Hanya Dua di Dunia, Inilah Istimewanya Blue Fire Indonesia di Kawah Ijen

04 Agustus 2017
|Venanda
0SHARES

Kekayaan dan keanekaragaman hayati di Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi keindahannya. Dari Sabang sampai Merauke, jika ditilik satu persatu, selalu ada keindahan alam Indonesia yang membuat kita berdecak kagum. Berbagai keajaiban dunia pun ada di Indonesia. Sebut saja Pulau Komodo dan Candi Borobudur yang sudah sejak lama mendunia. Namun ternyata masih ada lagi fenomena alam yang langka di dunia dan ada di Indonesia. Memang keindahan alam di bumi pertiwi ini sungguh luar biasa ya.

Fenomena unik dan langka ini adalah blue fire. Penampakan alam yang sangat luar biasa ini cuma bisa kamu temui dua di dunia, yaitu di Indonesia dan Islandia. Blue fire atau api biru adalah hasil reaksi dari gas bumi yang bertemu dengan oksigen pada suhu tertentu. Warna biru ini berasal dari tingginya suhu di kawah tersebut. Karena sesungguhnya api yang paling panas adalah api berwarna biru.

Di Indonesia, blue fire berada di Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kawah Ijen sendiri adalah kawah yang berada di puncak Gunung Ijen yang masuk dalam cagar alam Taman Wisata Ijen Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi. Jadi, kalau kamu penasaran dengan keindahannya, kamu bisa berkunjung ke cagar alam ini.

Meskipun sama-sama fenomena blue fire, api biru yang ada di kawah Ijen lebih istimewa dibandingkan dengan blue fire yang ada di Islandia. Kawah Ijen adalah sebuah danau yang bersifat asam. Bahkan saking asamnya, jika ada manusia yang masuk ke kawah ini, jasadnya bisa larut karena kandungan asamnya yang nyaris mendekati nol. Danau Kawah Ijen adalah salah satu kawah yang kandungan asamnya paling tinggi di dunia.

Fenomena ini sudah ada sejak ribuan atau ratusan tahun silam. Tapi keberadaannya baru ditemukan oleh warga lokal yang kemungkinan adalah penambang belerang tradisional pada tahun 1950an. Blue fire terlihat pada dini hari sebelum matahari terbit sekitar pukul 01.00- 04.00 WIB. 

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Ijen adalah di musim kemarau di bulan Juli hingga September. Kalau kamu ke Gunung Ijen pada musim hujan, akan sangat berbahaya karena jalanan licin sehingga akan mudah tergelincir. Untuk melihat blue fire, kamu harus ke puncak pada dini hari sebelum waktu subuh pada pukul 01.00-02.00 WIB. Itu adalah puncak momen keindahan Kawah Ijen. Karena jika matahari sudah terbit, api biru yang terlihat tidak akan semenakjubkan saat langit masih gelap.

Perjalanan untuk naik dan turun gunung membutuhkan waktu empat jam. Sehingga kamu bisa memperkirakan sendiri kapan kamu akan naik ke atas gunung jika ingin mendapatkan momen melihat blue fire terbaik.

Sudah cukup bangga belum dengan kekayaan alam yang ada di Indonesia? Keberadaan blue fire di Kawah Ijen ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa kaya. Jadi jangan bangga dulu kalau kamu sudah sering ke luar negeri, tapi malah belum khatam menikmati keindahan alam di negeri sendiri.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
0SHARES