Benarkah Suku Tengger Merupakan Keturunan Majapahit? Simak Sejarah Suku Tengger Disini

08 Mei 2017
|Atik Kencana S.

Bagi kamu yang pernah berkunjung ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur mungkin udah gak asing lagi dengan suku yang satu ini. Suku Tengger merupakan suatu suku asli yang mendiami kawasan pegunungan Bromo dan Semeru di Jawa Timur.

Namun ada satu bahasan yang menarik mengenai sejarah Suku Tengger yang mungkin belum banyak orang ketahui. Para masyarakat Suku Tengger percaya bahwa mereka adalah keturunan asli Kerajaan Majapahit. Benarkah hal itu?

Nah untuk menjawab pertanyaan itu, YuKepo udah siapin ulasannya buat kalian. Supaya lebih lengkap, yuk simak mengenai sejarah Suku Tengger di bawah ini!

Penamaan “Tengger” pada suku ini memang gak hanya mengandung satu arti yang pasti. Ada yang menyebutkan nama “Tengger” yang berarti pegunungan sebagaimana tempat mereka bermukim yaitu Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Pendapat lain mengatakan bahwa nama “Tengger” merupakan penggalan dari kalimat Tenggering Budi Luhur yang merupakan budi pekerti yang luhur sebagai pedoman watak masyarakat Suku Tengger. Pandangan yang paling diyakini oleh masyarakat Suku Tengger adalah nama “Tengger” berasal dari kata gabungan nama Roro Anteng dan Joko Seger yang merupakan leluhur mereka.

Robert W. Hefner dalam bukunya yang berjudul Hindu Javanese: Tengger Tradition and Islam memaparkan bahwa Suku Tengger adalah keturunan dari para pengungsi Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit pada pada abad ke-16 menemukan titik terendahnya akibat serangan dari kerajaan Islam pimpinan Raden Patah. Karena hal itu banyak dari masyarakat Majapahit yang menyelamatkan diri. Sebagian ada yang mengungsi ke Pulau Bali dan sebagian lainnya menempati pegunungan di Jawa Timur ini. Mereka mengisolasi diri dari pengaruh orang luar. Mereka lah yang kemudian dinamakan Suku Tengger.

Menurut legenda Suku Tengger setempat, leluhur mereka adalah Roro Anteng yang merupakan seorang pembesar Kerajaan Majapahit dan juga Joko Seger yang merupakan putra dari seorang brahmana. Kemudian menikahlah Roro Anteng dan dan Joko Seger yang ikut turut mengungsi ke pegunungan Bromo. Nah, keturunan Roro Anteng dan Joko Seger inilah yang menjadi Suku Tengger.

Nah karena memang masyarakat Suku Tengger pada awalnya memang mengisolasi diri mereka dari kehidupan luar, hal tersebut tentu juga berpengaruh pada kondisi sosial mereka. Suku Tengger masih memercayai kepercayaan asli dari leluhurnya dari Majapahit. Para masyarakat Majapahit memiliki kepercayaan Siwa-Budha yang berkembang menjadi agama Hindu yang sekarang dianut oleh Suku Tengger.

Bahasa Suku Tengger juga memiliki dialek yang cukup berbeda dengan Bahasa Jawa pada umumnya. Mereka tetap mempertahankan dialek Bahasa Kawi dan beberapa kosakata asli Jawa Kuno yang sudah tidak dipergunakan lagi oleh orang Jawa pada umumnya. Begitupula dengan sistem penanggalan yang dimiliki oleh Suku Tengger. Mereka menggunakan sistem penanggalan Tahun Saka dari sistem penanggalan agama Hindu. 

Karena Suku Tengger memang memercayai bahwa mereka memiliki kekerabatan pada Gunung Bromo, mereka memiliki suatu upacara khusus yang dinamakan Upacara Yadnya Kasada yang dilaksanakan pada tanggal 14 bulan Kasadha pada sistem penanggalan Saka. Dalam upacara ini mereka menghaturkan doa kepada Tuhan dan menyerahkan korban hewan ternak dan hasil pertanian seperti sayur dan buah ke kawah Gunung Bromo untuk memohon keselamatan dan berkah. Upacara ini juga dilakukan untuk mengenang pengorbanan putra Bungsu Joko Seger dan Roro Anteng yang bernama Raden Kusuma. Upacara Yadnya Kasada menjadi salah satu upacara Suku Tengger yang mampu menarik ratusan ribu wisatawan domestik dan mancanegara. 

Nah itulah tadi sejarah Suku Tengger yang diyakini sebagai keturunan Kerajaan Majapahit yang masih ada hingga kini. Masyarakat Tengger bisa kamu jumpai di sekitar kawasan Gunung Bromo. Mereka juga sudah lumayan bisa membaur dengan masyarakat yang lain kok. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
SHARES