Inilah Rangkuman Filosofi Orang Jawa yang Bisa Menyelamatkan Hidup Manusia di Dunia

phinemo.com

Seperti yang kita ketahui selama ini, dalam kehidupan masyarakat Jawa memang banyak sekali nilai-nilai filosofis yang menuntun kita agar menjadi pribadi yang baik. Nilai-nilai filosofis tersebut menjadi salah satu pembeda yang dimiliki oleh masyarakat Jawa dengan yang lainnya. Bukan hanya dalam urusan kesenian seperti pewayangan, kehidupan sehari-hari juga tak lekang dari nilai-nilai yang tinggi. Seperti beberapa filosofi masyarakat Jawa ini yang bisa menuntun kita menjadi pribadi yang lebih baik.

1. Sura Dira Jayadiningrat, Lebur Dening Pangastuti

ublik.id

Maksud dari filosofi tersebut adalah segala sifat keras hati, angkara murka, dan picik hanya bisa ditaklukkan dengan sikap bijak, baik hati, dan kesabaran. Kesimpulannya adalah segala perbuatan jahat hanya akan bisa dikalahkan dengan kebaikan.

2. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha

www.boombastis.com

Makna dari filosofi di atas adalah berjuang tanpa harus membawa massa, menang boleh, tapi tidak boleh mempermalukan atau merendahkan lawan. Selain itu juga harus berwibawa tanpa menggadangkan kekuatan, kekuasaan, keturunan, atau kekayaan. Filosofi ini lebih banyak digunakan para ksatria Jawa saat berjuang. 

3. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo

www.otonomi.co.id

Makna dari filosofi di atas adalah jangan pernah tergiur dengan hal-hal yang kelihatannya mewah dan indah. Janganlah berpikir mendua supaya tidak kendor semangat. Filosofi Jawa ini memang lebih tepat untuk persoalan rumah tangga.

4. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman

www.wajibbaca.com

Filosofi ini mengajarkan kita untuk tidak mudah terheran-heran. Jangan mudah menyesali, jangan kagetan, dan jangan manja. Di zaman sekarang ini, filosofi di atas memang penting digunakan dalam kehidupan supaya tidak mudah diadu domba.

5. Urip Iku Urup
kisahasalusul.blogspot.com

Arti dari filosofi di atas adalah hidup harus menyala dalam artian harus menjadi cahaya atau pencerahan bagi orang lain. Masyarakat Jawa memang mengajarkan untuk menjadi sosok yang bermanfaat bagi semua orang.

6. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara

www.yukepo.com

Maksud dari filosofi di atas adalah manusia harus selalu mengutamakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Selain itu, setiap manusia juga harus mampu memberantas sifat amarah, serakah, dan tamak dalam diri masing-masing.

7. Aja Adigang, Adigung, Adiguno

life.idntimes.com

Makna dari filosofi di atas adalah untuk tidak membanggakan kebesarannya dan jangan terlalu membanggakan kepandaiannya. Dengan kata lain, kita memang tidak boleh menyombongkan apa yang kita punya. Di atas langit masih ada langit. 

Nah, itulah tadi beberapa filosofi ajaran Jawa yang sebaiknya selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap filosofi di atas secara keseluruhan mengajarkan kita untuk selalu hidup sederhana dan apa adanya. Luar biasa sekali, ya?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Antara Bendera Indonesia dengan Monako

Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Antara Bendera Indonesia dengan Monako

Nggak Cuma di Luar Negeri, "Festival Seks" Ternyata Juga Ada di Gunung Kemukus!

Nggak Cuma di Luar Negeri, "Festival Seks" Ternyata Juga Ada di Gunung Kemukus!

Foto-foto Ini Membuktikan Kehebatan Kereta Indonesia Dulu, Tapi Sekarang Kok Belum Secanggih Jepang?

Foto-foto Ini Membuktikan Kehebatan Kereta Indonesia Dulu, Tapi Sekarang Kok Belum Secanggih Jepang?

Heboh Kontrak Freeport Diperpanjang, Kira-kira Gambaran Kerusakan Alam Papua Ini Berubah Nggak, Ya?

Heboh Kontrak Freeport Diperpanjang, Kira-kira Gambaran Kerusakan Alam Papua Ini Berubah Nggak, Ya?

Johny Indo, Robin Hood Indonesia yang Kabur dari Nusakambangan Kini Menjadi Juru Dakwah

Johny Indo, Robin Hood Indonesia yang Kabur dari Nusakambangan Kini Menjadi Juru Dakwah

Jauh Sebelum Jack Ma, Tokoh Asing Ini Sudah Lebih Dulu Menjadi Penasihat Indonesia

Jauh Sebelum Jack Ma, Tokoh Asing Ini Sudah Lebih Dulu Menjadi Penasihat Indonesia

loading