Begini Sejarah Terbentuknya Pulau Jawa dan Gunung Api Purba, Sudah Tahu Belum Kamu?

www.yukepo.com

Indonesia merupakan negara kepulauan karena banyaknya pulau-pulau yang membentang dari ujung barat hingga timur Nusantara. Mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil semua ada di Indonesia. Warisan kebumian Indonesia banyak terdapat di seputar wilayah Yogyakarta. Kenapa di Yogyakarta? Karena di tempat inilah terdapat berbagai macam misteri seputar terbentuknya pulau-pulau di Indonesia yang masih tersimpan rapi di beberapa museum yang ada di sana. Berkaitan dengan hal itu, kali ini YuKepo akan mengajak kamu untuk napak tilas tentang sejarah terbentuknya salah satu pulau terpadat di Indonesia, yakni Pulau Jawa. Penasaran? Langsung aja kita pantengin bersama. Yuk, kepo!

www.indonesia-tourism.net

Sejarah mencatat bahwa Pulau Jawa terbentuk kurang lebih sekitar 60 juta tahun yang lalu pada masa Pre-Tersier. Kala itu, pulau ini masih menjadi bagian dari sebuah benua besar yang dikenal dengan nama Superbenua Pangea. Susunan dari bebatuan yang ada di Pulau Jawa memiliki karakteristik yang berbeda di tiap wilayahnya. Jawa Barat diperkirakan terbentuk pada Zaman Kapur (145-65 juta tahun lalu) yang kemudian menjadi bagian dari Paparan Sunda (Sundaland Core), sedangkan Jawa bagian timur diperkirakan berasal dari pecahan-pecahan kecil Benua Australia yang oleh para peneliti disebut dengan East Java Microcontent. Selanjutnya, Pulau Jawa bagian timur ini menabrak bagian barat hingga akhirnya bergabung menjadi Pulau Jawa seperti sekarang ini.

 

terselubung.in

Peristiwa tersebut ditandai oleh adanya sesar purba yang terbentang di bawah Sungai Ulok, Kebumen, Jawa Tengah hingga berakhir di Pegunungan Meratus yang membelah Kalimantan Selatan. Saat ini, hanya ada tiga tempat yang dapat dikatakan sebagai saksi bisu atas terbentuknya Pulau Jawa, yakni Teluk Ciletuh (Sukabumi, Jawa Barat), Karangsambung (Kebumen, Jawa Tengah), dan Bayat (Klaten, Jawa Tengah). Rekam jejak peristiwa tersebut tersimpan dalam bentuk singkapan yang memperlihatkan batuan dasar tertua yang diperkirakan berumur lebih dari 96 juta tahun yang lalu. Singkapan ini terjadi akibat proses tumbukan antarlempeng disertai dengan erosi yang secara terus-menerus berlangsung hingga jutaan tahun lamanya. Proses geologis yang berlangsung lama tersebut membuat wujud muka bumi menjadi beragam. 

terselubung.in

Ketika Pulau Jawa mulai terbentuk dengan poros yang membujur dari barat ke timur, tiba-tiba muncul tekanan dahsyat dari arah selatan. Secara perlahan, lempeng Samudra Indo-Australia bergerak ke arah utara dan menabrak lempeng Benua Eurasia dari sisi selatan pada zona yang posisinya sejajar dengan Pulau Jawa. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya palung laut, pegunungan, serta aktivitas vulkanik yang memunculkan gunung berapi karena lempeng Samudra memiliki densitas atau massa jenis yang lebih tinggi sehingga mengalami subduksi atau penunjaman. Kemudian sebagian material lempeng samudra Indo-Australia mulai mengalami pelelehan dan mencair menjadi magma hingga menciptakan jalur vulkanik yang posisinya sejajar dengan poros panjang Pulau Jawa. Inilah titik mula dari terbentuknya Pulau Jawa dengan banyak gunung berapinya.

