Cokelat Tempe, Oleh-Oleh Unik dari Kota Malang

09 Juli 2017
|Chandra W.
3.3 KSHARES

Siapa sih yang nggak suka ngemil cokelat? Cemilan ini sudah menjadi teman akrab sehari-hari terutama ketika lagi badmood. Selain dinikmati begitu saja dalam bentuk cokelat batang, banyak juga hasil olahan makanan atau bahkan minuman berbahan dasar cokelat. Ada juga hasil terobosan yang menghasilkan jajanan unik dari cokelat. Salah satunya cokelat tempe. Cokelat digabung sama tempe? Emangnya nggak aneh rasanya? Tempe 'kan biasanya buat masak. Di Malang, nyatanya cokelat tempe ini sudah berhasil menjadi buah tangan (oleh-oleh) unik yang laris manis di pasaran. Seperti apa ceritanya?

Pelopor pembuat cokelat tempe ini bernama Yoga Surya Pratama yang kini berusia 23 tahun, seorang lulusan sebuah SMK di Kota Malang. Cokelat tempe ditemukannya pada tahun 2011. Semuanya hasil coba-coba resep bersama ibunya. Ibunya sendiri pernah mencoba membuat dan menjual cokelat pedas namun kurang diterima pasar karena ternyata tidak semua orang menyukai rasa pedas. Setelah mencoba sekitar dua bulan untuk menemukan resep yang pas untuk membuat cokelat tempe, akhirnya Yoga dan ibunya membuat cokelat dengan isian tempe yang sebenarnya konsepnya mirip dengan cokelat isi kacang almond atau kacang mete. Bedanya, kacang-kacangan tersebut diganti dengan tempe yang bikin cokelat yang dinamai de’konco ini jadi Indonesia banget.

Sebelum dijadikan isian cokelat batang, tempe diolah sampai kering dan renyah sehingga nantinya memunculkan sensasi kriuk ketika digigit. Cokelat tempe buatannya kini sudah dijual di lebih dari sepuluh gerai dan toko yang ada di Kota Malang dan bahkan sudah sampai ke Kalimantan. Selain dititipkan di gerai dan toko, cokelat tempe juga dipasarkan melalui penjualan online dan sudah dikirim  Desain kemasan cokelat de’konco juga dibuat menarik dan Indonesia banget dengan menampilkan tokoh pewayangan yang sudah sangat kita kenal yaitu Punakawan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk dan Bagong. Alasannya, supaya bukan hanya “jualan makanan”, tapi sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke wisatawan asing.

Langkah Yoga patut dicontoh oleh generasi muda di seluruh Indonesia. Selain inovatif, ia semangat dan pantang menyerah meski resepnya berkali-kali gagal. Ia juga punya misi yang sangat baik yaitu mengangkat panganan lokal dalam hal ini tempe supaya bisa jadi komoditas yang lebih mahal serta sedikit-sedikit memperkenalkan budaya Indonesia melalui kemasannya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
3.3 KSHARES