Geger Komikus Jepang Menyindir Jokowi, Inilah Nasib 5 Orang yang Pernah Menghina Beliau!!

jabar.tribunnews.com

Baru-baru ini, pemerintah dikejutkan dengan ulah salah seorang komikus asal Negeri Jepang, Onan Hiroshi. Ia diketahui menyindir proyek kereta cepat (gourndbreaking) Jakarta-Bandung yang tengah dibangun oleh pemerintah Joko Widodo. Ia menyindir poyek tersebut melalui coretan gambar pada sebuah komik digital. Hiroshi pun menceritakan awal mula rencana pembanguna kereta tersebut.

Hiroshi mengisahkan lewat komiknya, bahwa pihak Jepang telah setuju untuk membantu pemerintah Indonesia guna membangun mega proyek itu. Pemerintah Jepang pun telah melakukan studi untuk hal itu. Setelah selesai, hasil studi pun diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Namun, Indonesia lebih memilih tawaran dari pemerintah Cina karena nilai proyeknya yang jauh lebih murah. Dua tahun berlalu, mega proyek itu pun tak kunjung rampung. Jokowi kemudian merayu Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe agar membantu pembangunan proyek tersebut, tapi sang perdana menteri menolaknya. Hasil karya dari Hiroshi pun diunggahnya ke laman akun media sosial Twitter miliknya dan sudah mendapatkan ribuan retweet serta likes.

Sebenarnya, sindiran yang mengarah kepada pemerintahan Jokowi-JK tidak hanya baru ini terjadi. Jauh sebelum Hiroshi berulah, ada beberapa orang melakukan tindakan yang sama. Namun memang aksi mereka lebih mengarah kepada unsur penghinaan dibandingkan dengan sindiran. Lalu, bagaimana nasib mereka usai menyindir atau menghina Presiden Jokowi? Langsung aja kita simak bersama-sama.

1. MFB (18)

beritagar.id

MFB merupakan inisial dari nama tersangka kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Ia ditangkap di kediamannya pada Jumat, 18 Agustus 2017. Bersama dengan MFB ditemukan beberapa barang bukti lainnya di antaranya 1 buah flashdisk 16GB yang berisikan gambar-gambar Presiden RI yang telah diedit, 1 unit laptop, 3 unit handphone, 1 unit router Huawei berwana putih, dan 1 unit router Zyxel berwarna hitam.

MFB alias Ringgo kemudian dijerat dengan Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 subs Pasal 27 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

2. Jamil Adil (47)

www.abadikini.com

Jamil Adil ditangkap oleh jajaran kepolisian dengan dugaan penghinaan terhadap Presiden dan Kapolri. Bentuk hinaan itu ia tuangkan melalui coretan di ruang publik dengan cat pilox. Ia ditangkap pada 29 Desember 2016 pukul 08.30 WIB. JA merupakan salah seorang warga Bantaeng, Jalan Kebon Baru, Samper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Dari penggeledahan di rumahnya, pihak kepolisian berhasil menemukan beberapa barang bukti, seperti satu buah cat pilox merek Diton berwarna hitam dengan ukuran 300 cc, satu buah cat pilox merek Acrylic Epoxy berwarna hitam dengan ukuran 85 cc, dan dua buah cat pilox merek Acrylic Epoxy berwarna putih dengan ukuran 150 cc.

3. Ropi Yatsman (36)

www.indowordnews.com

Pada Senin, 27 Februari 2017, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri berhasil meringkus Ropi Yatsman di Padang, Sumatra Barat. Ia ditangkap atas dugaan mengunggah dan menyebarkan konten gambar hasil editan dan tulisan di media sosial yang bernada ujaran kebencian serta penghinaan terhadap pemerintah, termasuk Presiden Jokowi. Selain editan Presiden Jokowi, polisi juga menemukan editan wajah dari Mantan Presiden Megawati serta Gubernur DKI Jakarta kala itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ropi pun dijerat dengan Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 dan/atau Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 208 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

4. Yullianus Paonganan
www.solopos.com

Seorang pemilik akun @ypaonganan ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri atas kasus penyebaran konten berbau pornografi. Selain itu, ia juga turut mengunggah foto Presiden Jokowi bersama dengan artis Nikita Mirzani di akun Facebook serta Twitter miliknya dengan hashtag #papadoyanl***e. Hashtag tersebut dituliskan oleh YP sebanyak 200 kali. Ia pun kemudian dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) huruf a dan e Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Selain itu, ia juga dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Atas perbuatannya itu, Yulianus diancam hukuman penjara minimal enam tahun atau maksimal 12 tahun serta denda minimal Rp 250 juta atau Rp 6 miliar.

5. Sri Rahayu
www.rakyatjakarta.com

Pada Sabtu, 5 Agustus 2017 dini hari, Satgas Siber Polri kawasan Cianjur, Jawa Barat menangkap Sri Rahayu terkait sejumlah unggahannya yang berbau permusuhan, SARA, dan hoax. Unggahan yang dimaksud di antaranya berupa konten SARA terhadap suku Sulawesi dan Ras Cina, penghinaan terhadap presiden, parpol, ormas, berita hoax, serta konten yang bersifat ujaran kebencian. Penangkapan terhadap Sri dilakukan setelah pihak penyidik menggandeng sejumlah ahli bahasa yang pada akhirnya menetapkan jika konten yang diunggah Sri telah menyalahi aturan. Ia pun dijerat dengan Pasal Pasal 45 ayat 2 Jo pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 16 Jo Pasal 4 b1 UU Nomor 40 Tahun 2006 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Itu dia beberapa kasus penghinaan yang pernah melibatkan Presiden Joko Widodo. Semakin ke sini, pemerintah semakin mengetatkan pengawasan terhadap media sosial. Oleh karena itu, jangan asal unggah atau bikin status ya, terlebih unggahan atau statusnya berkaitan dengan pihak pemerintah. Ingat, sekarang istilah mulutmu harimaumu sudah berganti dengan jempolmu harimaumu. Yuk, kita lebih cermat dalam penggunaan media sosial!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Bantahan Bank Dunia Atas Data Prabowo yang Sebut 99 Persen Orang Indonesia Hidup Pas-Pasan - Keepodotme

Bantahan Bank Dunia Atas Data Prabowo yang Sebut 99 Persen Orang Indonesia Hidup Pas-Pasan - Keepodotme

Sampai Memprotes Museum Asia Afrika, Begini Kekaguman Nelson Mandela Terhadap Bung Karno!

Sampai Memprotes Museum Asia Afrika, Begini Kekaguman Nelson Mandela Terhadap Bung Karno!

Trauma Dapat Order Fiktif, Bang Taksol Cancel Perjalanan Pelanggannya Ke Barat Buat Mencari  Kitab Suci - Keepodotme

Trauma Dapat Order Fiktif, Bang Taksol Cancel Perjalanan Pelanggannya Ke Barat Buat Mencari Kitab Suci - Keepodotme

Mengintip Gaya Menteri Susi Saat Kalahkan Sandiaga Uno di Ajang Festival Danau Sunter

Mengintip Gaya Menteri Susi Saat Kalahkan Sandiaga Uno di Ajang Festival Danau Sunter

Peran Politisi Perempuan. - Keepodotme

Peran Politisi Perempuan. - Keepodotme

Inilah 10 Judul Berita Koran Paling Gila yang Bisa Bikin Pembacanya Juga Ikutan Gila

Inilah 10 Judul Berita Koran Paling Gila yang Bisa Bikin Pembacanya Juga Ikutan Gila

loading