Gunung berapi purba yang ada di Pulau Jawa kemudian mengalami rangkaian peristiwa vulkanisme yang luar biasa dahsyat. Peristiwa ini terjadi dalam kurun waktu antara 36 hingga 10,2 juta tahun yang lalu pada masa Oligosen Akhir hingga Miosen Awal. Berbagai peristiwa vulkanis ini dibuktikan dengan banyaknya penemuan singkapan lapisan batuan piroklastik batu pasir vulkanik dengan ketebalan yang luar biasa akibat hasil erupsi dari gunung berapi purba. Berdasarkan bukti geologis yang ditemukan, setidaknya para ahli geologi mengenali dua gunung api purba berdasarkan lokasi penemuan dan bukan letak titik pusat aktivitas vulkaniknya, yakni Gunung Api Purba Semilir dan Gunung Api Purba Nglanggeran.

terselubung.in

Berdasarkan bukti endapan yang dihasilkannya, konon kekuatan erupsi katastropik dari Gunung Api Purba Semilir nyaris setara dengan Supervolcano Toba di Sumatra (74 ribu tahun yang lalu) dan Supervolcano Yellowstone di Wyoming, AS (2,1 juta tahun yang lalu). Kekuatan erupsi dari gunung purba tersebut diperkirakan 10 kali lebih besar dari erupsi Gunung Tambora (1815), 1000 kali lebih besar dari Gunung Krakatau (1883), dan 1000 kali lebih besar dari Gunung St. Helena yang ada di Washington, AS ( 1980). 

bisniswisata.co.id

Rangkaian peristiwa vulkanis tersebut terus berlangsung hingga pada akhirnya secara perlahan mulai melemah sekitar 16 hingga 2 juta tahun yang lalu pada Miosen Tengah hingga Pliosen Akhir. Selanjutnya sekitar 12 juta tahun yang lalu mulai terjadi pelandaian kemiringan penunjaman dari lempeng samudra Indo-Australia. Hal itu membuat proses pelelehan yang menghasilkan magma pun ikut bergeser ke arah utara. Proses ini terus berlanjut hingga saat ini. Pergeseran jalur vulkanik hingga mencapai jarak 50-100 km ke arah utara ini secara otomatis telah menonaktifkan gugusan gunung purba di Pulau Jawa. 

Kemudian proses pembentukan dari bentang alam Pulau Jawa pun secara alamiah terjadi. Mulai dari penurunan muka air laut hingga memunculkan endapan-endapan material yang ada di darat dan di laut. Di saat itu pula lempeng samudra Indo-Australia terus bergerak dan menekan lempeng benua Eurasia. Akibatnya secara perlahan pegunungan selatan di Pulau Jawa mengalami pengangkatan sehingga wilayah yang dulunya berupa cekungan kini berubah menjadi daratan dan bahkan perbukitan. Rangkaian peristiwa ini berlangsung sangat lama sampai saat ini hingga pada akhirnya terbentuklah Pulau Jawa seperti yang saat ini kita ketahui. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Gaya Anti Rempong Ala Lana Condor yang Bikin Awet Muda - Keepodotme

Gaya Anti Rempong Ala Lana Condor yang Bikin Awet Muda - Keepodotme

Gak Nyangka, Indonesia Ternyata Memegang Beberapa Rekor Tertua di Dunia

Gak Nyangka, Indonesia Ternyata Memegang Beberapa Rekor Tertua di Dunia

9 Film Animasi Hollywood Terbaik di Dunia Sepanjang Masa yang Sarat Makna - Keepodotme

9 Film Animasi Hollywood Terbaik di Dunia Sepanjang Masa yang Sarat Makna - Keepodotme

Marak Kasus Pelecehan Seksual dalam Transportasi Umum di Indonesia, Kenapa Bisa Terjadi Ya?

Marak Kasus Pelecehan Seksual dalam Transportasi Umum di Indonesia, Kenapa Bisa Terjadi Ya?

Auto Durhaka! Gara-gara Masalah Toilet, Bocah Tengik ini Laporkan Ayahnya ke Polisi - Keepodotme

Auto Durhaka! Gara-gara Masalah Toilet, Bocah Tengik ini Laporkan Ayahnya ke Polisi - Keepodotme

Industri Film Indonesia Semakin Membanggakan, 3 Film Ini Berhasil Go Internasional Tahun Ini!

Industri Film Indonesia Semakin Membanggakan, 3 Film Ini Berhasil Go Internasional Tahun Ini!

loading