8 Pembohongan Publik Ini Pernah Menghebohkan Indonesia

03 November 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Berbohong adalah salah satu perbuatan yang tidak terpuji. Selain si pelaku yang mendapatkan dosa, berbohong juga bisa merugikan orang lain yang mendengarnya. Orang lain menjadi mendapatkan informasi yang tidak benar yang bisa saja berimbas ke hal yang lebih buruk. Parahnya lagi jika bohong yang dilakukan tidak hanya ke satu atau dua orang saja, tapi malah ke ranah publik. Nah, berikut ini adalah pembongan publik yang pernah mengguncang Indonesia dengan hebohnya. Yuk, langsung simak!

1. Plagiarisme Anggito Abimanyu

Kasus plagiarisme memang menjadi hal yang patut diawasi. Salah satu kasus plagiarisme yang menghebohkan adalah yang dilakukan oleh Anggito Abimanyu. Anggito Abimanyu, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM, pernah menerbitkan tulisan berjudul "Gagasan Asuransi Bencana". Tulisan yang sudah dibaca publik tersebut diindikasi mengandung plagiarisme. Seorang penulis di Forum Penulis UGM menemukan bahwa tulisan Anggito menjiplak tulisan dosen UI, Hotbonar Sinaga.

Karena hal tersebut, Anggito Abimanyu mengundurkan diri sebagai dosen demi kredibilitas kampus yang memang dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Indonsia. Pengunduran diri resmi dilakukan pada 10 Februari 2014. Ia juga meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikannya.

2. Plagiarisme Afi Nihaya

Kasus plagiarisme juga pernah dilakukan oleh seorang remaja bernama Afi Nihaya. Remaja asal Banyuwangi tersebut pernah viral karena tulisannya di media sosial Facebook yang berjudul "Warisan". Tulisan itu menuai respons positif dari pengguna Facebook karena Afi dianggap cerdas dalam menguraikan masalah. Karena tulisannya tersebut, Afi sering diundang ke berbagai forum sebagai pembicara. Bahkan, ia juga bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Namun, ternyata tulisan yang menghebohkan itu banyak mencatut tulisan orang lain. Atas plagiarisme itu, Afi meminta maaf. Sayangnya, permintaan maafnya belum langsung diterima. Ia mendapat banyak cemoohan dan kecaman dari masyarakat. Bahkan, ia mendapat pesan sinis dan mengancam. Akhirnya, ia meminta maaf untuk kedua kalinya dengan menulis "This Is My Apology" yang dibagikannya lewat akun Facebook dan blog pribadinya.

3. Plagiarisme 5 Pejabat Sulawesi Tenggara

Plagiarisme lagi-lagi terjadi di Indonesia. Kali ini bukan orang biasa yang melakukan plagiarisme, tapi pejabat pemerintah. Tak cukup seorang, tapi langsung lima orang. Wow, super sekali. Lima orang pejabat di Sulawesi Tenggara diduga melakukan plagiarisme. Kelima pejabat tersebut adalah Nur Alam (Gubernur Nonaktif), Hado Hasina (Kepala Dinas Perhubungan), Muhammad Nasir Andi Buso (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Nur Endang Abbas (Kepala Badan Kepegawaian Daerah), dan Sarifuddin Safaan (Asisten I Sekretariat Provinsi).

Kelima pejabat pemerintah tersebut menempuh program doktoral di jurusan Ilmu Manajemen SDM di Universitas Negeri Jakarta. Saat wisuda, Muhammad Nasir Andi Baso dinobatkan sebagai lulusan berpredikat cumlaude yang membuatnya dipuji banyak orang. Dugaan plagiarisme terhadap disertasi kelimanya ditemukan oleh Tim Evaluasi Kinerja Akademik Kemristek Dikti pada 9 September 2017. Akibat dari kasus ini, rektor UNJ, Djaali, diberhentikan sementara oleh Menteri Ristek Dikti dan apabila terbukti benar, maka rektor akan diberhentikan selamanya.

4. Pengakuan Eko Ramaditya Adikara

Seorang blogger tunanetra bernama Eko Ramaditya Adikara mengaku bahwa dirinyalah yang membuat musik untuk game Jepang. Ia mengatakan bahwa dirinyalah komposer asli dari musik di beberapa game Jepang, seperti Super Mario Galaxy, Xenogears, dan FF Origins. Karena pengakuannya tersebut, ia pernah diundang dan diakui sebagai pemuda berprestasi oleh salah satu program Metro TV, Kick Andy.

