Heboh Kontrak Freeport Diperpanjang, Kira-kira Gambaran Kerusakan Alam Papua Ini Berubah Nggak, Ya?

www.theguardian.com

Siapa yang tidak tahu PT. Freeport? Perusahaan multinasional yang mendirikan tambang emas terbesar dunia di Timika, Papua, ini sudah lama menjadi kontroversi di Indonesia. Pasalnya, perusahaan yang mengoperasikan tambang Grasberg ini dirasa telah mencurangi Indonesia dengan kontrak yang merugikan Indonesia selaku pemilik tanah yang dieksploitasi oleh PT Freeport. Tidak hanya merugikan pemerintah dengan membayar bagi hasil yang minim, PT Freeport juga merugikan masyarakat Papua dan alam Papua.

Setelah menuai berbagai kontroversi, wacana mengenai habisnya kontrak 50 tahun Freeport di Indonesia pada tahun 2021 kelak jelas menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat dan pemerintahan. Setelah menjalani serangkaian proses renegosiasi antara pemerintah dan PT Freeport, akhirnya disetujui bahwa kontrak Freeport akan diperpanjang selama 10 tahun untuk 2 kali periode. Dengan begini, kontrak Freeport yang baru akan aktif sejak tahun 2021 kelak akan berlaku hingga 2041.

Pemerintah pun kini tidak asal membuat kontrak dengan Freeport. Proses negosiasi yang panjang menghasilkan berbagai perubahan yang mendasar dalam ikatan kontrak antara Freeport dan Indonesia. pertama, Freeport akan memberikan 51% sahamnya kepada Indonesia. Kedua, Freeport akan mematuhi skema penerimaan negara yang telah dipastikan oleh Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, akan lebih besar jumlahnya dari yang dulu. Ketiga, Freeport akan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian limbah tambang atau yang biasa disebut dengan smelter. Keempat, kontrak Freeport dan Indonesia akan berubah. Nantinya, tidak akan ada lagi sistem Kontrak Karya (KK) karena akan berubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang menjanjikan lebih banyak pungutan pajak terhadap Freeport.

Kesepakatan baru antara pemerintah Indonesia dan Freeport ini memang telah menunjukkan kemajuan dan jauh lebih baik dari kontrak sebelumnya. Namun, kita juga tidak dapat melupakan sisi kelam lain dari industri pertambangan ini selain minimnya pendapatan negara, yaitu kerusakan alam dan kehidupan masyarakat yang diakibatkan oleh tambang emas Freeport. Ya, tambang Grasberg yang menghasilkan triliunan rupiah setiap tahunnya ini berdiri dengan mengorbankan alam dan masyarakat Papua. Pulau yang subur dengan kekayaan alam yang begitu menakjubkan ini sebenarnya telah lama menderita dengan adanya perusahaan tambang multinasional ini. Berikut YuKepo tunjukkan foto-foto miris kerusakan alam dan kehidupan masyarakat di Papua akibat Freeport. Yuk, simak!

1. Limbah tambang emas Freeport selama ini dibuang begitu saja melalui Sungai Aikwa di Papua

www.theguardian.com

2. Air Sungai Aikwa menjadi keruh dan berwarna abu-abu pekat

www.theguardian.com

3. Tentu saja air Sungai Aikwa yang telah terkontaminasi limbah tidak dapat lagi dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat Papua

www.dailymail.co.uk
4. Ikan-ikan di Sungai Aikwa telah lama mati dan mengurangi sumber pangan masyarakat suku Kamoro di Papua
www.dailymail.co.uk
5. Tidak hanya ikan yang mati, tercemarnya sungai ini juga menyebabkan pepohonan di sekitarnya ikut mati
www.dailymail.co.uk

6. Hektaran area di sekitar Sungai Aikwa kini rusak dan menjelma sebagai tempat pembuangan limbah semata

www.dailymail.co.uk

7. Kekayaan PT Freeport pun tidak dirasakan oleh warga di sekitar pabrik

www.theguardian.com

8. Mereka mencoba mendapatkan hak mereka dengan menambang emas sendiri dari aliran limbah di Sungai Aikwa

www.dailymail.co.uk

9. Setiap harinya, mereka bisa mendapatkan satu gram emas seharga 400 ribu rupiah

www.dailymail.co.uk

10. Penghasilan dari menambang emas sendiri jadi terasa tidak banyak mengingat risiko kesehatan dari penambangan limbah dan harga-harga yang tinggi di Papua

www.dailymail.co.uk

11. Adanya tambang emas terbesar dunia di Papua tidak menjadikan masyarakat Papua lebih sejahtera

www.theguardian.com

12. Bahkan, adanya Freeport justru membuat Timika dipenuhi dengan rumah bordil dan bar

www.theguardian.com

13. Tentu saja hal ini menyebabkan angka HIV dan kematian di Papua terus meningkat dari tahun ke tahun

www.theguardian.com

Sebenarnya, pemerintah dan Freeport telah sepakat akan membangun smelter untuk mengurangi dampak buruk dari aktivitas pertambangan Freeport pada alam Papua. Akan tetapi, smelter ini baru dijanjikan untuk berdiri pada tahun 2022 mendatang. Lalu, bagaimana dengan kehidupan masyarakat Papua pasca aktifnya kontrak baru Freeport ini? Apakah kehidupan mereka dijamin akan lebih sejahtera? Semoga saja.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Miliki Wajah dan Tampilan Baru, Pinterest Disebut Melirik Gaya Khas Instagram - Keepodotme

Miliki Wajah dan Tampilan Baru, Pinterest Disebut Melirik Gaya Khas Instagram - Keepodotme

Johny Indo, Robin Hood Indonesia yang Kabur dari Nusakambangan Kini Menjadi Juru Dakwah

Johny Indo, Robin Hood Indonesia yang Kabur dari Nusakambangan Kini Menjadi Juru Dakwah

Pengen Nolak Seseorang Tanpa Menyakiti Perasaannya? Kamu Bisa Mencoba Serangkaian Trik Menolak Secara Halus Ini - Keepodotme

Pengen Nolak Seseorang Tanpa Menyakiti Perasaannya? Kamu Bisa Mencoba Serangkaian Trik Menolak Secara Halus Ini - Keepodotme

Jauh Sebelum Jack Ma, Tokoh Asing Ini Sudah Lebih Dulu Menjadi Penasihat Indonesia

Jauh Sebelum Jack Ma, Tokoh Asing Ini Sudah Lebih Dulu Menjadi Penasihat Indonesia

Manfaat Istimewa Menstrual Cup Yang Jarang Diketahui - Keepodotme

Manfaat Istimewa Menstrual Cup Yang Jarang Diketahui - Keepodotme

Pesawat Sukhoi Akan Dibarter dengan Kerupuk, Inilah Bukti Hqq Kesaktian Pemerintah Indonesia

Pesawat Sukhoi Akan Dibarter dengan Kerupuk, Inilah Bukti Hqq Kesaktian Pemerintah Indonesia

loading