5 Gempa Besar yang Pernah Mengguncang Indonesia Ini Bikin Kita Ingin Segera Tobat!

05 Februari 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
18SHARES

Indonesia adalah negara yang terletak di antara tiga lempeng tektonik bumi. Hal itu menyebabkan Indonesia rawan gempa bumi. Akhir-akhir ini pun masyarakat Indonesia seringkali diguncang oleh gempa. Terakhir, gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang wilayah Lebak dengan titik koordinat  7.21 Lintang Selatan dan 105.91 Bujur Timur. Gempa tersebut berada pada kedalaman 10 km di bawah permukaan laut. Getarannya yang kuat terasa di seluruh wilayah Jabodetabek dan bahwa sebagian wilayah Jawa Barat. Namun, tentu saja gempa bumi yang terjadi pada Selasa 23/1 lalu tersebut bukanlah gempa terbesar yang pernah melanda negara kita ini. Lalu, gempa terbesar seperti apa yang pernah melanda Indonesia? Berikut ulasannya. Yuk, kepo!

1. Gempa Bengkulu (12 September 2007)

Pada tahun 2007, masyarakat Bengkulu dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan 7,1 hingga 8,5 skala richter. Gempa tersebut terletak pada kedalaman 10 km di bawah tanah sehingga mengakibatkan serangkaian gempa susulan berkekuatan 5 hingga 6 Mw. Gempa yang terjadi di 105 km lepas pantai Sumatra menyebabkan gelombang pasang setinggi 1 meter yang membanjiri sedikitnya 300 rumah penduduk di Pulau Pagal, Kepulauan Mentawai. Jumlah korban yang meninggal pada waktu sebanyak 23 orang.

2. Gempa Sumatra (28 Maret 2005)

Setahun pascagempa yang terjadi di Samudra Hindia, wilayah Sumatra kembali diguncang gempa dengan kekuatan 8,6 skala richter. Gempa ini kemungkinan besar dipicu oleh gempa dahsyat pada 2004 silam dan getarannya terasa hingga Malaysia, Singapura, Thailand, dan Sri Lanka. Tsunami kecil juga tercatat terjadi di Pulau Cocos yang ada di Australia. Gempa ini mengakibatkan korban jiwa yang cukup banyak, yakni sebanyak 1.313 orang.

3. Gempa Aceh (11 April 2012)

Wilayah Sumatra tampaknya memang menjadi wilayah yang rawan gempa. Pada tanggal 11 April 2012, masyarakat Aceh dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan 8,6 skala richter yang terjadi akibat pergerakan sesar geser (strike-slip fault). Gempa ini mengalahkan gempa tektonik lain yang terjadi di San Fransisco pada tahun 1906 (7,9 sr) dan Wairarapa di Selandia Baru pada tahun 1855 (8,2 sr). Gempa ini setidaknya menyebabkan 10 orang harus merenggut nyawa.

4. Gempa Sumatra (25 November 1883)

Lagi dan lagi wilayah Sumatra seperti menjadi tempat favorit terjadinya gempa besar. Jauh sebelum gempa Samudra Hindia, masyarakat di pesisir pantai Sumatra harus merasakan keganasan dari gempa bumi berkekuatan 8,8 hinga 9,2 skala richter. Gempa besar ini terjadi akibat pecahnya segmen palung Sumatra sepanjang 1000 km di tenggara area. Gempa ini kemudian memicu terjadinya tsunami di pesisir barat Sumatra serta wilayah Pariaman hingga Bengkulu yang menjadi titik terdekat dengan pusat gempa. Tsunami hebat yang terjadi turut menyebabkan kerusakan parah di Srilanka dan Maladewa. Bahkan, dilaporkan bahwa tsunami juga terjadi di wilayah Australia bagian utara, Thailand, dan Teluk Benggala meski intensitasnya tidak terlalu besar. 

5. Gempa Samudra Hindia (26 Desember 2004)

Inilah gempa terdahsyat yang pernah mengguncang Indonesia serta negara tetangga. Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 skala richter mengguncang wilayah Aceh dan sekitarnya. Pusat gempa berada di sekitar 160 km sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 km. Gempa ini kemudian memicu terjadinya tsunami setinggi 9 meter yang memorak-porandakan Aceh, Sumatra Utara, Thailand, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Sri Lanka, dan Pantai Timur India. Bahkan, tsunami juga terjadi di Pantai Timur Afrika. Sedikitnya korban yang timbul akibat gempa dahsyat ini sebanyak 230 ribu orang yang tersebar di delapan negara dengan Indonesia, Thailand, India, dan Sri Lanka sebagai negara yang paling banyak kehilangan penduduknya.

Itu dia lima fenomena gempa bumi dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Kabarnya, gempa di Lebak pekan lalu dapat memicu terjadinya gempa yang lebih hebat lagi di sekitar wilayah Selat Sunda. Waduh, semoga gak kejadian ya. Semoga kita semua dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
18SHARES