Jangan Sampai Gagal Paham, 7 Kata Ini Punya Makna Berbeda di Tiap Daerah!

www.yukepo.com

Kekayaan bahasa di Indonesia memang menakjubkan. Dari ujung Sabang hingga ujung Merauke terdapat setidaknya 700 bahasa lokal yang hingga saat ini masih dituturkan oleh penduduk Indonesia. Di satu kabupaten Alor yang terletak di Nusa Tenggara Timur saja terdapat 42 bahasa lokal yang dituturkan. Memang di beberapa daerah, setiap desa memiliki bahasa lokalnya sendiri. Bagaimanapun, meski kekayaan bahasa ini indah dan menjadi daya tarik Indonesia di mata peneliti linguistik dunia, bahasa daerah ternyata memiliki bahayanya sendiri.

Ya, bahasa daerah dapat menjadi berbahaya karena bisa memicu terjadinya kesalahpahaman. Apalagi jika satu kata memiliki makna ganda di daerah-daerah yang berbeda. Contohnya saja nih, misalnya seseorang yang berasal dari Padang mengucapkan kata “bujang” yang dalam bahasa Padang berarti pemuda, ke seorang lain yang berasal dari suku Batak. Orang Batak yang mendengar kata “bujang” akan langsung tersulut emosi. Pasalnya, kata “bujang” dalam bahasa Batak berarti brengsek. Nah, terang saja orang Batak akan marah saat dikatakan sebagai bujang oleh orang Padang.

Sebenarnya efek samping dari adanya beragam bahasa di Indonesia ini dapat kita tanggulangi dengan cara berbicara menggunakan bahasa nasional. Akan tetapi, sering kali bahasa daerah asal kita telah begitu melekat dengan lidah kita sehingga kita sering kelepasan menggunakan kosakata asal dari daerah kita. Nah, untuk menanggulangi terjadinya salah paham, ada baiknya kita mencari tahu kata-kata yang bermakna ganda yang ada di berbagai bahasa lokal. Berikut Yukepo telah kumpulkan tujuh kata dengan makna yang berbeda di dua daerah. Yuk, kepo!

1. Jawi

www.yukepo.com

2. Mak

www.yukepo.com

3. Urang

www.yukepo.com
4. Gedang
www.yukepo.com
5. Sampean
www.yukepo.com

6. Bujur

www.yukepo.com

7. Lawang

www.yukepo.com

Selain ketujuh kata di atas, terdapat jauh lebih banyak lagi kata-kata dengan makna ganda yang ada di Indonesia. Antara bahasa Jawa dan bahasa Sunda saja sudah ada banyak kata yang sama, namun memiliki makna yang berbeda. Oleh karena itu, memang rasa-rasanya penting bagi kita untuk belajar berbagai bahasa daerah yang ada di Indonesia. Meski kita tidak perlu memahami semua bahasa yang ada di Indonesia, namun saat kita akan bertandang ke daerah lain, lebih baik kita terlebih dahulu mempelajari kosakata-kosakata dasar di daerah tersebut. Selain itu, saat baru pertama datang ke daerah lain, menggunakan bahasa Indonesia akan menjadi pilihan yang lebih aman karena akan meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahpahaman.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dukun-dukun di Indonesia Sering Melakukan Trik Kebohongan Ini untuk Menarik Pasiennya

Dukun-dukun di Indonesia Sering Melakukan Trik Kebohongan Ini untuk Menarik Pasiennya

Terkait Krisis Kemanusiaan Etnis Rohingya, Inilah 7 Sikap yang Diambil oleh Indonesia

Terkait Krisis Kemanusiaan Etnis Rohingya, Inilah 7 Sikap yang Diambil oleh Indonesia

Nggak Keterima Seleksi CPNS? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Baper!

Nggak Keterima Seleksi CPNS? Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Baper!

Pasangan Ini Gagal Menikah di KUA, Ternyata Karena Jenis Kelaminnya Sama!

Pasangan Ini Gagal Menikah di KUA, Ternyata Karena Jenis Kelaminnya Sama!

Inilah Beberapa Langkah yang Dilakukan Indonesia untuk Menghapus Penindasan Etnis Rohingya

Inilah Beberapa Langkah yang Dilakukan Indonesia untuk Menghapus Penindasan Etnis Rohingya

Dari Pantura hingga Layar Kaca, Inilah Sejarah dan Perkembangan Dangdut Koplo di Indonesia

Dari Pantura hingga Layar Kaca, Inilah Sejarah dan Perkembangan Dangdut Koplo di Indonesia

loading