Gak Banyak yang Tau, Ternyata Diktator Nazi Ini Sempat Bantu Soekarno Raih Kemerdekaan Indonesia

1.bp.blogspot.com

Indonesia meraih kemerdekaannya bukan ditempuh dengan cara yang mudah dan instan. Dibutuhkan perjuangan dari seluruh rakyat Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan yang dahulu pernah terjadi selama bertahun-tahun. Dibutuhkan juga keyakinan dan semangat oleh para penduduknya, baik dari kalangan tua maupun muda, baik dari kalangan petani maupun cendekiawan bangsa.

Berbagai bantuan juga hadir agar Indonesia dapat meraih kemerdekaannya. Kalau dipikir-pikir, rasanya memang sulit sekali bagi Indonesia melawan penjajah. Apalagi zaman dahulu ketersediaan amunisi memang sangat sedikit dan belum terbilang canggih. Ada rumor yang mengatakan bahwa salah satu diktator dunia turut membantu memerdekakan tanah air. Siapakah dia? Yuk, langsung aja kepoin bareng YuKepo!

2.bp.blogspot.com

Dilansir dari laman Inilah.com, sahabat Presiden Soekarno, Horst Henry Geerken, mengatakan bahwa pemimpin NAZI, Adolf Hitler, pernah melakukan kerja sama dalam persenjataan. Hitler dikabarkan pernah mengirimkan Indonesia senjata melalui kapal selam pada tahun 1940-an. Henry Geerken juga mengatakan bahwa senjata-senjata buatan Jerman tersebut memang dikirimkan untuk digunakan oleh prajurit PETA.

www.pinterest.com

Kisah ini mulai terkuak ke publik sekitar tahun 1963. Penggalan sejarah yang unik ini disampaikan langsung oleh Soekarno pada Henry Geerken di tahun 1963 saat keduanya bertemu di Bali. Senjata-senjata buatan Jerman tersebut dikirimkan ke Jakarta, Surabaya, dan Sabang. Senjata tersebut dikirim ke Indonesia melalui jalur Atlantik dengan menggunakan sebanyak 57 buah kapal selam.

Henry Geerken menambahkan bahwa saat itu Hitler ingin membantu Presiden Soekarno karena tidak menyetujui adanya penjajahan di Indonesia oleh Belanda. Komunikasi antara Hitler dengan Presiden Soekarno memang tidak pernah dilakukan secara langsung, melainkan melalui seorang warga negara Jerman yang tinggal di Indonesia yang bertindak sebagai perantara.

jakartagreater.com

Alasan lainnya mengapa Jerman mau membantu Indonesia adalah kesamaan nasib di antara dua negara ini. Keduanya sama-sama ditindas oleh Belanda. Jerman selama Perang Dunia II mengirimkan armada kapal selam U-Boat untuk Indonesia.

Dilansir dari laman Merdeka.com, peneliti Nazi dan Jerman di Indonesia, Alif Rafik Khan, menuturkan bahwa banyak eks Kriegsmarine atau angkatan laut Jerman yang bergabung dengan para geriliyawan Indonesia demi menumpas Belanda. Mereka diketahui banyak membantu soal strategi dan teknik persenjataan. 

Itulah tadi sepenggal sejarah yang unik tentang kemerdekaan Indonesia. Selain membantu Presiden Soekarno untuk memerdekakan Indonesia, Adolf Hitler juga dirumorkan mengagumi Bung Karno secara personal. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa Hitler tidak mati di bunker-nya, melainkan sempat kabur dan meninggal di Indonesia dengan menyamar sebagai seseorang yang bernama Dr. Poch. Kamu percaya? Bagaimana pendapatmu?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Kang Emil Raih Prestasi Lagi, Bandung Dinobatkan sebagai Kota Metropolitan Berudara Paling Bersih Se-ASEAN

Kang Emil Raih Prestasi Lagi, Bandung Dinobatkan sebagai Kota Metropolitan Berudara Paling Bersih Se-ASEAN

Ingin Tahu Bagaimana Jadinya Jika Orang Indonesia Bermata Biru? Cek Daerah-daerah Ini Aja!

Ingin Tahu Bagaimana Jadinya Jika Orang Indonesia Bermata Biru? Cek Daerah-daerah Ini Aja!

7 Video Paduan Suara Luar Negeri Nyanyikan Lagu Daerah Indonesia. Merinding Saking Bangganya!

7 Video Paduan Suara Luar Negeri Nyanyikan Lagu Daerah Indonesia. Merinding Saking Bangganya!

Beda Zaman Beda Penampilan, Inilah Potret Para Jemaah Haji Indonesia di Zaman Dahulu

Beda Zaman Beda Penampilan, Inilah Potret Para Jemaah Haji Indonesia di Zaman Dahulu

Ingin Naik Pesawat Bareng 10 Buaya Ganas, Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Soetta

Ingin Naik Pesawat Bareng 10 Buaya Ganas, Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Soetta

Kontroversi Sunat Perempuan di Indonesia, Antara Agama, Tradisi, dan Hak Perempuan

Kontroversi Sunat Perempuan di Indonesia, Antara Agama, Tradisi, dan Hak Perempuan

loading