Beginilah Nilai Filosofi dari Udeng, Ikat Kepala Khas Laki-Laki Bali. Indonesia Unik!

02 Februari 2018
|Lulu Lukyani
0SHARES

Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa yang menjadikan Indonesia beraneka ragam. Setiap suku memiliki keunikannya masing-masing, cirinya masing-masing, dan kebanggaannya masing-masing. Mulai dari bahasa, panganan, teknik bertahan hidup, hingga pakaian yang tidak hanya memiliki nilai historis dan estetis yang tinggi, tapi juga memiliki nilai filosofis yang dalam.

Begitu pula dengan masyarakat Bali yang identik dengan ikat kepalanya, yang selalu dipakai tidak hanya saat memperingati hari raya, tapi juga sering dipakai sehari-hari. Ikat kepala kebanggaan masyarakat Bali ini bernama, Udeng. Pasti banyak dari kalian yang baru tau kan kalau ternyata nama ikat kepala yang hanya dipakai oleh laki-laki Bali ini bernama Udeng? Nah biar pengetahuan kalian mengenai Udeng semakin jauh, kali ini Yukepo akan membahas mengenai Udeng, Ikat kepala laki-laki Bali. Penasaran? langsung aja yuk kepoin.

Udeng adalah bagian dari pakaian tradisional khas Bali. Ikat kepala ini digunakan oleh semua laki-laki Bali dari berbagai lapisan masyarakat, dari golongan Bangsawan hingga rakyat biasa. Udeng juga gak hanya dipakai oleh orang dewasa. Anak-anak pun memakai udeng yang khusus dibuat dalam ukuran kecil.

Kalau diliat-liat bentuk udeng ini gak simetris lho. Bagian kanan udeng lebih tinggi daripada bagian kirinya. Ternyata bentuknya yang gak simetris ini ada makna filosofisnya. Makna dari bentuk yang lebih tinggi di bagian kanan adalah harapan agar orang-orang lebih banyak melakukan kebajikan yang disimbolkan dengan kanan.

Udeng terbuat dari kain yang panjangnya sekitar 50cm. Gak sembarang orang lho bisa membuat udeng. Pembuatan udeng ini membutuhkan keahlian khusus. Hanya beberapa daerah di Bali yang terkenal dengan udeng buatannya. Salah satunya adalah desa Sidemen di Karangasem, Bali.

Para laki-laki Bali gak hanya memakai udeng untuk acara-acara adat tertentu, tapi mereka juga memakai udeng di kesehariannya. Penggunaan udeng ini tujuannya adalah agar rambut mereka tetap rapi dan tidak rontok. Mereka percaya bahwa rambut yang rontok bisa melanggar kesucian pura.

Udeng Bali ini banyak variannya lho. Mulai dari yang warnanya putih polos, sampai yang bermotif dengan corak warna khas tradisional Bali. Biasanya udeng yang dipakai untuk beribadah adalah udeng berwarna putih polos.

Nah itu dia guys ulasan mengenai Udeng, Ikat kepala laki-laki Bali. Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus saling mengenal budaya setiap suku yang bahu-membahu menegakkan Republik Indonesia. Karena dari keberagaman itulah Indonesia mampu berdiri hingga hari ini. Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda-beda tapi tetap satu juga.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Lulu Lukyani
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES