Indonesia Memang Unik, Ternyata ada Paguyuban Nama Sugeng dan Asep Dunia

ayobandung.com

Apalah arti sebuah nama, kira-kira begitulah yang disampaikan oleh penyair asal Inggris. Kalau dipikir lebih dalam lagi, rasanya ungkapan tersebut tidak terlalu tepat. Menurut orang tua zaman dulu, nama merupakan doa. Makanya harus hati-hati dalam memberikan nama untuk seseorang. Soalnya akan jadi doa.

Di dunia ini mungkin memang ada jutaan maupun miliaran nama yang berbeda. Tapi kadang suka masih heran kenapa masih ada aja nama orang yang sama. Bukankah salah satu fungsi nama adalah sebagai pembeda yang satu dengan yang lainnya? Mungkin kembali lagi pada kepercayaan bahwa nama itu doa, yaitu mengandung arti yang baik-baik. Jadi banyak nama yang mengandung arti baik sehingga digunakan oleh beberapa orang.

Lalu bagaimana jadinya jika ada sekumpulan orang yang memiliki nama yang sama hingga bisa membuat sebuah paguyuban atau organisasi yang berdasarkan nama? Mungkin terdengar aneh, namun paguyuban nama ini memang tergolong unik. Berhasil mengumpulkan ribuan orang yang mempunyai nama yang sama hingga terbentuklah sebuah paguyuban. Aneh ya?

Kamu boleh percaya boleh enggak tentang keberadaan paguyuban nama ini. Yang jelas YuKepo udah merangkum  2 paguyuban nama untuk kalian? Penasaran paguyuban apaan aja itu? Langsung aja simak ulasan di bawah ini:

www.goodnewsfromindonesia.id

Paguyuban yang pertama adalah Paguyuban Sugeng merupakan sebuah wadah untuk mempersatukan setiap orang yang memiliki nama Sugeng. Gak hanya di Indonesia lho, melainkan sampai dunia. Paguyuban nama ini gak kira-kira, saat ini sudah ada sekitar 8000 orang yang menjadi anggota. Angka tersebut akan terus bertambah tentunya.

Paguyuban ini diawali dengan seorang warga Malaysia yang bernama H. Sugeng Jabri pada tahun 2004 merasa penasaran dengan namanya yang lumayan unik. Ia kemudian mencoba cari dan mengumpulkan orang-orang dengan nama Sugeng menggunakan internet. Saat itu Sugeng Jabri masih menggunakan Friendster dan milis, namun kini sudah merambah ke Facebook. 

www.goodnewsfromindonesia.id

Setelah terkumpul dan saling mengenal melalui media sosial seperti Facebook, paguyuban ini resmi dideklarasikan pada tanggal 9 November 2008 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tanggal ini juga merupakan tanggal hari jadi paguyuban nama ini.

Bukan hanya sebagai ajang seru-seruan saja, paguyuban yang tercatat di Rekor Muri ini juga tentunya punya misi tersendiri. Misi tersebut adalah dengan melestarikan nama Sugeng. Para anggota sudah sepakat untuk menamai anak mereka dengan nama Sugeng juga. Wah bakal muncul Sugeng-sugeng kecil lainnya dong ya. Selain itu, Paguyuban Sugeng juga memiliki misi sosial yaitu program donor darah dan penghijauan di beberapa desa, termasuk di Desa Sugeng, Jawa Timur. 

komunita.id

Paguyuban yang kedua adalah Paguyuban Asep Dunia (PAD). Paguyuban dengan anggota yang seluruhnya bernama Asep ini tentunya untuk memupuk tali silaturahmi di antara orang-orang yang memiliki nama Asep. PAD ini didirikan oleh 5 orang yang bernama Asep yaitu Asep Dudi, Asep Iwan Gunawan, Asep Bambang Fauzi, Asep R.S., dan Asep Kambali di Jakarta pada 1 Agustus 2010.

Paguyuban ini awalnya dimulai saat Asep Iwan Gunawan membuat sebuah grup di Facebook dengan nama “How Many Asep There are in Facebook?” pada tahun 2008. Grup tersebut ternyata direspon positif di media sosial. Kemudian gerakan Asep tersebut dilanjutkan dengan membuat sebuah tur sejarah di Kota Tua yang diperuntukkan hanya kepada orang yang bernama Asep. Tur sejarah tersebut merupakan ajang “kopi darat” bagi para pemilik nama Asep.

www.rappler.com

Berdirinya PAD memiliki misi sebagai pelestarian budaya mengingat saat ini sudah jarang orang tua yang memberikan nama Asep pada anaknya. Apalagi nama Asep memang identik sekali dengan nama orang Indonesia yaitu nama orang Sunda. 

Nah, percaya kan kalau ternyata ada paguyuban yang digagas berdasarkan kesamaan namanya. Makanya jangan sembarangan kasih nama. Seperti misi kedua paguyuban di atas yaitu untuk melestarikan nama khas daerah di Indonesia. Jadi kamu berniat gak untuk mengganti nama dan ikutan paguyuban di atas? Dijamin seru lho. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Kekurangan Fisik Bukan Halangan, 7 Aktor Bertubuh Mungil Ini Sukses Berkarier di Dunia Hiburan | Keepo.me

Kekurangan Fisik Bukan Halangan, 7 Aktor Bertubuh Mungil Ini Sukses Berkarier di Dunia Hiburan | Keepo.me

Yakin Kebaya itu Pakaian Asli Indonesia? Cari Tau Dulu Sejarahnya di Sini

Yakin Kebaya itu Pakaian Asli Indonesia? Cari Tau Dulu Sejarahnya di Sini

Terjerat Tali, Seekor Paus Datangi Kelompok Nelayan Seakan Minta Pertolongan! | Keepo.me

Terjerat Tali, Seekor Paus Datangi Kelompok Nelayan Seakan Minta Pertolongan! | Keepo.me

Bukan Pekerjaan Mudah, Inilah Daftar Gubernur DKI Jakarta yang Paling Galak Sepanjang Sejarah

Bukan Pekerjaan Mudah, Inilah Daftar Gubernur DKI Jakarta yang Paling Galak Sepanjang Sejarah

Kann Trichan "Iron Man" dari Thailand yang Tangannya Nggak Pernah Melepuh | Keepo.me

Kann Trichan "Iron Man" dari Thailand yang Tangannya Nggak Pernah Melepuh | Keepo.me

Bukan Sambal Biasa, Sambal Khas Daerah di Indonesia Ini Bikin Lidahmu Terbakar

Bukan Sambal Biasa, Sambal Khas Daerah di Indonesia Ini Bikin Lidahmu Terbakar

loading