Di sini Klepon Kok di Sana Onde-onde? Makanan-makanan Ini Ternyata Namanya Berbeda di Tiap Daerah!

15 September 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Indonesia dianugerahi dengan kekayaan budaya yang begitu beragam dan menghasilkan produk-produk hasil budaya yang begitu bervariasi. Salah satu produk budaya Indonesia yang mendunia dan hingga kini berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata internasional adalah kekayaan kulinernya. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh CNN tahun kemarin, terdapat tiga kekayaan kuliner Indonesia yang menduduki peringkat lima puluh besar makanan terenak dunia berdasarkan pilihan pembaca. Hebatnya, peringkat pertama dan kedua sama-sama diduduki oleh sajian asli Indonesia, yaitu Rendang dan Nasi Goreng. Di peringkat ke-14 pun bertengger kekayaan kuliner kita pula, yaitu sate.

Meski Indonesia memiliki beragam makanan tradisional, namun ternyata terdapat pula makanan tradisional yang ada di berbagai daerah. Uniknya, di tiap daerah ini, meski bahan dan cara pembuatannya sama, namun namanya bisa jadi berbeda-beda, lho. Seperti kalau orang Jawa mengenal Kue Wajik, mereka yang berada di Sumatera mengenal kue yang sama, namun dengan nama Pulut Manis. Jika di sekitaran Jawa Tengah dan Yogyakarta dikenal Tape Singkong, namun makanan yang sama saat dibawa ke Jawa Barat akan berubah nama menjadi Peuyeum. Ternyata, makanan tradisional dengan nama yang berbeda di berbagai daerah tidak hanya ada satu atau dua, namun ada banyak. Berikut YuKepo berhasil kumpulkan tujuh makanan tradisional dengan nama yang berbeda di tiap daerah. Yuk, kepo!

2. Martabak Manis

Nah, jadi jangan merasa bingung atau bahkan marah kalau melihat makanan yang kita rasa merupakan khas dari daerah kita tiba-tiba dikatakan sebagai makanan khas dari daerah lain dan memiliki nama yang berbeda. Karena bisa jadi memang makanan-makanan tradisional tersebut sudah ada dan menjadi makanan "khas" atau "tradisional" dari berbagai daerah. Seperti martabak manis yang juga dapat kita temukan di Malaysia sebagai makanan tradisional Malaysia dan dinamakan kue Apam Balik. Bukan berarti Malaysia mencuri kekayaan kuliner kita, namun karena memang memiliki kedekatan sejarah, jadi kekayaan kuliner Indonesia dan Malaysia pun cenderung mirip-mirip. Begitu juga di dalam negeri, kekayaan kuliner antardaerah pun sering kali mirip-mirip meskipun namanya berbeda.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES