Teror Bom Kian Meresahkan, Inilah 5 Misteri di Balik Tragedi Bom Bali

30 Mei 2017
|Ani Nur Cholifah

Belum lama ini aksi terorisme selalu mencemaskan warga seluruh tanah air. Salah satunya yang sedang marak belakangan ini adalah kasus bom panci di Kampung Melayu. Sebelumnya kasus serupa juga sudah terjadi di beberapa tempat. Entah apa maksud pelaku di balik kejadian yang meresahkan warga ini. Yang jelas tindakan ini bisa dibilang cukup tidak manusiawi.

Salah satu kasus yang cukup mengenaskan mengenai tragedi bom adalah kasus Bom Bali yang terjadi pada Oktober 2002 atau lebih dikenal dengan tragedi Bom Bali I. Pada tragedi tersebut tercatat sebanyak 202 jiwa tewas dan 209 orang luka-luka. Hampir 15 tahun tragedi tersebut berlalu namun masih saja menyisakan pilu. Hingga dibangun monumen tugu peringatan di Kuta, Bali yang menjadi sejarah pilu tragedi tersebut. Meskipun sudah berlalu ternyata kasus bom Bali ini juga menyisakan kenangan penuh misteri. Berikut ini rangkumannya, yukepoin!

1. Hantu korban bom yang meramaikan club

Paddys Pub kini berubah menjadi Vi Al PI Club, salah satu tempat hiburan malam yang berada di Jalan Legian ini menjadi salah satu tempat tragedi bom Bali. Namun tempat ini selalu jadi favorit para wisatawan. Sayangnya club ini juga diramaikan oleh sejumlah penampakan makhluk dengan kondisi badan yang mengenaskan. Hantu-hantu ini selalu menampakkan diri pada sudut-sudut club, bahkan pegawai club dan pengunjung melihat penampakan ini sudah menjadi hal yang biasa.

Konon, pemilik club ini telah melakukan ritual untuk pemindahan roh yang dianggap sebagai korban dari tragedi bom Bali. Ritual itu memang berhasil, namun dampaknya membuat club jadi sepi oleh pengunjung. Sampai akhirnya dengan berat hati roh tersebut dipanggil kembali. Hingga kini club ini nggak pernah sepi dan selalu saja ramai setiap malamnya.

2. Bangunan Sari Club tanpa pemilik

Dulu selain Paddys Club, Sari Club juga menjadi salah satu club terkenal. Hingga akhirnya tragedi bom itu menghancurkan club dengan luas sekitar 1.000 m². Sejak kejadian tragedi tersebut, pemilik club ini juga nggak pernah ditemukan sosoknya. Bahkan pemerintah setempat juga masih bingung mencari sosok pemiliknya. Sosok pemilik dari bangunan yang sudah hancur dan terbengkalai ini seakan-akan menghilang tanpa jejak hingga identitas dirinya dan keluarganya pun tidak diketahui. Rencananya tanah seluas 1.000 m² tersebut akan dibeli oleh pemerintah dan dijadikan sebagai taman perdamaian yang bekerjasama dengan pemerintahan Australia.

3. Hotel megah yang dihuni hantu

Salah satu hotel milik Tommy Soeharto, anak dari Presiden RI yang ke-2 ini juga menjadi misteri. Hotel yang terletak berjauhan dari lokasi tragedi pengeboman ini dibangun sejak tahun 1990-an tepatnya di Bedugul. Hotel ini juga sebenarnya sudah siap huni dan dilengkapi oleh fasilitas yang mewah dan tempat rekreasi. Namun sejak tahun 2007 hotel ini menjadi bangunan yang terbengkalai hingga disebut sebagai hotel berhantu oleh masyarakat setempat. Karena sering terdengar suara aneh dan kesaksian menyeramkan tentang sosok makhluk tak kasat mata dari beberapa turis yang berkunjung ke tempat ini. 

4. Bungalows Bounty Beach Club

Bagi kamu yang sering berkunjung ke Bali mungkin kamu akan mendengar salah satu kisah tentang bungalow yang ada di Gili Meno. Bungalow ini dulunya adalah salah satu bungalow favorit yang nggak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan lokal ataupun asing. Namun semenjak tragedi bom tahun 2002 lalu, bungalow dengan gaya arsitektur khas Bali ini terabaikan begitu saja dan sepi dari pengunjung. Padahal seluruh perabotan di dalam bungalow masih tertata rapi. Pegawainya juga entah ke mana, bahkan rumor pemiliknya mendadak meninggal tanpa sebab. Misteri yang masih belum bisa dijelaskan.

5. Relawan yang mendadak berani

Kejadian misterius ini juga dirasakan oleh sejumlah relawan bom Bali, salah satunya adalah Wira Kesuma. Pria ini adalah relawan yang berasal dari PMI cabang Denpasar. Wira mengaku dirinya belum pernah menangani korban atau berhadapan langsung dengan potongan mayat. Kemudian dia juga berani menarik korban dari reruntuhan bangunan yang berlumur darah. Hal ini bukan hanya terjadi pada Wira, tapi juga beberapa relawan lainnya yang juga merasakan hal yang sama. Ada juga relawan yang mengaku seperti diberi petunjuk tentang potongan korban tragedi bom Bali ini. Hal ini diduga karena potongan mayat tersebut ingin dikuburkan dengan lengkap dan layak. Wah, kalau kamu berani nggak nih?

 

 

Itulah deretan misteri sejak terjadinya tragedi bom Bali I. Mengenang tragedi ini memang menyisakan kisah pilu terutama bagi para keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga teror bom di negeri ini tidak lagi terjadi, karena terlalu banyak menyisakan pilu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
SHARES