Begini Drama Pengadilan Setya Novanto, Bisa Molor Hingga 7 Jam! Duh, Capek Lihatnya!

nasional.kompas.com

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar nama “Setya Novanto”? Ketua DPR? Tersangka kasus E-KTP? Atau tiang listrik yang ditabrak olehnya? Ketiga-tiganya memang erat kaitannya dengan politikus Partai Golkar yang satu ini. Berkali-kali ia berhasil lari dari kejaran KPK, namun akhirnya tertangkap juga. Seperti pepatah lama yang mengatakan, “Sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga.” Begitulah kira-kira nasib Setya Novanto kini.

Dalam perjalanannya, Setya Novanto selalu memiliki dalih agar bisa menghindar dari jeratan kasus yang menimpanya. Namun pada 17 November 2017, ia resmi menjadi tahanan KPK dan dijebloskan ke Rutan KPK. Sidang perdana pun akhirnya digelar pada Rabu (13/12/2017) kemarin. Dalam sidang perdananya tersebut, lagi-lagi drama terjadi. Penasaran seperti apa drama yang terjadi dalam kasus Setya Novanto kali ini? Yuk, kita kepoin bareng!

1. Ketika ditanya oleh hakim, Setya Novanto hanya diam dan menunduk

nasional.kompas.com

Sidang diagendakan untuk dimulai pada pukul 10.00. Namun, sebelum sidang dimulai, hakim Yanto bertanya perihal kesehatan Novanto. Ketika ditanya apakah ia hadir bersama kuasa hukumnya, Setnov hanya diam tak bersuara. Terang saja hal ini menuai pertanyaan dan gunjingan dari mereka yang memantau jalannya sidang.

2. Mengeluh sakit setelah sidang dimulai

katadata.co.id

Novanto mengaku kepada hakim bahwa dirinya tengah berada dalam kondisi yang kurang sehat. Bahkan, malam sebelum hari pengadilan tiba, Novanto mengaku diare dan telah bolak-balik ke kamar mandi sebanyak 20 kali. Pernyatan tersebut pun disanggah oleh Irene Putri, jaksa KPK. Ia menyatakan bahwa berdasarkan pengakuan dari pengawal tahanan yang menjaganya, Setnov hanya dua kali pergi ke toilet, yakni pukul 23.00 dan 02.30. Sang pengawal tahanan pun membeberkan bahwa Novanto dapat tidur dengan nyenyak.

Jaksa Irene juga menyanggah keluhan Setnov bahwa dokter KPK alpa memberinya obat diare meski sudah mengalami diare sebanyak empat kali. Menurut jaksa penuntut KPK tersebut, yang dikeluhkan Setnov kepada dokter KPK adalah sakit batuk sehingga diberi obat batuk alih-alih obat diare.

3. Jaksa sebut Setnov hanya pura-pura sakit

kabar3.com

Jaksa kemudian berkata kepada hakim bahwa Setnov hanya berpura-pura sakit karena sebelumnya telah ada dokter yang memeriksa kondisi kesehatan Setnov dan menyatakan bahwa kondisi Setnov sehat dan layak menjalani persidangan. Irene pun memberikan keterangan dengan mengatakan tekanan darah yang dimiliki Setnov sebelum persidangan dimulai adalah 110/80 dan denyut nadi 80 per menit. 

4. Empat dokter yang dihadirkan di pengadilan pun menyatakan kondisi Setnov dalam keadaan stabil
style.tribunnews.com

Dalam pengadilan tersebut, majelis hakim menghadikan empat orang dokter, yakni tiga orang dokter ahli dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan satu orang dokter KPK. Keempat dokter tersebut pun menyatakan bahwa kondisi kesehatan Novanto dalam keadaan baik.

5. Novanto menolak untuk diperiksa oleh dokter yang didatangkannya sendiri
nasional.kompas.com

Hal ini menjadi unik karena dokter yang didatangkan sendiri malah ditolak untuk memeriksa. Ketika sang dokter dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) ingin memeriksa kondisi kesehatannya, Setnov menolak karena sang dokter bukanlah dokter spesialis, melainkan dokter umum.

6. Sidang sempat diskors sebanyak tiga kali

nasional.kompas.com

Ketua majelis hakim sempat memberhentikan sidang sebanyak tiga kali. Pertama, untuk memberikan waktu kepada Setnov agar diperiksa terlebih dahulu kesehatannya. Kedua, memutuskan untuk melaksanakan musyawarah bersama para hakim lainnya. Ketiga, menunda waktu pembacaan surat dakwaan lantaran bertepatan dengan waktu salat. 

7. Istri menangis tersedu-sedu selama persidangan

www.yukepo.com

Istri dari Setnov, yakni Bu Setnov alias Deisti Astiani Tagor, terlihat menangis tersedu-sedu ketika melihat sang suami tercinta memasuki ruangan persidangan. Ia pun terlihat mengusap air matanya dengan tisu. 

Surat dakwaan pun telah dibacakan pada persidangan kali ini. Dengan demikian, gugur sudah putusan sidang praperadilan yang diharapkan Setya Novanto beserta kolega. Hal ini sesuai dengan keterangan dalam Pasal 82 Ayat 1 Huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP) tentang Wewenang Pengadilan untuk Mengadili. Beberapa pihak pun menyangsikan kelakuan Setnov yang memperlama jalannya pengadilan sebagai upaya agar surat dakwaan tidak dibacakan di pengadilan tersebut sehingga putusan sidang praperadilan masih dapat berlaku. Semoga kasus ini cepat selesai, ya. Yuk kita berdoa bagi kesehatan Setnov agar pengadilan dapat berjalan lancar dan hukum dapat ditegakkan.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Patut Berbangga! Inilah 15 Rekor Dunia Yang Dipegang Indonesia. Negara Kita Emang Keren!

Patut Berbangga! Inilah 15 Rekor Dunia Yang Dipegang Indonesia. Negara Kita Emang Keren!

Chandra Sembiring, Dokter Indonesia Pertama yang Belajar Kedokteran Alam Liar di Everest! Keren!

Chandra Sembiring, Dokter Indonesia Pertama yang Belajar Kedokteran Alam Liar di Everest! Keren!

Dari Jari Terpotong hingga Terkena Bronkitis, Begini Derita Buruh Pabrik Es Krim Aice!

Dari Jari Terpotong hingga Terkena Bronkitis, Begini Derita Buruh Pabrik Es Krim Aice!

Mengenang Tragedi Sinila, Kiamat Kecil Mengerikan yang Terjadi di Indonesia. Sedih!

Mengenang Tragedi Sinila, Kiamat Kecil Mengerikan yang Terjadi di Indonesia. Sedih!

Kisah Pilu Fientje de Feniks, Gadis Penghibur Zaman Penjajahan yang Jadi Korban Pembunuhan

Kisah Pilu Fientje de Feniks, Gadis Penghibur Zaman Penjajahan yang Jadi Korban Pembunuhan

Kamu Harus Berterima Kasih Sama Kabinet Soekiman, Pencetus THR Bagi Pekerja di Indonesia!

Kamu Harus Berterima Kasih Sama Kabinet Soekiman, Pencetus THR Bagi Pekerja di Indonesia!

loading