Inilah 7 Makanan Paling Ekstrim di Indonesia yang Bikin Selera Makanmu Rusak

18 Mei 2017
|Atik Kencana S.

Cita rasa masakan nusantara memang sudah gak bisa diragukan lagi. Setiap daerah memang memiliki makanan khasnya masing-masing. Kuliner daerah tersebut juga menjadi salah satu warisan budaya yang hingga kini masih dilestarikan.

Keragaman masakan nusantara memang terkenal dengan cita rasanya yang luar biasa. Bahkan makanan-makanan daerah tersebut sudah sering mengikuti festival-festival kuliner internasional dan juga menorehkan prestasi di bidang tersebut. Kebayang kan gimana enaknya?

Namun bagaimana dengan beberapa makanan paling ekstrim di Indonesia? Apakah makanan ini masih bisa disebut “layak makan”? Dilihat dari bahan utamanya memang makanan ekstrim ini bisa dikatakan aneh karena bahan tersebut tidak lazim dijadikan bahan makanan. Penasaran makanan apa saja yang dikategorikan sebagai makanan paling ekstrim di Indonesia? Yuk langsung aja kita kepoin!

1. Ulat Sagu – Papua

Makanan paling ekstrim di Indonesia yang pertama datang dari Timur Indonesia. Ulat sagu merupakan makanan favorit masyarakat Papua terutama Suku Kamoro. Ulat sagu ini berasal dari pohon sagu dan pohon kelapa yang sudah mati dan membusuk. Masyarakat Papua biasanya memakan ulat ini mentah-mentah sebagai obat kuat karena memiliki kandungan vitamin yang tinggi.

2. Belalang Goreng – Gunung Kidul, Yogyakarta

Biasanya belalang hanya menjadi mainan anak-anak, beda dengan yang dilakukan oleh penduduk Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Mereka terbiasa mengonsumsi hama ini yang biasanya mereka jumpai di area persawahan. Cara pengolahannya hanya digoreng hingga garing dan ditambah perasa makanan agar lebih nikmat.

3. Paniki – Manado, Sulawesi Utara

Pernah kepikiran gak sih kalau hewan seperti kelelawar atau kalong dijadikan bahan makanan? Inilah yang dilakukan oleh orang Manado, menyajikan kelelawar yang disebut dengan paniki di meja makan. Biasanya paniki ini dimasak dengan kuah santan, digoreng ataupun disate. Cita rasa yang pedas memang sengaja untuk menyamarkan bau kelelawar yang sangat amis. 

4. Ulat Bulu – Purworejo, Jawa Tengah

Beda Papua beda pula Purworejo. Keduanya memang memiliki makanan khas yang hampir sama. Kalau orang Papua makan ulat sagu, orang Purworejo justru makan ulat bulu. Masyarakat Purworejo percaya bahwa ulat bulu yang berasal dari pohon turi ini bisa menyembuhkan sakit gigi. Biasanya ulat yang mengandung banyak protein ini disajikan dengan cara disate atau digoreng.

5. Sate Biawak – Jawa

Melihat bentuknya aja udah bikin banyak orang bergidik ngeri. Apalagi kalau hewan dari golongan reptil ini malah dijadikan bahan makanan? Masyarakat Jawa percaya bahwa daging biawak mampu mengobati penyakit kulit seperti gatal-gatal. 

6. Rujak Cingur – Surabaya, Jawa Timur

Kalau denger kata “rujak” pasti otak kita langsung merujuk pada satu hal yang segar dan berisi buah-buahan. Namun berbeda dengan rujak khas Surabaya ini. Rujak cingur berbahan dasar cingur atau hidung sapi. Memang sih ada tambahan tahu, tempe, bengkoang, nanas, mangga muda dan mentimun. Kira-kira kamu bisa tahan gak ya makan rujak ini dan kebayang si hidung sapinya?

7. Tikus Panggang – Minahasa, Sulawesi Utara

Pernah kebayang gak kalau kamu makan tikus panggang? Mau diapain aja tetap aja bahan utamanya tikus. Binatang pengerat ini memang identik dengan binatang jorok yang hidup di tempat-tempat kotor pula. Namun di Minahasa, bisa ditemui tikus panggang yang katanya rasanya seperti ayam panggang. Tikus panggang ini juga bukan tikus yang tinggal di gorong-gorong. Tikus ini adalah tikus hutan yang tidak terkontaminasi sampah manusia. Aman jadinya. 

Berbagai variasi makanan paling ekstrim di Indonesia di atas memang terkesan menjijikan bagi yang belum pernah atau terbiasa memakan makanan tersebut. Penggunaan bahan makana tak lazim yang menghasilkan makanan ekstrim di atas sudah dilakukan dari generasi ke generasi. Untuk standar kesehatannya sudah pasti memenuhi syarat dong. Kalau enggak, mungkin gak akan bertahan hingga kini. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
SHARES