Ditunjuk sebagai Panglima TNI yang Baru, Begini Rekam Jejak Marsekal Hadi Tjahjanto! Keren!

08 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
227SHARES

Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada bulan Maret 2018 mendatang. Keputusan ini diambil oleh Presiden Jokowi dengan berbagai pertimbangan tertentu. Menurut Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi S.P., Hadi Tjahjanto telah dianggap mampu dan kompeten untuk menjadi Panglima TNI. Selain itu, ia juga telah memenuhi syarat untuk mengemban amanat tersebut sesuai dengan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Untuk melihat lebih jauh seperti apa sosok calon Panglima TNI pengganti Gatot Nurmantyo ini, YuKepo bakal ngajak kamu semua untuk melihat rekam jejak dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Hadi Tjahjanto selama perjalanan hidupnya. Langsung aja, yuk kepo!

1. Marsekal Hadi Tjahjanto lahir di Malang, Jawa Timur pada tanggal 8 November 1963

Pria berusia 63 tahun ini lahir dari keluarga yang sederhana. Ayahnya bernama Serka (Pur) Bambang Sudarto, sedangkan ibunya bernama Nur Sa’adah.

2. Rumah yang ditingalinya sangat sederhana

Keluarga Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal di Tamanharjo 70, RT 03 RW 04, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tidak ada pernak-pernik mewah yang tergambar pada rumah yang tampak sangat sederhana dan dibangun pada tahun 1986 tersebut. Ukuran dari rumahnya hanya 7 x 20 meter dengan enam kamar tidur dan dua kamar mandi.

3. Lulus dari Akademi Angkatan Udara pada tahun 1986

Marsekal Hadi Tjahjanto adalah salah satu orang termuda di jajaran jenderal bintang 4 yang lulus pada tahun tersebut. Usai menyelesaikan pendidikannya, ia kemudian melanjutkan studinya di Sekolah Penerbang TNI-Angkatan Udara. Setelah lulus pada tahun 1987, ia langsung ditempatkan d Skuadron Udara 4 untuk mengoperasikan pesawat jenis Casa yang biasanya digunakan untuk SAR terbatas, Operasi Dukungan Udara, dan kursus penerbangan pesawat angkut. 

4. Karirnya melejit sejak tahun 1996

Tahun 1996 dapat dibilang sebagai tahun pemantik keberhasilan karir Marsekal Hadi Tjahjanto. Pada tahun tersebut, ia diangkat menjadi Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skuadron Udara 32 Wing 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh. Kemudian, ia juga menjadi komandan Flight Skuadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarno pada tahun 1997, Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarno dan Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI pada tahun 1998, serta sederet jabatan penting lainnya.

5. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden pada tahun 2015-2016

Pada tahun 2015-2016, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan.  

6. Meski saat ini menjadi salah satu orang penting yang ada di Indonesia, ia tidak pernah melupakan keluarganya

Marsekal Hadi Tjahjanto adalah anak pertama dari lima bersaudara. Sebagai anak tertua di keluarganya, ia sangat memerhatikan kondisi dari adik-adiknya serta orang tuanya. Setiap hari, ia selalu menyempatkan waktu untuk menghubungi orang tuanya yang berada di Malang. Bahkan, ia sering kali meminta agar orang tuanya ikut dan tinggal di Jakarta. Namun, orang tuanya selalu menolak.

7. Seorang pecinta rujak cingur dan mendol Malang

Lahir dan besar di Malang membuat Marsekal Hadi Tjahjanto jatuh cinta terhadap kuliner khas Jawa Timur. Ia pun diketahui sangat menyukai rujak cingur dan mendol Malang.

Begitulah sosok dari calon Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Semoga ketika telah dilantik nanti, ia dapat mengemban amanahnya dengan baik dan memberikan rasa aman untuk seluruh masyarakat Indonesia. Semangat, Pak!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
227SHARES