Ingin Tahu Bagaimana Jadinya Jika Orang Indonesia Bermata Biru? Cek Daerah-daerah Ini Aja!

18 September 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Bentuk fisik masyarakat di Indonesia memang cukup beragam mengingat banyaknya etnis yang ada di sini. Namun, terdapat karakter khas orang Indonesia yang memiliki ras melayu, yaitu mata berwarna cokelat, kulit sawo matang atau kuning langsat, dan rambut yang juga berwarna gelap. Di mana pun kita berada di bumi Indonesia, ketiga ciri fisik itu pasti melekat walaupun tiap daerah memiliki etnis yang berbeda. Namun, ternyata terdapat empat daerah di Indonesia yang penduduknya memiliki mata berwarna biru cerah dan ciri fisik yang agak berbeda dari mayoritas orang Indonesia. Mereka merupakan penduduk asli dan bukan orang asing yang menjadi WNI melalui proses naturalisasi. Penasaran di mana saja daerah yang memiliki penduduk bermata biru ini? Yuk, kepoin daftar di bawah ini!

1. Sebelum lanjut lebih jauh, mari kita jawab pertanyaan yang paling menggelisahkan ini dulu, "Kok bisa orang Indonesia bermata biru?"

Mata biru yang dimiliki oleh orang-orang dari empat daerah terpencil di Indonesia ini bukan merupakan hasil dari mutasi genetik atau kelainan. Ternyata, keberadaan orang Indonesia bermata biru ini berakar dari peristiwa penjajahan bangsa asing terhadap Indonesia. Mereka merupakan hasil dari perkawinan antara penjajah dengan orang lokal yang lantas tinggal dan hidup di Indonesia. Uniknya, tubuh mereka masih menyimpan gen warna mata biru yang hingga kini masih diturunkan kepada beberapa generasi setelahnya, sedangkan gen mata biru merupakan gen yang kurang dominan jika dibandingkan dengan gen mata cokelat milik orang Asia. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perkawinan antarmereka yang bermata biru hingga kini mereka masih ada dan lestari.

2. Bulek Lamno di Aceh

Penduduk Aceh memang telah lama terkenal akan kecantikan dan ketampanannya. Pasalnya, penduduk Aceh telah mengalami percampuran darah antara Melayu, Arab, dan Portugis sehingga mereka jadi tampak berbeda dan memiliki ciri fisik yang sedikit berbeda dari mayoritas masyarakat Indonesia. Namun, terdapat satu kampung di Aceh, yaitu kampung Lamno yang sebagian penduduknya memiliki ciri fisik yang lebih mirip orang-orang ras kaukasoid daripada ras melayu. Mereka biasanya disebut sebagai bulek lamno. Orang-orang ini memiliki mata biru, rambut pirang, dan kulit putih kemerahan khas bule. Kabarnya, orang-orang bulek lamno ini merupakan keturunan portugis yang telah lama mendiami Lamno.

3. Suku Pulau Kisar di Maluku

Jika kita bertandang ke Maluku, tepatnya ke Pulau Kisar, kita akan terkejut melihat banyak orang yang memiliki ciri fisik layaknya orang-orang Eropa. Mereka tidak hanya bermata biru dan berkulit putih, namun juga bertubuh tinggi. Penampakan mereka akan terlihat begitu mencolok saat dibandingkan dengan masyarakat Maluku yang kebanyakan berkulit hitam dan berambut keriting atau ikal. Nama marga orang-orang bule suku Kisar ini pun masih merupakan nama-nama Eropa, seperti Joostenz, Lerrick, Caffin, dan sebagainya. Konon katanya, orang-orang di Kisar ini merupakan keturunan pendatang Eropa yang terdampar di Pulau Kisar pada awal abad ke-16. Mereka lantas menetap dan berkembang biak di Pulau Kisar hingga kini terdapat banyak "bule" di Pulau ini.

4. Suku Lingon di Halmahera Timur, Maluku

Di Halmahera timur, Maluku, terdapat suku misterius yang belum banyak diketahui kabarnya, yaitu suku Lingon. Suku yang tertutup ini ternyata juga memiliki ciri fisik seperti orang Eropa dengan warna mata biru dan kulit putih ala kaukasoid. Namun, berbeda dengan suku-suku bermata biru di Indonesia lainnya, suku Lingon cenderung lebih tertutup dan tidak mudah bersosialisasi. Diduga sikap ini bersumber dari perlakuan tidak adil yang kerap mereka terima akibat ciri fisik mereka yang berbeda dari mayoritas masyarakat di Maluku. Bahkan kabarnya, perempuan suku Lingon kerap diculik untuk diperistri atau diperbudak. Pantas saja mereka menutup diri, ya!

5. Penduduk Pulau Siompu di Buton, Sulawesi

Keberadaan warga Indonesia bermata biru di Pulau Siompu baru terkuak pada tahun 2016 lalu setelah seorang peneliti yang sedang berada di pedalaman Kabupaten Buton Selatan ini mendengar kabar dari seorang pedagang bahwa terdapat orang-orang bermata biru di Desa Kaimbulawa. Awalnya, peneliti ini tidak percaya. Namun, karena rasa penasarannya, ia memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut. Benar saja, di Desa Kaimbulawa ini ia bertemu dengan orang-orang bermata biru meskipun memiliki ciri fisik lain yang lebih dekat dengan warga melayu kebanyakan. Seperti suku bermata biru di Indonesia lainnya, warna mata yang tidak biasa ini merupakan hasil dari percampuran antara bangsa Eropa dengan warga lokal yang akhirnya menghasilkan keturunan unik seperti itu.

Meskipun suku-suku bermata biru ini memang merupakan hasil dari penjajahan, namun justru keberadaan mereka menambah keunikan dan kekayaan genetik di Indonesia. Istimewanya, mata biru mereka masih dapat bertahan meskipun telah terjadi percampuran dengan warga lokal yang bermata cokelat gelap. Hmm, ada keunikan apalagi ya kira-kira yang tersimpan di Indonesia?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES