Diserang di Udara, Pesawat Ini Mendarat Darurat di Medan, Siapa Sih yang Nyerang?

08 Februari 2018
|Romlah Sundari
144SHARES

Perjalanan udara dengan pesawat menurut beberapa orang merupakan perjalanan yang berisiko tinggi. Beberapa orang bahkan memiliki phobia naik pesawat terbang dan menolak untuk menaiki pesawat karena begitu takut dengan ketinggian atau takut bahwa pesawat yang ditumpanginya akan mengalami kecelakaan. Apalagi ditambah dengan banyaknya pemberitaan mengenai kecelakaan pesawat, maka tidak heran jika banyak orang yang semakin takut bepergian dengan pesawat. Padahal, angka kematian akibat kecelakaan pesawat terbang jauh lebih sedikit daripada angka kematian akibat kecelakaan di darat.

Meski begitu, moda transportasi udara memang memiliki berbagai risiko yang patut di waspadai. Mesin yang rusak misalnya, mau jadi apa kita kalau pesawat yang kita tumpangi tiba-tiba mogok di udara? Mau tidak mau hanya ajal yang menanti. Contoh lain, jika cuaca buruk dan pesawat yang kita tumpangi harus terbang menembus badai, memang akan terdapat kemungkinan bahwa pesawat akan mengalami kesulitan dan menabrak gunung atau tebing. Tapi, bukan hanya kerusakan mesin dan kecelakaan tabrakan semata, ternyata ada satu lagi risiko yang harus dihadapi saat naik pesawat biarpun kedengarannya absurd, yaitu penyerangan yang dilakukan oleh burung atau tabrakan dengan sekawanan burung.

Baru Selasa kemarin di Medan, pesawat Air Asia yang baru saja lepas landas menuju Kota Penang, Malaysia, harus melakukan putar balik dan mendarat darurat di Bandara Kualanamu karena diserang oleh sekawanan burung. Baru sebentar berada di udara, tiba-tiba sekawanan burung muncul dan menabraki pesawat, bahkan beberapa ekor burung masuk ke dalam mesin pesawat nomor dua dan menyebabkan kerusakan sehingga pesawat harus mendarat secara darurat.

Namun, bukan hanya burung saja yang pernah menyerang pesawat. Enam hari lalu, tepatnya hari Jumat, tanggal 22 lalu, pesawat Citilink yang baru saja mendarat di Bandara Kualanamu juga mengadapi serangan dari segerombol lebah yang merubungi sayap kanan pesawat tersebut. Insiden ini menyebabkan penerbangan harus ditunda dan pesawat Citilink tersebut harus melewati pemeriksaan lengkap terkait kelayakannya untuk terbang dan membawa penumpang. Setelah melewati pemeriksaan, pesawat Citilink tersebut dinyatakan layak terbang. Menurut pihak Citilink, kejadian unik tersebut dapat terjadi karena penebangan pohon di sekitar bandara yang menyebabkan lebah-lebah kehilangan rumahnya sehingga rombongan serangga tersebut akan merubungi benda lain, seperti sayap pesawat. Hii, ngeri ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
50 %
Kaget
Kaget
50 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
144SHARES