Fakta Kemewahan Pengacara Hotman Paris Hutapea yang Bisa Bikin Ngerasa Miskin Mendadak!

09 Maret 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Profesi pengacara menang menjadi salah satu profesi menjanjikan. Bagaimana tidak jika sekalinya menangani kasus, mereka bisa dibayar hingga puluhan juta. Namun, tentu saja ada konsekuensi di balik pekerjaan ini. Kredibilitas mereka sebagai seorang pengacara benar-benar dipertaruhkan. Jadi, wajar mereka mendapatkan upah yang hitungannya tidak sedikit.

Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali pengacara hebat. Namun, akhir-akhir ini, setidaknya terdapat dua pengacara yang menjadi sorotan dari publik Indonesia. Mereka adalah Fredrich Yunadi dan Hotman Paris Hutapea. Mereka berdua tampak memiliki satu kesamaan besar, yakni sama-sama suka dengan kemewahan. Kali ini, YuKepo akan ngajak kamu untuk mengupas tuntas daftar kemewahan yang dimiliki oleh Hotman Paris. Penasaran? Baca terus, ya!

1. Tarif minimal Hotman untuk satu kali kasus

Dengan popularitasnya serta keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus, kabarnya tarif dari pengacara yang satu ini untuk satu kasus bernilai minimal $100 ribu atau 1,3 miliar rupiah! Karena itu adalah tarif minimal, jadi gak akan menutup kemungkinan jika tarif yang diterimanya untuk satu kali kasus lebih besar daripada itu.

2. 160 miliar untuk satu kasus

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa tarif minimal untuk dapat menggunakan jasa pengacara ini adalah 1,3 miliar rupiah. Jadi, kemungkinan besar ia telah menerima tarif yang lebih besar daripada itu. Misalnya saja pada kasus tambang yang pernah ia tangani. Kabarnya, ia mendapatkan honor sebesar $12 juta atau sekitar 160 miliar rupiah! Gokil gak tuh?

3. Bisnis properti

Selain mendapatkan uang dari profesinya sebagai seorang pengacara, ia juga mendapatkan tambahan penghasilan dari bisnis properti yang dijalankannya. Ia dikenal senang memborong ruko sehingga ia dijuluki investor ruko kelas kakap oleh beberapa kawannya. Hingga saat ini, setidaknya Hotman telah memiliki 200 unit ruko di Jakarta. Bagi mereka yang ingin menggunakan ruko miliknya, setidaknya harus mengeluarkan uang sebanyak 200 juta per tahunnya sebagai biaya sewa.

4. Hotel dan villa yang melimpah

Tidak hanya ruko, Hotman pun dikabarkan memiliki banyak sekali hotel dan villa. Pada akhir tahun 2017 yang lalu, ia menyatakan bahwa ia memiliki 12 unit hotel dan villa. Diperkirakan, penghasilannya dari bisnis hotel dan villa mencapai angka 30 miliar per tahun. Waduh waduh!

5. Mendapat julukan pengacara 30 miliar

Ketika menghadapi sebuah kasus, ia akan selalu tampil mewah dengan berbagai aksesoris yang melengkapi tubuhnya. Ia pun mendapat julukan pengacara 30 miliar karena kabarnya total jumlah dari aksesoris yang ia gunakan, mulai dari jas, dasi, sepatu, cincin, kalung, jam tangan, dan sebagainya mencapai angkai 30 miliar!

6. Senang mengoleksi mobil mewah

Kemewahan benar-benar dirasakan oleh pengacara kondang yang satu ini. Ia pun kerap membeli mobil-mobil mewah untuk dijadikan sebagai koleksi pribadi. Terdapat berbagai jenis mobil mewah yang menghiasi garasi rumahnya, mulai dari Lamborghini, Cadilac, Hummer, Audi, hingga Ferrari yang harga rata-rata per unitnya bisa mencapai angka 5 miliar!

7. Santai menanggapi berbagai pemberitaan tentang kemewahaannya

Hotman Paris Hutapea, sang pengacara 30 miliar mengakui jika dirinya bersikap santai dalam menanggapi segala pemberitaan tentang kemewahan yang ditunjukkannya.

“Kalau saya pakai berlian itu untuk menunjukkan identitas saya bahwa saya itu berkualitas lho, tidak mungkin saya pakai berlian kalau saya tidak berkualitas,”

 “ada alasan bisnisnya. Bukan dalam rangka pamer karena saya setiap hari ketemu konglomerat, banker. Bule itu sangat jeli dengan merek pakaian yang kita kenakan,” ucapnya seperti yang dilansir dari laman Mojok.co, Rabu (7/3/2018).

Itu dia berbagai fakta tentang kemewahan yang dimiliki oleh Hotman Paris Hutapea. Gimana? Udah merasa fakir miskin belum? Iya, memang di dunia ada beberapa orang seperti Hotman Paris yang mampu menjadi begitu kaya raya hingga satu cincin yang ia kenakan saja setara dengan rata-rata jumlah gaji kita dalam kurun waktu setahun. Tapi jangan putus asa, jadikan fakta tersebut sebagai motivasi agar kita lebih giat bekerja dan berkarya. Percayalah, hasil tidak akan mengkhianati usaha!

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES