10 Makanan Aneh Bin Ajaib Ini Asli Indonesia. Berani Coba?

24 Desember 2017
|Chandra W.
843SHARES

Indonesia memang terkenal dengan keberagaman dari adat, budaya sampai kuliner. Dengan penduduk yang tersebar di ribuan pulau yang pastinya punya sumber daya alam berbeda-beda pula, makanan unik di Indonesia pun terbilang banyak jumlahnya. Antara bikin penasaran kepingin mencoba, tapi agak seram juga. Apa saja, ya?

1. Belalang goreng khas Gunungkidul, Yogyakarta

Suka menangkap belalang waktu masih kecil? Gimana rasanya kalau hewan yang suka melompat itu digoreng? Jawabannya, kriuk kriuk! Yup. Belalang kayu yang hidup di pohon jati diolah menjadi lauk nikmat oleh warga Gunungkidul. Hanya ditambah bumbu sederhana seperti bawang, ketumbar, dan garam, rasanya jadi lezat menyerupai udang goreng. Belalang goreng juga kaya protein seperti daging sapi. Dimakan pakai nasi hangat enak kali ya.

2. Ulat sagu gendut di Papua

Hewan ini sangat populer di acara-acara televisi yang bertema penjelajah alam. Ketika mengambil lokasi di Papua, hampir pasti akan dijumpai adegan pembawa acaranya memakan ulat sagu hidup-hidup. Cairan berwarna putih tulang atau krem akan muncrat setelah ujung ulat itu digigit. Ulat sagu sebenarnya adalah larva kumbang merah yang hidup dalam batang sagu yang sudah membusuk. Ulat ini layak dikonsumsi dilihat dari kadar proteinnya yang tinggi. Selain dimakan hidup-hidup, ulat ini juga bisa diolah menjadi sate agar lebih kenyal saat dimakan.

3. Sate Landak di Malang

Bukan landak mini yang buat perliharaan lho. Landak yang melindungi diri dengan duri yang ada di seluruh tubuhnya itu ternyata dibikin sate di Malang, Jawa Timur. Katanya sih tinggi protein dan dapat menyembuhkan banyak penyakit, tapi belum terbukti juga. Kasihan nggak sih lihat hewan begini dijadiin makanan?

4. Tempoyak, fermentasi durian untuk dijadikan lauk

Suka makan durian? Pancake durian udah biasa. Bengkulu, Lampung, Palembang, dan Kalimantan punya tempoyak. Durian difermentasi sehingga rasanya menjadi asam dan aromanya bertambah kuat. Tempoyak dimakan sebagai lauk nasi, campuran bumbu atau campuran sambal karena kalau dimakan tempoyak sendiri banyak yang nggak kuat sama aromanya. Pecinta durian wajib coba nih!

5. Kawok (tikus hutan) di Tomohon

Kalau kamu jijik melihat tikus, gimana rasanya melihat tikus dibakar? Ini bukan tikus got atau tikus yang biasa kita lihat, melainkan tikus hutan yang bulunya lebih cerah dan ekornya berwarna putih. Di Pasar Tomohon, hidangan ini dianggap biasa saja. Jangankan tikus. Anjing, kucing, dan ular piton aja dijual di sini buat dimakan.

6. Gulai siput di Riau

Berjalan lambat dan meninggalkan lendir sebagai jejaknya bikin kita sering merasa jijik sama hewan yang satu ini. Tapi di Riau, justru siput diolah menjadi masakan yang nikmat yaitu gulai. Kayaknya enak sih. Kalau lagi bosan sama gulai kambing, bisa lah ya ganti menu gulai siput.

7. Botok tawon di Jawa Timur

Pahit...pahit. Nggak ini bukan lebah yang warna hitam dan berukuran besar yang menyeramkan itu kok. Botok tawon adalah hidangan yang berbahan dasar lebah muda atau larva lebah yang diambil langsung dari sarangnya.

Olahan ini rasanya gabungan antara manis, asam, dan pedas. Hati-hati memakannya karena bisa jadi kamu alergi. Kalau sudah beberapa suap masih aman, baru lanjutkan.

8. Ampiang Dadiah khas Bukittinggi, sereal dan susu asli Indonesia

Oats, quinoa, yogurt dan makanan-makanan sarapan pagi yang suka kamu jadikan instastory itu, nggak ada yang asli Indonesia. Yang asli Indonesia adalah ampiang dadiah yang merupakan susu kerbau yang dikoagulasi dan diberi jeruk nipis sehingga teksturnya berubah seperti yogurt. Hasil fermentasi ini dimakan dengan ampiang yang teksturnya seperti sereal dan gula merah. Sehat ala Indonesia banget, kan?

9. Paniki santan alias kelelawar santan khas Manado

Selain tikus hutan, kelelawar juga dikonsumsi lho di Manado. Diolahnya dengan santan dan cabai yang banyak sekali. Selain untuk menciptakan cita rasa pedas, cabai juga dapat menyamarkan bau amis dari daging binatang malam ini. 

10. Rujak cingur khas Jawa Timur

Sepintas nggak ada yang terlihat mencurigakan dari rujak yang satu ini. Seperti rujak pada umumnya, isi sayur dan bumbu kacang. Tapi tahukah kamu apakah 'cingur' itu? Cingur adalah hidung sapi. Bayangin pas masih hidup deh. Hidung sapi. Makan rujak cingur = makan rujak hidung sapi. Berani coba?

Wah ternyata banyak ya makanan unik, aneh, mengerikan, tapi enak juga dari Indonesia. Kamu paling kepingin nyobain yang mana nih?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
843SHARES