Keren! Begini Jadinya Jika "Aku Sayang Kamu" di Terjemahkan dalam 15 Bahasa Lokal

28 Agustus 2017
|Romlah Sundari
599SHARES

Bahasa daerah Indonesia yang begitu beragam menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Dari sabang sampai merauke, terdapat setidaknya 700 bahasa daerah yang masih kerap digunakan oleh masyarakat. Di beberapa daerah bahkan terdapat bahasa yang berbeda dari satu desa ke desa lainnya. Oleh karena itu, tidak heran jika Indonesia memang membutuhkan bahasa pemersatu, bahasa nasional yang dapat dipahami oleh semua orang di seluruh pelosok Indonesia. Meski begitu, namun bahasa daerah juga perlu dipelajari karena bahasa daerah ini adalah bagian dari identitas budaya tiap daerah dan kita perlu melestarikan identitas budaya ini yang sering kali mengandung karakteristik khas dan filosofi dari tiap budaya.

Menuturkan bahasa daerah, selain dapat membantu melestarikan keberagaman budaya Indonesia, sebenarnya juga memiliki fungsi praktis lainnya, yaitu untuk menarik hati gebetan. Bagaimana tidak tertarik? Dengan menuturkan berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia, maka akan dapat membuatmu terlihat seperti seseorang yang sangat bangga akan budaya dan berani menjadi anti mainstream dengan mempelajari bahasa daerah alih-alih bahasa negeri orang. Selain itu, dibutuhkan seseorang yang jenius untuk dapat mempelajari bahasa lokal dari banyak daerah di Indonesia yang sering kali tidak tampak benang merahnya antara satu bahasa dengan lainnya. Nah, kalau mempelajari banyak bahasa daerah dengan serius terasa terlalu berat bagimu, mungkin kamu dapat mempelajari kalimat-kalimat yang umum terlebih dahulu. Nah, bagi kamu yang mau nyoba merayu gebetan dengan bahasa daerah, nih YuKepo udah kumpulin terjemahan, “Aku Sayang Kamu” dari lima belas bahasa daerah! Yuk, kepo!

4. Banjarmasin

6. Bima, NTB

10. Madura

11. Malang

12. Singkawang

13. Sumbawa, NTB

Benar kan, bahasa daerah di Indonesia ini sangat bervariasi. Kata “aku” saja bisa jadi macam-macam, dari “ku” sampai “nahu”. Kekayaan bahasa daerah ini rasanya sayang jika harus tergerus modernisasi. Oleh karena itu, meski belajar bahasa asing itu baik, namun jangan lupakan pula bahasa daerah kita sebagai identitas budaya kita. Mungkin kita dapat mulai mempelajari bahasa daerah dengan menggunakan frasa-frasa umum dan sederhana dalam bahasa daerah untuk percakapan sehari-hari. Kita bisa juga, lho, menggunakan bahasa daerah untuk merayu gebetan atau pacar. Dijamin dia akan terpukau dengan wawasanmu yang luas! Dicoba, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
599SHARES