Inilah Asal Muasal Warteg yang Belum Pernah Kamu Ketahui Sebelumnya

www.nibble.id

Rata-rata kita semua pasti pernah merasakan yang namanya masakan warteg. Masakan khas rumahan yang murah meriah dengan porsi mengenyangkan ini memang kerap kali menjadi salah satu alternatif makanan yang sering kita pilih. Dengan menu-menu yang disajikan sederhana memang cocok untuk kita yang pada saat itu sedang lapar. Makan seporsi nasi warteg beserta serba-serbi lauknya juga bisa bikin perut kita kenyang. Soal harga jangan ditanya, murah meriah pastinya.

Kita memang sudah tau kalau warteg itu memang berasal dari singkatan “warung tegal”. Semua orang sudah pada tau mengenai hal itu. Tapi apakah kamu tau tentang asal muasal warteg dari awal hingga bisa menjamur di berbagai kota seperti sekarang ini? Kali ini YuKepo mau bahas mengenai asal muasal warteg sejak awal keberadaannya hingga kini. Sebagai para penikmat masakan warteg harusnya kamu ketahui sejarahnya dong. Yuk simak ulasan berikut ini.

www.boombastis.com

Seperti yang kita tahu sebelumnya bahwa warteg atau warung tegal merupakan sebuah kedai makanan yang berukuran sekitar 3 x 3 meter yang bangunannya tidak sebagus tempat makan biasanya. Umumnya warteg hanya seperti bangunan sederhana yang catnya kebanyakan berwarna hijau atau biru. 

jajanjalanan.com

Makanan yang disajikan di warteg biasanya berupa masakan rumahan seperti orek tempe, ayam goreng, telur balado, sayur kacang panjang, telur asin, tumis toge dan tak lupa sambal goreng. Semua menu tersebut memang disajikan dalam etalase kaca. Pembeli yang mau pesan makanannya biasanya menggunakan sistem  “touch screen” alias menunjuk menu yang berada di dalam etalase tersebut. 

www.thejakartapost.com

Warteg pada awalnya muncul pada dekade 1960-an saat di mana pembangunan infrastruktur Jakarta memang sedang gencar-gencarnya. Pada saat itu memang banyak sekali orang Tegal yang merantau ke Jakarta untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Para kuli bangunan itu juga memboyong istri mereka untuk merantau ke Jakarta. Saat sang suami sedang bekerja sebagai kuli, para istri bersiasat untuk membuka kedai makanan yang berada di sekitaran lokasi proyek. Sasarannya sudah jelas, yaitu untuk para kuli bangunan tersebut, makanya menu yang dihidangkan juga sederhana dengan harga yang murah pula. Semenjak saat itulah mulai menjamur warung-warung nasi yang bernama warung tegal alias warteg.

bayugawtama.com

Usaha warteg ini ternyata memang menjadi bisnis keluarga, tak jarang warteg yang dijalankan secara turun temurun. Gak heran kalau dalam satu keluarga ada lebih dari satu orang yang membuka bisnis kuliner ini baik di kota yang sama maupun di kota lain. Hebatnya, para pebisnis warteg ini juga membuat sebuah perhimpunan yang dinamakan Kowarteg (Koperasi Warung Tegal) yang memiliki tujuan untuk menjalin kerjasama sesama anggota koperasi tersebut.

bandung.panduanwisata.id

Bisnis yang semakin menjamur ini memang memiliki target sasaran penjualan yang bisa dibilang pas. Mereka menargetkan para pekerja kelas menengah ke bawah dan mahasiswa sebagai konsumennya, terutama anak kos. Karena makanan yang disajikan memang makanan rumahan dengan porsi besar dengan harga yang murah tentu menjadi incaran setiap orang yang berkantong pas-pasan. Gak heran juga kalau warteg menjadi salah satu alternatif warung makanan untuk menjelang tanggal tua sebelum jatuh dalam pelukan mie instan.

www.goodnewsfromindonesia.id

Ketenaran warteg ternyata tidak hanya di Indonesia lho, warung makan ini memang sudah berhasil berekspansi ke beberapa negara baik di Asia maupun Eropa. Salah satunya di Amsterdam, Belanda. Dua orang asal Indonesia yaitu Fatma Martak dan Budi Santoso membuka sebuah warteg yang sudah bertahan dalam jangka waktu lumayan lama. Mereka melihat peluang bisnis ini karena ada banyak orang Indonesia yang tinggal di Belanda. Warteg di Amsterdam ini menjadi salah satu pengobat rindu dengan kampung halaman. Bahkan di warteg ini juga memiliki beberapa pelanggan asli Belanda yang memang menyukai cita rasa masakan Indonesia.

Nah, sudah tau kan asal muasal warteg yang sering kamu kunjungi ini? Rupanya kita memang patut berbangga hati, pasalnya eksistensi warung tegal ini memang sudah merambah dunia internasional. Hal tersebut menjadi bukti bahwa makanan Indonesia memang siap bersaing dengan masakan internasional. Berterima kasihlah pada warteg-warteg yang pernah kamu kunjungi, mereka adalah penyelamat kamu saat lapar ditambah dengan kondisi kantong yang cekak. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Stress PPKM Diperpanjang, Dinar Candy Turun Ke Jalan Pakai Bikini, Terancam Bui 10 Tahun? | Keepo.me

Stress PPKM Diperpanjang, Dinar Candy Turun Ke Jalan Pakai Bikini, Terancam Bui 10 Tahun? | Keepo.me

Benarkah Ada Sentuhan Gaib di Ketok Magic? Inilah Asal Mula Ketok Magic Sebenarnya

Benarkah Ada Sentuhan Gaib di Ketok Magic? Inilah Asal Mula Ketok Magic Sebenarnya

6 Karakter Marvel yang Cocok Diperankan Deddy Corbuzier, Kira-Kira yang Mana ya? | Keepo.me

6 Karakter Marvel yang Cocok Diperankan Deddy Corbuzier, Kira-Kira yang Mana ya? | Keepo.me

Gak Konsisten! Namanya Bika Ambon Tapi Asalnya dari Medan, Apa Maksudnya?

Gak Konsisten! Namanya Bika Ambon Tapi Asalnya dari Medan, Apa Maksudnya?

RealMe Meluncurkan MagDart Pengisian Nirkabel Magnetik Tercepat di Dunia, Menjadi Pelopor Industri untuk Membangun Ekosistem Magnetik | Keepo.me

RealMe Meluncurkan MagDart Pengisian Nirkabel Magnetik Tercepat di Dunia, Menjadi Pelopor Industri untuk Membangun Ekosistem Magnetik | Keepo.me

Gak Hanya di Luar Negeri, Ternyata Indonesia Juga Punya Kampung Warna-warni

Gak Hanya di Luar Negeri, Ternyata Indonesia Juga Punya Kampung Warna-warni

loading