Jangan Sampai Gagal Paham, 7 Kata Ini Punya Makna Berbeda di Tiap Daerah!

10 September 2017
|Romlah Sundari
333SHARES

Kekayaan bahasa di Indonesia memang menakjubkan. Dari ujung Sabang hingga ujung Merauke terdapat setidaknya 700 bahasa lokal yang hingga saat ini masih dituturkan oleh penduduk Indonesia. Di satu kabupaten Alor yang terletak di Nusa Tenggara Timur saja terdapat 42 bahasa lokal yang dituturkan. Memang di beberapa daerah, setiap desa memiliki bahasa lokalnya sendiri. Bagaimanapun, meski kekayaan bahasa ini indah dan menjadi daya tarik Indonesia di mata peneliti linguistik dunia, bahasa daerah ternyata memiliki bahayanya sendiri.

Ya, bahasa daerah dapat menjadi berbahaya karena bisa memicu terjadinya kesalahpahaman. Apalagi jika satu kata memiliki makna ganda di daerah-daerah yang berbeda. Contohnya saja nih, misalnya seseorang yang berasal dari Padang mengucapkan kata “bujang” yang dalam bahasa Padang berarti pemuda, ke seorang lain yang berasal dari suku Batak. Orang Batak yang mendengar kata “bujang” akan langsung tersulut emosi. Pasalnya, kata “bujang” dalam bahasa Batak berarti brengsek. Nah, terang saja orang Batak akan marah saat dikatakan sebagai bujang oleh orang Padang.

Sebenarnya efek samping dari adanya beragam bahasa di Indonesia ini dapat kita tanggulangi dengan cara berbicara menggunakan bahasa nasional. Akan tetapi, sering kali bahasa daerah asal kita telah begitu melekat dengan lidah kita sehingga kita sering kelepasan menggunakan kosakata asal dari daerah kita. Nah, untuk menanggulangi terjadinya salah paham, ada baiknya kita mencari tahu kata-kata yang bermakna ganda yang ada di berbagai bahasa lokal. Berikut Yukepo telah kumpulkan tujuh kata dengan makna yang berbeda di dua daerah. Yuk, kepo!

5. Sampean

Selain ketujuh kata di atas, terdapat jauh lebih banyak lagi kata-kata dengan makna ganda yang ada di Indonesia. Antara bahasa Jawa dan bahasa Sunda saja sudah ada banyak kata yang sama, namun memiliki makna yang berbeda. Oleh karena itu, memang rasa-rasanya penting bagi kita untuk belajar berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia. Meski kita tidak perlu memahami semua bahasa yang ada di Indonesia, namun saat kita akan bertandang ke daerah lain, lebih baik kita terlebih dahulu mempelajari kosakata-kosakata dasar di daerah tersebut. Selain itu, saat baru pertama datang ke daerah lain, menggunakan bahasa Indonesia akan menjadi pilihan yang lebih aman karena akan meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahpahaman.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
333SHARES