Cuma di Indonesia, 6 Profesi Penting Ini Digaji dengan Harga yang Murah. Miris!

26 Desember 2017
|Muhammad Sidiq Permadi
2SHARES

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Namun, seiring dengan perkembangan waktu, tampaknya kalimat tersebut akan berganti menjadi, “Indonesia adalah negara yang kaya akan pengangguran.” Setuju? Hal itu tak lepas dari dampak persaingan global di mana banyak perusahaan asing yang menanamkan modal di Indonesia, tapi banyak pula tenaga kerja asing yang mencari nafkah di Indonesia. Senang tidak senang, begitulah kenyataan yang ada.

Terlepas dari itu semua, berbagai profesi yang ada di Indonesia sudah seharusnya dilindungi oleh pemerintah, terutama profesi yang tujuannya mulia dan sejalan dengan visi pembangunan bangsa Indonesia. Namun, hal yang patut disayangkan adalah ketika mereka telah berjuang untuk membangun Indonesia, namun mereka hanya diberikan gaji yang alakadarnya. Miris. Nah, berkaitan dengan hal tersebut, kali ini YuKepo bakalan ngasih tahu kamu tentang profesi penting di Indonesia, yang digaji dengan sangat murah. Pokoknya berbanding terbalik deh sama di luar negeri. Penasaran profesi apa saja itu? Langsung aja deh kita kepoin bareng. Yuk, kepo!

1. Asisten Rumah Tangga

Kata siapa jadi asisten rumah tangga itu gampang? Kalau gampang mah mungkin gak akan ada yang namanya profesi ini. Meskipun namanya asisten rumah tangga, tapi kerjaannya bukan ngurusin rumah tangga. Layaknya seorang asisten dosen yang membantu dosen utama dalam mengajar, asisten rumah tangga juga tugasnya membantu ibu rumah tangga ketika berada di rumah. Ngepel, nyuci baju, masak buat si empunya rumah, semuanya dikerjain sama mereka.

Meski profesi ini sangat vital bagi keberlangsungan hidup berumah tangga, tapi nyatanya mereka digaji dengan angka yang cukup rendah. Sebagai perbandingan, di Hongkong, gaji seorang asisten rumah tangga bisa mencapai Rp 4 juta per bulannya dan bahkan di Kanada, gaji mereka dihargai Rp 100 ribu per jamnya. Di Indonesia sendiri gaji mereka hanya dihargai sekitar Rp 1 jutaan. Gak sepadan banget kan sama kerjaanya yang banyak banget itu?

2. Perawat Lansia

Bagi sebagian orang, profesi ini dirasa sangat mudah untuk dilakukan. Namun, pada kenyataannya itu semua cuma sebuah ucapan belaka. Padahal, untuk merawat para lansia, seorang perawat harus membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketelatenan agar tidak membahayakan para lansia tersebut. Di Indonesia, profesi ini termasuk dalam kategori profesi dengan gaji rendah, yakni sekitar Rp 2 juta per bulan. Sementara di luar negeri, profesi ini dibayar dengan harga Rp100 ribu per jamnya. Cukup jauh bukan perbandingannya?

3. Tukang Sampah

Apa jadinya Indonesia tanpa profesi yang satu ini? Wah, bisa-bisa Indonesia menjadi negara terkotor dan terbau di seluruh jagad semesta deh. Meskipun berjibaku dengan bau yang menyengat, namun profesi tukang sampah sangat dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal, tugas dari mereka ini sangatlah mulia. Di Jakarta sendiri kabarnya profesi ini mendapatkan gaji sebesar Rp 3,1 juta per bulan. Namun, di wilayah Indonesia lainnya, gaji dari profesi ini bahkan tidak mencapai angka Rp 2 juta per bulan!

4. Jurnalis atau wartawan

“Ku rela pergi ... pagi pulang pagi... hanya untuk mendapat berita, wowo wowo.” ungkapan tersebut tampaknya pantas disandingkan dengan profesi yang satu ini. Jam kerja yang tidak menentu membuat tidak semua orang kuat melakukan pekerjaan yang satu ini. Di kota kecil, gaji para jurnalis/wartawan berkisar di angka Rp1 juta hingga Rp2,2 juta per bulan, sedangkan di Jakarta gaji mereka dihargai Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulannya. Besar? Mungkin. Namun, jika kamu melihat gaji para jurnalis/wartawan di luar negeri, kamu pasti bakalan langsung minder. Kenapa? Soalnya, profesi ini di luar negeri dihargai paling sedikit sebesar USD 30 ribu atau lebih dari Rp300 juta per bulan!

5. Guru

Guruku sayang, guruku malang. Beginilah nasib guru di Indonesia. Bertahun-tahun menunggu pengangkatan, namun malang tak dapat ditolak. Meski sudah ada berbagai program dari pemerintah untuk meningkatkan taraf kesejahteraan para guru, namun rasanya itu semua tidak sebanding dengan besarnya sumbangsih mereka terhadap bangsa Indonesia. Di kota-kota kecil, gaji para guru dihargai tak lebih dari Rp3 juta per bulannya. Bahkan, para guru honorer pun digaji dengan angka yang sangat mencekik! Ada yang digaji Rp400 ribu per bulan, ada juga yang kurang dari itu. Oleh karena itu, tidak sedikit dari para guru yang menjalani profesi sampingan sebagai guru privat untuk sekadar menyambung kehidupan mereka.

6. Pemadam Kebakaran

Profesi yang satu ini menuntut nyali yang tinggi karena tergolong ke dalam pekerjaan yang berbahaya. Mereka harus berusaha menaklukan amukan dari si jago merah. Belum lagi mereka bisa saja sewaktu-waktu tanpa diduga menjadi korban dari amukan api tersebut. Profesi yang penuh dengan risiko bukan? Nah, di Indonesia, profesi berisiko tinggi ini dihargai sekitar Rp5 jutaan per bulan. Besar? Lumayan, tapi tak sebanding dengan risiko kematian yang sewaktu-waktu bisa datang merenggut nyawa mereka. Di AS sendiri, profesi ini mendapatkan gaji yang terbilang besar, yakni Rp400 juta per tahunnya! Cukup sepadan dengan risiko yang dimiliki mereka meski memang tak ada yang lebih mahal dan berharga daripada nyawa.

Itu dia enam profesi vital di Indonesia dengan gaji yang tergolong kecil. Sudah seharusnya pemerintah lebih memerhatikan nasib mereka, terutama para guru. Tanpa guru, mereka yang di atas sana bukanlah siapa-siapa!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
2SHARES