6 Kisah Persahabatan Soekarno dengan Tokoh Dunia. Bikin Bangga!

www.bintang.com

"Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia."

Siapa sih yang nggak kenal dengan quote fenomenal di atas? Bapak Proklamator sekaligus presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno lah yang mengucapkannya. Selain terkenal dengan kemampuan orasinya yang luar biasa, sikap politiknya yang tegas dan berani, serta (maaf) memiliki banyak istri, Soekarno juga menjalin persahabatan dengan tokoh dunia pada masanya. Ini membuktikan bahwa pria bernama asli Koesno ini cukup berpengaruh dalam kancah politik dunia saat itu. Siapa saja tokoh dunia yang bersahabat dengan Soekarno? Yuk, kita lihat sama-sama.

1. Gamal Abdel Nasser

www.antaranews.com

Ingat pelajaran sejarah? Negara mana yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia? Yup. Jawabannya adalah Mesir. Nasser adalah Presiden Mesir yang juga mendukung dan tergabung bersama negara-negara non-blok yang tidak memihak salah satu dari dua kekuatan besar dunia. Saking bersahabatnya, sampai ada kebun yang dinamakan Kebun Soekarno di Ismailia, sebuah kota yang terletak di tepian Terusan Suez, Mesir. Kabarnya, Soekarno dan Nasser juga pernah berdoa bersama di Masjid Al-Azhar, Kairo. Hingga saat ini, masih banyak pemuda Indonesia yang meneruskan pendidikan tinggi di sana.

2. Fidel Castro

rosodaras.wordpress.com

Tokoh Revolusi Kuba ini ternyata pernah berkunjung ke Jakarta dan berbincang soal ekonomi negara bersama Bung Karno. Kunjungan balik pun dilakukan Soekarno ke Havana pada tahun 1960. Hubungan baik antara keduanya bisa dilihat dari aksi saling tukar, Soekarno memberikan kopiah kepada Fidel dan sebagai gantinya, Fidel memberikan topinya kepada Soekarno. Untung Soekarno nggak hidup di masa sekarang ya, tukeran kopiah sama topi bisa-bisa dibilang menggadaikan agama. Ketika terjadi peristiwa G 30 S, Soekarno bahkan sempat mengirim surat kepada Fidel Castro memberitakan apa yang terjadi di Indonesia.

3. Jawaharlal Nehru

bagasranggas.blogspot.co.id

Seperti Mesir, India juga negara yang sudah membantu kita sejak awal kemerdekaan, bahkan jauh sebelum itu. India mengirimi obat-obatan untuk Indonesia sejak masa penjajahan Belanda. Selain itu, India dan Indonesia juga erat dalam kebudayaan dan tradisi. Hal ini terjadi karena pada zaman dahulu, banyak pedagang dari India yang datang ke Indonesia. Selain berdagang, mereka juga menyebarkan kebudayaannya, termasuk ajaran Hindu. Persahabatan Nehru dan Soekarno ditunjukkan saat perayaan kemerdekaan India yang pertama pada tanggal 26 Januari 1950 dengan Soekarno hadir sebagai tamu kehormatan. Mereka sama-sama memiliki misi untuk membebaskan Asia dari kolonialisme. Tentu ini menjadi dasar kuat dari persahabatan mereka.

4. Nikita Kruschev
www.boombastis.com

Bukan rahasia lagi bahwa meskipun menjunjung tinggi gerakan nonblok, Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Soekarno dekat dengan Uni Soviet. Negara yang maju dengan industri senjatanya itu juga mengirimkan senjata-senjata termutakhir, lho, untuk Indonesia. Hal ini tidak lain karena jurus melobi Soekarno yang ciamik. Di Moscow, kedatangan Soekarno disambut oleh 150 orang yang menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tanpa kedekatan antara Soekarno dan Kruschev, hal ini tidak mungkin dapat terjadi.

5. John F. Kennedy
aribicara.com

Meskipun sempat kesal karena Amerika Serikat pernah mendukung pemberontakan di beberapa wilayah Indonesia, Soekarno bisa berteman dengan salah satu presiden negara adidaya itu, yaitu John F. Kennedy. Berkunjung ke Amerika Serikat pada tahun 1961, Soekarno berhasil membujuk Kennedy untuk memberikan helikopter dan menjual pesawat C-130 Hercules untuk merebut Irian Barat dari Belanda. Campur tangan AS dalam perebutan Irian Barat cukup besar. JF Kennedy sebelumnya dijadwalkan datang ke Indonesia sebagai kunjungan balik. Paviliun khusus pun disiapkan. Sayangnya, ia tewas ditembak sebelum sempat datang ke Indonesia.

6. Che Guevara

www.merdeka.com

Partner Fidel Castro dalam Revolusi Kuba ini melawat ke Indonesia pada tahun 1959. Cocok dengan Soekarno karena sama-sama anti-imperialis dan saat itu sedang berkepentingan melawan Amerika Serikat. Che bahkan sempat berwisata ke Candi Borobudur. Kunjungan baik yang dilakukan Soekarno ke Kuba membawanya berkenalan dengan Fidel Castro yang kemudian juga menjadi sahabatnya.

Persahabatan Soekarno dengan banyak tokoh dunia ternyata juga membawa keuntungan yang sangat besar ya bagi bangsa Indonesia. Makin bangga deh sama Soekarno!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Saatnya Hentikan 7 Kebiasaan Ini Kalau Mau Wajahmu Mulus - Keepodotme

Saatnya Hentikan 7 Kebiasaan Ini Kalau Mau Wajahmu Mulus - Keepodotme

Jangan Sampai Gagal Paham, 7 Kata Ini Punya Makna Berbeda di Tiap Daerah!

Jangan Sampai Gagal Paham, 7 Kata Ini Punya Makna Berbeda di Tiap Daerah!

10 Artis Ganteng Ini Sering Pamer Tubuh Atletis. Duh, Bikin Gagal Fokus! - Keepodotme

10 Artis Ganteng Ini Sering Pamer Tubuh Atletis. Duh, Bikin Gagal Fokus! - Keepodotme

Dukun-dukun di Indonesia Sering Melakukan Trik Kebohongan Ini untuk Menarik Pasiennya

Dukun-dukun di Indonesia Sering Melakukan Trik Kebohongan Ini untuk Menarik Pasiennya

Gara-gara Wajahnya Mirip Ayah Kandung, Balita Ini Dianiaya Oleh Ayah Tirinya Secara Sadis! Duh, Hati Nuraninya di Mana?  - Keepodotme

Gara-gara Wajahnya Mirip Ayah Kandung, Balita Ini Dianiaya Oleh Ayah Tirinya Secara Sadis! Duh, Hati Nuraninya di Mana? - Keepodotme

Terkait Krisis Kemanusiaan Etnis Rohingya, Inilah 7 Sikap yang Diambil oleh Indonesia

Terkait Krisis Kemanusiaan Etnis Rohingya, Inilah 7 Sikap yang Diambil oleh Indonesia

loading