Dari Wayangan Sampai Pawai Kostum, 5 Tradisi Perayaan Natal di Indonesia ini Unik!

27 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Natal menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh umat Kristiani di seluruh dunia. Bagi mereka, hari Natal adalah momen di mana kita bisa saling berbagi kasih. Meski saling berbagi kasih dapat dilakukan kapan pun juga, namun momen Natal akan terasa sungguh berbeda. Terlebih ada berbagai macam perayaan unik untuk menyambut hari lahirnya Yesus Kristus ini. Nah, berkaitan dengan hal tersebut, kali ini YuKepo bakal ngasih kamu berbagai perayaan unik dalam menyambut hari Natal dari seluruh penjuru Indonesia. Penasaran bagaimana uniknya perayaan tersebut? Langsung kita simak, Yuk, kepo!

1. Ambon, Flores, dan Papua

Ketiga wilayah tersebut memang mayoritas beragama kristen. Hal itulah yang menjadikan perayaan di ketiga tempat tersebut lebih berbeda dari yang tempat lainnya. Di Flores, Natal identik dengan obor bambu yang hampir ada di setiap sudut kota. Bagi para pemuda-pemudi, mereka biasanya akan begadang semalam suntuk pada tanggal 24 Desember sambil bermain kembang api.

Ketika kamu merayakan Natal di Ambon, kamu akan mendengar kemeriahan gereja-gereja yang ada di sana melalui suara loncengnya. Masyarakat di sana pun biasanya menjalani malam Natal dengan berkumpul bersama sanak saudara. Nah, kalau di Papua, ada sebuah tradisi unik bernama Barapen. Tradisi ini merupakan sebuah ritual bakar batu dengan memasak daging babi sebagai bagian dari perayaan lahirnya Yesus Kristus ke dunia. Di berbagai area pun akan terdapat banyak dekorasi ornamen bernuansa Natal dan tentunya diiringi dengan nyanyian Natal selama 24 jam.

2. Manado

Di wilayah ini terdapat sebuah tradisi unik bernama Kunci Taon. Tradisi ini merupakan sebuah kegiatan parade keliling desa yang dilakukan oleh sejumlah komunitas dengan menggunakan kostum yang unik. Biasanya, tradisi ini dilakukan sejak tanggal 25 Desember hingga pada minggu pertama di bulan Januari. 

3. Yogyakarta

Di kota ini, kamu akan mendapatkan pengalaman berbeda dengan menonton pertunjukkan wayang kulit bertemakan kelahiran Yesus Kristus. Selain itu, para pendeta atau pastor akan memimpin ibadah dengan menggunakan beskap, blangkon, serta mengujarkan ceramahnya dengan menggunakan bahasa Jawa halus.

4. Sumatra Utara

Komunitas Batak di Sumatra Utara memiliki berbagai tradisi, salah satunya adalah Marbinda. Tradisi ini hampir sama dengan tradisi umat muslim ketika merayakan Idul Adha, yakni dengan penyembelihan hewan kurban di hari Natal. Nah, uniknya kurban tersebut didapat berkat hasil patungan bersama sejak beberapa bulan hari Natal tiba. Hewan yang dijadikan kurban biasanya berupa kerbau ataupun babi. Pembagiannya pun cukup unik karena hanya mereka yang patunganlah yang dapat jatah daging hewan kurban tersebut.

5. Jakarta

Di kawasan Cilincing terdapat sebuah kampung yang dihuni oleh keturunan bangsa Portugis. Kampung tersebut bernama Kampung Tugu. Saat Natal tiba, para penduduk di kampung tersebut biasanya akan memainkan Rabo-rabo, yakni para penduduk diwajibkan mengunjungi satu per satu warga yang tinggal di kampung tersebut. Warga yang dikunjungi diharuskan untuk ikut serta dalam rombongan hingga sampai pada pintu rumah terakhir di wilayah tersebut. Ketika memainkan Rabo-rabo, mereka akan diiringi oleh alunan musik keroncong sambil menari bersama. Puncak selebrasi dilakukan dengan cara mandi-mandi. Mandi-mandi di sini bukan beneran mandi, namun hanya mencorat-coret wajah orang lain dengan menggunakan bedak putih sebagai simbol penebusan dosa dan juga permintaan maaf sebelum memasuki tahun baru.

Itu dia guys berbagai tradisi unik dalam merayakan Natal yang ada di Indonesia. Sungguh menarik bukan? Nah, kalau di daaerahmu sendiri, apa ada tradisi unik seperti di atas?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES