavia. Saat diinterogasi oleh polisi, ia mengaku menyesal, apalagi dia belum dibayar penuh oleh Brinkman.

www.erabaru.net

Akhirnya, Gemser Brinkman ditangkap dan dimasukkan ke penjara. Alasan pembunuhan ini diduga karena rasa cemburu. Brinkman ingin menjadikan Fientje sebagai gundik atau simpanan, tapi Fientje menolak dan tetap memilih menjalani profesinya. Sebelum hukuman eksekusi dilakukan terhadapnya, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di dalam sel tahanan. Hal itu dilakukannya lantaran ia stres berat.

www.yukepo.com

Kecantikan dan kisah pilu Fientje muncul dalam beberapa karya sastra. Tan Boem Kim menulis kisahnya dalam buku yang berjudul Fientje de Feniks atawa djadi korban dari tjemboeroean yang terbit di tahun 1915. Masih di tahun yang sama, terbit juga buku karya Drekkerij Tjiong Koen Bie dengan judul Nona Fientje de Feniks. Setahun setelahnya juga diterbitkan buku dengan judul Sair Nona Fientje de Feniks dan Sakalian Ia Poenja Korban jang Bener Terjadi di Betawi antara taon 1912-1915. Adapula buku karya Peter van Zonneveld yang berjudul De Moord op Fientje de Feniks.

Nasib Fientje de Feniks memang sangat buruk, Ia harus tewas dengan cara yang tragis dan mengenaskan. Tapi, ada satu hal yang bisa kita tarik sebagai pelajaran. Keadilan telah ditegakkan dalam kasus ini. Meskipun pelakunya adalah seorang elite Belanda, dan korbannya merupakan seorang gadis penghibur yang berdarah pribumi, ia tetap dikenai hukuman yang setimpal.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Kamu Harus Berterima Kasih Sama Kabinet Soekiman, Pencetus THR Bagi Pekerja di Indonesia!

Kamu Harus Berterima Kasih Sama Kabinet Soekiman, Pencetus THR Bagi Pekerja di Indonesia!

Wow! Begini Cantiknya Mitania Alexa, Perempuan yang Dinobatkan Berwajah Paling Ideal di Indonesia!

Wow! Begini Cantiknya Mitania Alexa, Perempuan yang Dinobatkan Berwajah Paling Ideal di Indonesia!

5 Penemuan Uang Koin Kuno di Indonesia, Bukti Eksisnya Peradaban Masa Lalu

5 Penemuan Uang Koin Kuno di Indonesia, Bukti Eksisnya Peradaban Masa Lalu

Meski Menjijikkan, Cafe Jamban di Semarang Ini Punya Tujuan Mulia, Lho! Berani Coba?

Meski Menjijikkan, Cafe Jamban di Semarang Ini Punya Tujuan Mulia, Lho! Berani Coba?

Ditunjuk sebagai Panglima TNI yang Baru, Begini Rekam Jejak Marsekal Hadi Tjahjanto! Keren!

Ditunjuk sebagai Panglima TNI yang Baru, Begini Rekam Jejak Marsekal Hadi Tjahjanto! Keren!

Begini Penampakan 7 Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia, Beda Jauh Nggak Ya?

Begini Penampakan 7 Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia, Beda Jauh Nggak Ya?

loading