Akan tetapi, ternyata semua itu hanyalah sebuah omongan belaka. Sebuah forum diskusi gamer mencurigai perkataan Eko dan menelusuri kebenarannya. Akhirnya, diketahui bahwa Eko melakukan penjiplakan. Ia mengganti judul musik dari musik game yang diklaim hasil buatannya tersebut. Atas kesalahannya, ia membuat surat klarifikasi yang dibubuhi dengan meterai.

5. Kebohongan Dwi Hartanto

Nama Dwi Hartanto sempat menjadi pembicaraan publik karena dianggap sebagai The Next Habibie. Ia mengaku memiliki prestasi di bidang kedirgantaraan dan roket. Dwi Hartanto mengklaim terlibat dalam proyek Satelite Launch Vehicle. Ia juga mengatakan bahwa dirinya mempunyai hak paten terhadap Space Craft Technology. Bahkan, karena prestasinya, ia ditawari kewarganegaraan oleh Belanda.

Namun, semua yang dikatakannya hanyalah dusta. Kedustaannya muncul dari dokumen "Investigasi Mandiri" yang menolak klaim Dwi Hartanto. Semua yang ia klaim hanyalah kebohongan. Sebenarnya, teman-teman dekatnya sudah membujuknya agar jangan berbohong. Akibat dari kebohongannya, Dwi Hartanto harus menjalani sidang kode etik di Technische Universitet, Delft, Belanda sejak 25 September 2017. Ia terancam mendapat sanksi akademis.

6. Bayi ajaib dari Enrekang

Seorang gadis bernama Utjie Ramadani telah melahirkan bayi yang dianggap ajaib. Bagaimana tidak ajaib, konon Utjie hanya hamil beberapa jam saja. Hal tersebut diakui oleh sepupunya, Erwin. Menurut Erwin, perut Utjie tiba-tiba membengkak, kemudian lahiran. Padahal, si Utjie diketahui belum bersuami dan belum pernah melakukan hubungan intim. Tak cukup sampai di situ, konon si bayi yang baru lahir langsung bisa berbicara. Si bayi langsung mengucap salam sebanyak tiga kali.

Karena heboh, polisi pun melakukan pemeriksaan. Saat dilakukan pemeriksaan, Utjie sering mendadak kesurupan. Saat berhasil ditanyai, Utjie tetap bersikukuh bahwa bayinya adalah bayi ajaib. Hal tersebut tentu menimbulkan banyak tanya. Petugas kesehatan pun mengatakan bahwa si bayi normal dan belum bisa berbicara. Si ibu juga melahirkan dan dalam kondisi normal. Tidak ada keanehan dari proses kelahiran maupun kesehatan.

7. Manusia bertelur dari Jakarta Utara

Makhluk yang bisa bertelur biasanya tergolong jenis unggas-unggasan. Namun, ada kasus langka yang terjadi di Jakarta. Seorang laki-laki bernama Kong Naim mengaku bisa bertelur. Karena pengakuannya itu, kehebohan sempat terjadi. Masyarakat berbondong-bondong menemuinya dan minta telur itu untuk dijadikan obat. Karena banyak yang datang, untuk bertemu Kong Naim dikenai biaya 5.000 rupiah.

Kehebohan tersebut akhirnya membuat tim medis dari RS Koja memeriksanya. Setelah diperiksa, tidak ditemukan indung telur di tubuh Kong Naim. Luka lecet dan memar juga tidak ditemukan di anus Kong Naim dan ia pun tidak bertelur ketika ditunggui oleh dokter. Selain itu, telur Kong Naim adalah telur ayam biasa. Karena hal tersebut, Kong Naim disarankan untuk ke psikiater.

8. Gadis berair mata kristal

Seorang gadis asal Sumedang bernama Tina Agustina mengaku bisa mengeluarkan kristal dari matanya. Kejadian itu mulai terjadi sejak September 2011. Tina mengaku sudah mengeluarkan 72 butir, ditambah 161 butir sejak Mei 2012. Kristal-kristal itu muncul melalui kelopak mata bagian bawah. Hal itu tentunya membuat geger masyarakat hingga banyak orang yang berdatangan ingin menemuinya. Tak hanya itu, ada yang meminta kristal itu untuk pengobatan.

Hikmat Wangsaatmadja, dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa tidak ada kelainan di mata Tina. Selain itu, tim dari sebuah laboratorium geologi yang memeriksa batu kristal Tina mengatakan bahwa kristal itu terdiri dari 15,40% silika, 2,40% kalium, dan sisanya merupakan bahan sintesis yang berupa campuran plastik. Kandungan tersebut membenarkan bahwa kristal tersebut adalah material buatan pabrik.

Itu tadi pembohongan publik yang pernah terjadi di Indonesia. Jangan sekali-kali melakukan pembohongan publik ya, guys. Apalagi cuma biar tenar. Selain merugikan diri sendiri, bisa merugikan orang lain juga.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES