Inilah 8 Fakta Terselubung di Balik Penangkapan Geng Motor Jepang yang Bikin Heboh!

28 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
1.3 KSHARES

Pada24 Desember 2017 kemarin, warga Depok dikejutkan dengan aksi penjarahan toko pakaian yang dilakukan oleh sekelompok geng yang menamakan diri mereka dengan geng “Jepang”. Geng ini menurut penuturan warga memang kerap kali berbuat onar dan meresahkan masyarakat. Selain melakukan penjarahan di toko pakaian yang beralamat di Jl Sentosa Raya, Sukmajaya, Kota Depok pada pukul 04.42 WIB dini hari, mereka juga ternyata sering kali menjarah warung, tukang gorengan, hingga penjual nasi goreng.

Anggota Reskrim Polresta Depok pun segera bertindak cepat dan berhasil mengamankan 26 anggota dari geng motor ini. Banyak fakta menarik yang mungkin tidak kamu tahu tentang geng dengan nama unik ini. Penasaran? Langsung aja kita simak bareng-bareng. Yuk, kepo!

1. Nama geng “Jepang” merupakan akronim dari tempat tongkrongan

Berdasarkan penuturan dari Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, nama geng “Jepang” merupakan sebuah akronim dari “Jembatan Mampang” yang ada di tengah Kota Depok. Jembatan tersebut biasanya digunakan oleh mereka untuk tempat nongkrong sehingga tercetuslah ide untuk membuat sebuah geng dengan nama geng “Jepang”. 

2. 3 dari anggota geng adalah perempuan

Saat ditangkap, tiga dari 26 anggota geng motor ini adalah perempuan. Hal ini cukup unik mengingat kebanyakan geng motor berisikan para lelaki sangar yang suka berbuat onar.

3. Peran dari ketiga perempuan adalah sebagai rekruiter

Usut punya usut, ternyata peran dari ketiga perempuan dalam anggota geng motor “Jepang” adalah sebagai rekruiter bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan geng tersebut. Pintarnya, geng ini memanfaatkan paras cantik ketiga untuk dapat menarik perhatian orang lain agar dapat bergabung dengan geng motor ini.

4. Ikut dalam konvoi, namun tidak ketika tawuran

Menurut Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, ketiga perempuan tersebut ikut serta dalam berbagai konvoi yang diadakan oleh geng “Jepang”. Namun, ketika tawuran, ketiga perempuan itu dilarang untuk ikut serta.

5. Mirisnya, ketiga perempuan itu masih berstatus sebagai pelajar

Bukannya belajar yang benar, malah berbuat keonaran. Miris sekali. Ketiga perempuan yang berinisial YA (16 tahun), EF (18 tahun), dan BA (16 tahun) rata-rata berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

6. Selain menjarah, para anggota geng juga mengonsumi narkoba

Saat diperiksa dan dites urine, setidaknya empat orang anggota dari geng “Jepang” positif mengonsumsi narkoba. Ada yang positif mengonsumsi ganja, methampetamine/amphetamine, dan benzo. Keempat orang tersebut berjenis kelamin pria.

7. Markas dari geng “Jepang” berlokasi di sebuah bengkel

Markas geng ini berlokasi di bengkel wilayah Mampang, Pancoranmas. Saat digeledah polisi, ditemukan beberapa bukti seperti hasil penjarahan, senjata tajam, sebutir pil koplo, dan sejumlah botol minuman keras. 

8. Penjarahan toko baju yang dilakukan geng ini ternyata punya alasan yang bikin gemes!

Para anggota geng yang terkuak berkat video cctv penjarahan toko baju ini ternyata mengaku bahwa mereka menjarah toko baju untuk bingkisan tahun baru bagi para anggotanya. Ternyata tidak hanya toko baju saja yang dijarah, kabarnya geng ini juga sempat menjarah tukang gorengan dan tukang penjual nasi goreng.

Itu dia beberapa fakta tentang geng motor yang bikin heboh masyarakat Depok akhir-akhir ini. Memangnya mau jadi apa sih kalau geng-geng-an macem gitu? Mending juga belajar yang rajin, sekolah yang benar agar bisa membanggakan orang tua. Gak kasian sama orang tua kamu emang?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
1.3 KSHARES