Kelakuan, Beberapa Bahasa Bencong Ini Bisa Bikin Kamu Merasa "Cucok Meong"!

04 November 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Pernah gak sih kalian merasa kebingungan pas mendengarkan dua atau lebih bencong atau ladyboy yang lagi ngobrol, baik sengaja maupun enggak? Kalau enggak, selamat buat kalian. Kalau pernah, gimana rasanya? Risih? Lucu? Penasaran? Atau malah justru jadi pengen belajar bahasanya? Soalnya, bahasanya memang gak bisa dimengerti oleh semua orang, sih. Lucu aja.

Gak jelas juga siapa yang pertama kali memopulerkan kaidah bahasa bencong di antara para bencong, baik yang ada di ibu kota maupun luar kota. Kayaknya, bencong-bencong yang ada di luar negeri gak sampe bikin bahasa sendiri gitu sih, ya? Mereka tetap pakai bahasa yang pada umumnya digunakan oleh orang banyak. Terus, kenapa para bencong di Indonesia malah bikin bahasanya sendiri, ya?Sebenarnya, bahasa-bahasa bencong gak beda jauh sama bahasa Indonesia, cuma agak sedikit diubah aja biar lebih “cucok meong”. Waduh, apaan lagi tuh, ya? Mau marah cuma gak bisa, akhirnya kita cuma bisa ketawa karena mendengar percakapan para bencong tersebut.

Nah, menyadari bahwa kebanyakan di antara kita yang bukan bencong mengaku kesulitan untuk memahami perbincangan para bencong, baik yang ada di salon maupun di pinggir jalan, kali ini YuKepo mau bahas mengenai beberapa bahasa bencong yang mungkin aja belum kamu tau. Jadi, kalau besok-besok ketemu bencong, kalian bisa ngobrol, deh. Penasaran? Yuk, kepoin bareng YuKepo!

1. Betaria Soneta = Bete

2. Juwanda Idrus = Hujan Deras

3. Malaria Minggurita = Malam Minggu

4. Nences Goyeng = Nasi Goreng

6. Panasonic Award = Panas

7. Selamarcia Ulilang Tahtakota = Selamat Ulang Tahun

8. Senapan Pagoda = Senam Pagi

9. Soleram Jumanji = Solat Jumat

Waduh-waduh, emang dasar bencong ya, main ubah bahasa seenaknya aja. Udah bagus-bagus kita menggunakan bahasa Indonesia, malah dibelokin ke bahasa yang gak jelas juntrungannya kayak gitu. Buat bencong-bencong, tobat aja, ya. Daripada besok-besok diomelin sama Om Ivan Lanin. Hayo adik-adik yang budiman, jangan ditiru, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES