Banyak Untungnya, Inilah yang Akan Terjadi Jika Ibu Kota Negara Pindah Ke Papua!

06 April 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
174SHARES

Papua merupakan pulau di ujung timur Indonesia yang memiliki kekayaan tiada tara. Mulai dari tambang, alam, hingga kebudayaan di sana masih sangat kental terasa. Namun, apa yang terjadi dewasa ini adalah Papua masih menjadi wilayah yang terisolir dan akses akan kebutuhan pokok masih sangat sulit didapatkan. Sangat disayangkan mengingat alam Papua menyajikan kekayaan yang melimpah, namun malah orang asing yang menguasainya. Mungkin, pemandangan tersebut akan berbeda jika Papua nantinya dijadikan sebagai Ibu Kota Negara Indonesia. Meski dirasa sulit untuk terealisasi, namun siapa yang akan tahu bagaimana ke depannya. Kira-kira beginilah jadinya jika Papua menjadi Ibu Kota Negara Indonesia versi YuKepo. Yuk, simak!

1. Kepadatan penduduk di Pulau Jawa akan teratasi

Bukan hal yang baru lagi jika jumlah penduduk di Pulau Jawa kian hari kian bertambah banyak. Hal itu turut dipengaruhi oleh tingkat pembangunan yang kian hari kian digencarkan oleh pemerintah. Bahkan di DKI Jakarta sendiri sudah sangat teramat penuh sesak oleh kehadiran penduduk yang berasal dari berbagai daerah. Mungkin, jika Ibu Kota Indonesia dipindahkan ke Papua, masalah kepadatan penduduk Pulau Jawa akan teratasi karena di Papua populasinya masih belum terlalu padat.

2. Pemerataan kebutuhan pokok

Siapa pun tahu jika harga kebutuhan pokok di Papua sangatlah mahal. Hal itu disebabkan sulitnya akses transportasi untuk menyalurkan berbagai kebutuhan pokok ke sana. Itu juga berkaitan dengan masih buruknya kondisi jalan serta letaknya yang jauh dari pusat perekonomian Indonesia.

Padahal, jika dimaksimalkan, bisa jadi kebutuhan masyarakat Indonesia akan pangan dapat terpenuhi dengan baik mengingat alam Papua yang masih begitu lestari. Nah, bukan tidak mungkin jika nantinya Ibu Kota Negara dipindahkan ke Papua, kebutuhan pokok masyarakat Indonesia akan tersebar secara lebih merata yang nantinya daya beli masyarakat Papua pun dapat meningkat sehingga harga-harga bahan pokok jadi lebih stabil dan gak terlalu timpang seperti sekarang. Tenaga ahli pun nantinya akan dikirim ke Papua untuk dapat memaksimalkan potensi alam yang ada di sana.

3. Mengurangi tingkat pengangguran

Perpindahan Ibu Kota Negara ke tanah Papua secara otomatis akan dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. Tentunya ketika Ibu Kota Negara pindah ke sana, lapangan pekerjaan yang baru pun akan tercipta. Hal itu secara tidak langsung akan menurunkan tingkat pengangguran dan kamu-kamu yang masih nganggur pun bisa tuh buat dapetin pekerjaan di sana.

4. Keamanan dan keutuhan negara lebih terjamin

Sikap dan karakteristik orang Papua yang tak kenal ampun kepada mereka yang bersalah rasanya patut dimaksimalkan guna mempertahankan kedaulatan NKRI. Dengan menjadikan Papua sebagai Ibu Kota Negara rasanya dapat meningkatkan keamanan negara. Pemerintah dapat melobi pihak-pihak yang dulu bermusuhan seperti OPM untuk saling bahu membahu menjaga keamanan negara.

5. Mengurangi pengaruh campur tangan pihak asing

Freeport yang menjadi ladang tambang dan mineral bisa saja dapat diakuisisi pemerintah secara full jika Ibu Kota Negara dipindahkan ke Papua. Selama ini kita tahu jika pihak asing sangat gencar mengeksplorasi Freeport, sedangkan masyarakat Papuanya sendiri malah seakan menjadi kuli di rumah sendiri. Sungguh ironis. Dengan memindahkan Ibu Kota Negara ke Papua, pemerintah pun bisa fokus mengelola serta mengembangkan kekayaan tambang dan mineral yang ada di Papua tanpa campur tangan pihak asing.

Itu dia kira-kira lima hal yang terjadi jika Ibu Kota Negara Indonesia pindah ke Papua. Kamu sendiri, setuju gak kira-kira kalau ibu kota dipindahkan ke sana? Atau kamu punya ide lain nih kira-kira baiknya Ibu Kota Negara dipindahkan ke mana?

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
174SHARES